Bola.net - - Gelandang Manchester United, Paul Pogba, enggan tenggelam dalam euforia yang terlalu lama pasca kesuksesan di Piala Dunia 2018 lalu. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pasukan Les Blues untuk segera 'move on' dari keberhasilan tersebut.
Prancis tampak perkasa dalam pagelaran bergengsi internasional yang berlangsung di Rusia tersebut. Bahkan dalam perjalanannya, mereka berhasil menyingkirkan Argentina yang diperkuat oleh Lionel Messi di perempat final dengan skor tipis 4-3.
Uruguay, Belgia, hingga Kroasia berupaya untuk menghentikan laju skuat besutan Didier Deschamps tersebut. Namun mereka gagal, dan harus menerima kenyataan bahwa Prancis merupakan tim yang tepat untuk merengkuh gelar itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Segera 'Move on' Dari Piala Dunia
Jelang babak kualifikasi Piala Eropa 2020, euforia kesuksesan di Piala Dunia 2018 lalu tampaknya masih terasa di sebagian pemain Prancis. Pogba melihat itu sebagai hal yang rawan, sehingga dirinya meminta timnya untuk terus bersikap profesional.
"Setelah mendapat gelar seperti itu, sulit untuk bisa segera pulih secara emosi serta mental. Tapi tugas kami adalah tetap profesional - kami ingin lolos dan keluar sebagai juara," tutur Pogba seperti yang dikutip dari BBC Sport.
Prancis saat ini diyakini takkan menemui kesulitan dalam perjalanannya di babak kualifikasi. Sebab lawan-lawan mereka di grup F, berisikan Turki, Islandia, Albania dan Andorra, tidak memiliki materi pemain yang sepadan dengan Les Blues.
Tapi Pogba meminta timnya untuk tidak kehilangan konsentrasinya. "Kami harus tetap fokus, serius, dan keluar untuk menang tanpa berpikir bahwa kami telah menang," lanjutnya.
Pantang Remehkan Moldova
Di babak kualifikasi, Prancis akan berhadapan dengan Moldova. Publik meyakini bahwa Les Blues bisa meraih kemenangan mudah pada partai perdana tersebut, tapi tidak dengan Pogba yang merasa status juara Piala Dunia 2018 lalu akan memberikan Moldova tambahan semangat.
"Mereka akan bermain dengan juara dunia, dan ingin menunjukkan diri mereka sendiri," tambahnya.
"Bila anda berpikir kami sudah menang lebih dulu, cobalah melihat statistik. Dalam delapan laga kandang terakhirnya, mereka tak pernah kalah leih dari dua gol," tandasnya.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video Paul Pogba dikabarkan marah-marah saat di ruang ganti setelah Manchester United kalah 0-2 dari PSG pada leg I babak 16 Besar Liga Champions 2018-2019, Selasa (12/2/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rooney: Solskjaer Satu-satunya Kandidat yang Pas untuk MU
Liga Inggris 22 Maret 2019, 22:12
-
Kalah Dua Kali Beruntun, Posisi Ole Gunnar Solskjaer Diklaim Masih Aman
Liga Inggris 22 Maret 2019, 22:00
-
Berbatov: Pertama Gabung, Pogba Langsung Bikin Heboh di MU
Liga Inggris 22 Maret 2019, 21:45
-
Bungkam Mbappe, MU Diklaim Belum Tentu Bisa Tahan Messi
Liga Champions 22 Maret 2019, 21:40
-
Pochettino Diklaim Lebih Layak Tangani MU Ketimbang Solskjaer
Liga Inggris 22 Maret 2019, 21:20
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR