
Bola.net - Pelatih timnas Italia, Cesare Prandelli meminta Mario Balotelli untuk membuktikan kemampuan sejatinya setelah penyerang bengal itu dimasukkannya dalam skuad sementara untuk Euro 2012.
Sebelumnya pemain Manchester City itu diragukan bakal dibawa ke Polandia-Ukraina bulan depan, setelah ia menjadi berita utama di media atas berbagai ulahnya selama melalui musim domestik.
Kendati demikian, meski Prandelli paham betul kemampuan Balotelli untuk menarik perhatian yang tak perlu, ia mendesak pemain berdarah Ghana untuk membungkam kritik yang dialamatkan padanya dengan aksi di lapangan.
"Dalam opini saya, ia harus melihat ini sebagai peluang luar biasa untuknya karena ini untuk tim nasional," ucap mantan pelatih Fiorentina berusia 54 tahun itu pada situs resmi FIFA.
"Inilah waktunya untuk dia ditulis tentang apa yang ia lakukan di lapangan dan bukan di luarnya."
Prandelli juga tak mau jemawa dengan peluang Gli Azzurri di Euro 2012, terutama setelah pengalaman pahit tersingkir di Piala Dunia 2010 lalu.
"Kami tak dibangun untuk menjuarai Euro, namun saya ingin katakan jika orang Italia tahu bagaimana membuat kejutan," sambungnya.
"Saya ingin menunjukkan jika tim ini setidaknya bekerja dengan baik dan itu adalah tiba di Euro 2012 dengan pemahaman bakal mengalami momen unik dengan senyum terkembang." (fifa/row)
Sebelumnya pemain Manchester City itu diragukan bakal dibawa ke Polandia-Ukraina bulan depan, setelah ia menjadi berita utama di media atas berbagai ulahnya selama melalui musim domestik.
Kendati demikian, meski Prandelli paham betul kemampuan Balotelli untuk menarik perhatian yang tak perlu, ia mendesak pemain berdarah Ghana untuk membungkam kritik yang dialamatkan padanya dengan aksi di lapangan.
"Dalam opini saya, ia harus melihat ini sebagai peluang luar biasa untuknya karena ini untuk tim nasional," ucap mantan pelatih Fiorentina berusia 54 tahun itu pada situs resmi FIFA.
"Inilah waktunya untuk dia ditulis tentang apa yang ia lakukan di lapangan dan bukan di luarnya."
Prandelli juga tak mau jemawa dengan peluang Gli Azzurri di Euro 2012, terutama setelah pengalaman pahit tersingkir di Piala Dunia 2010 lalu.
"Kami tak dibangun untuk menjuarai Euro, namun saya ingin katakan jika orang Italia tahu bagaimana membuat kejutan," sambungnya.
"Saya ingin menunjukkan jika tim ini setidaknya bekerja dengan baik dan itu adalah tiba di Euro 2012 dengan pemahaman bakal mengalami momen unik dengan senyum terkembang." (fifa/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Eropa 22 Mei 2012, 23:45

-
Chiellini Yakin Fit Untuk Lawan Spanyol
Piala Eropa 22 Mei 2012, 18:15
-
Mata: Spanyol Harusnya Tunggu David Villa
Piala Eropa 22 Mei 2012, 15:50
-
Prandelli: Euro 2012 Kesempatan Balotelli Bersinar
Piala Eropa 22 Mei 2012, 15:20
-
Video: Euro 2012 Hancurkan Menara Eiffel dan Big Ben
Open Play 22 Mei 2012, 15:05
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brentford vs Tottenham 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:44
-
Prediksi Nottingham vs Leeds 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:20
-
Prediksi Ipswich vs Sunderland 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 21:47
-
Prediksi Everton vs Crystal Palace 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 21:16
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 Agustus 2026, 21:00
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 20:30
-
Jadwal Liga Inggris 2026/27: Tiga Laga Besar pada Matchweek Pembuka di Vidio
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 20:13
-
Di Mana Posisi Curtis Jones jika Gabung Inter Milan?
Liga Italia 20 Agustus 2026, 20:01
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 20 Agustus 2026, 19:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR