Bola.net - Italia bertandang ke Ta'Qali National Stadium pada Selasa (14/10) untuk menantang tuan rumah Malta. Laga ini digelar dalam lanjutan Kualifikasi Euro 2016 Grup H.
Italia mampu mendominasi dari awal sampai akhir tapi kesulitan menciptakan gol. Laga yang diwarnai kartu merah kontroversial untuk masing-masing tim ini akhirnya dimenangkan Italia lewat gol tunggal pemain debutan Graziano Pelle.
Italia tak butuh waktu lama untuk segera mengancam gawang Malta. Laga belum genap berjalan satu menit, Ciro Immobile sudah melepas tendangan memutar yang sayangnya hanya menyamping dari gawang Malta.
Antonio Conte nampaknya ingin memanfaatkan keunggulan fisik para pemainnya dengan memaksimalkan peluang lewat bola mati. Graziano Pelle dan Giorgio Chiellini memang bisa mendominasi pertarungan udara, terutama lewat skema sepak pojok.
Malta lebih banyak menunggu diserang dan berusaha membalas lewat serangan balik. Sesekali Malta bisa merepotkan pertahanan Italia lewat kecepatan para pemain depan mereka.
Italia akhirnya bisa memecah kebuntuan lewat Pelle. Pemain yang baru menjalani debut itu memanfaatkan kemelut yang tercipta lewat tendangan sudut. Leonardo Bonucci melepas heading on gol yang masih bisa diselamatkan Hogg. Namun Pelle segera menyambar bola rebound untuk membawa Italia unggul pada babak pertama.
Perjuangan Malta semakin berat setelah kapten mereka Michael Mifsud mendapatkan kartu merah kontroversial pada menit ke-27. Mifsud dianggap melakukan tekel berbahaya terhadap Florenzi dan langsung diusir keluar lapangan oleh wasit Ovidiu Hategan.
Italia terus menyerang, namun minimnya kreativitas ketika memasuki area berbahaya lawan membuat Italia kesulitan mencetak gol tambahan. Babak pertama pun diakhiri dengan keunggulan satu gol dan satu pemain Italia.
Alur permainan tak berubah pada babak kedua. Italia masih mendominasi dan Malta nyaman bertahan. Gli Azzurri yang dalam laga ini memang dirotasi besar-besaran oleh Conte bermain seperti tanpa visi.
Italia melakukan banyak kesalahan passing ketika memasuki daerah lawan. Namun pertahanan mereka juga sangat sigap ketika Malta mencoba melancarkan serangan balik.
Wasit kembali memberikan kartu merah kontroversial, kali ini kepada Leonardo Bonucci. Schembri dan Bonucci sama-sama mengejar bola ketika kemudian Schembri terjatuh. Tayangan ulang menunjukkan bahwa Bonucci tidak melakukan pelanggaran terhadap Schembri.
Namun wasit Hategan memiliki pandangan lain. Wasit menilai Bonucci melakukan pelanggaran sebagai orang terakhir dan harus diganjar kartu merah.
Perubahan jumlah pemain di lapangan ini tak banyak mengubah jalannya laga. Italia masih mendominasi namun kurang efektif di sepertiga akhir lapangan. Mereka juga kurang beruntung karena secara keseluruhan ada empat tembakan mereka yang menghajar gawang. Hingga laga berakhir, skor 0-1 masih tetap bertahan.
Hasil ini membuat Italia melorot ke posisi dua klasemen sementara Grup H Kualifikasi Euro 2016. Posisi mereka tergeser oleh Kroasia yang meski sama-sama mengumpulkan sembilan poin dari tiga laga, lebih unggul dalam selisih gol.
Dalam pertandingan selanjutnya, Italia akan menghadapi Kroasia sementara Malta akan bertandang ke Bulgaria.
Statistik Malta - Italia
Italia mampu mendominasi dari awal sampai akhir tapi kesulitan menciptakan gol. Laga yang diwarnai kartu merah kontroversial untuk masing-masing tim ini akhirnya dimenangkan Italia lewat gol tunggal pemain debutan Graziano Pelle.
Italia tak butuh waktu lama untuk segera mengancam gawang Malta. Laga belum genap berjalan satu menit, Ciro Immobile sudah melepas tendangan memutar yang sayangnya hanya menyamping dari gawang Malta.
Antonio Conte nampaknya ingin memanfaatkan keunggulan fisik para pemainnya dengan memaksimalkan peluang lewat bola mati. Graziano Pelle dan Giorgio Chiellini memang bisa mendominasi pertarungan udara, terutama lewat skema sepak pojok.
Malta lebih banyak menunggu diserang dan berusaha membalas lewat serangan balik. Sesekali Malta bisa merepotkan pertahanan Italia lewat kecepatan para pemain depan mereka.
Italia akhirnya bisa memecah kebuntuan lewat Pelle. Pemain yang baru menjalani debut itu memanfaatkan kemelut yang tercipta lewat tendangan sudut. Leonardo Bonucci melepas heading on gol yang masih bisa diselamatkan Hogg. Namun Pelle segera menyambar bola rebound untuk membawa Italia unggul pada babak pertama.
Perjuangan Malta semakin berat setelah kapten mereka Michael Mifsud mendapatkan kartu merah kontroversial pada menit ke-27. Mifsud dianggap melakukan tekel berbahaya terhadap Florenzi dan langsung diusir keluar lapangan oleh wasit Ovidiu Hategan.
Italia terus menyerang, namun minimnya kreativitas ketika memasuki area berbahaya lawan membuat Italia kesulitan mencetak gol tambahan. Babak pertama pun diakhiri dengan keunggulan satu gol dan satu pemain Italia.
Alur permainan tak berubah pada babak kedua. Italia masih mendominasi dan Malta nyaman bertahan. Gli Azzurri yang dalam laga ini memang dirotasi besar-besaran oleh Conte bermain seperti tanpa visi.
Italia melakukan banyak kesalahan passing ketika memasuki daerah lawan. Namun pertahanan mereka juga sangat sigap ketika Malta mencoba melancarkan serangan balik.
Wasit kembali memberikan kartu merah kontroversial, kali ini kepada Leonardo Bonucci. Schembri dan Bonucci sama-sama mengejar bola ketika kemudian Schembri terjatuh. Tayangan ulang menunjukkan bahwa Bonucci tidak melakukan pelanggaran terhadap Schembri.
Namun wasit Hategan memiliki pandangan lain. Wasit menilai Bonucci melakukan pelanggaran sebagai orang terakhir dan harus diganjar kartu merah.
Perubahan jumlah pemain di lapangan ini tak banyak mengubah jalannya laga. Italia masih mendominasi namun kurang efektif di sepertiga akhir lapangan. Mereka juga kurang beruntung karena secara keseluruhan ada empat tembakan mereka yang menghajar gawang. Hingga laga berakhir, skor 0-1 masih tetap bertahan.
Hasil ini membuat Italia melorot ke posisi dua klasemen sementara Grup H Kualifikasi Euro 2016. Posisi mereka tergeser oleh Kroasia yang meski sama-sama mengumpulkan sembilan poin dari tiga laga, lebih unggul dalam selisih gol.
Dalam pertandingan selanjutnya, Italia akan menghadapi Kroasia sementara Malta akan bertandang ke Bulgaria.
Statistik Malta - Italia
Penguasaan bola: 24% - 76%
Shot (on goal): 5 (1) - 19 (5)
Corner: 2 - 8
Pelanggaran: 9 - 16
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 1 - 1
Susunan pemain Malta: Hogg; Z. Muscat, Agius, Camilleri; Mintoff (Baldacchino, 72'), Briffa, R. Muscat, Fenech, Failla (Bezzina, 90'); Mifsud, Schembri (Cohen, 85').
Susunan pemain Italia: Buffon; Darmian, Bonucci, Chiellini; Candreva, Florenzi (Aquilani, 59'), Verratti, Marchisio, Pasqual; Immobile (Giovinco, 65'), Pelle (Ogbonna, 76'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Eropa 14 Oktober 2014, 15:40

-
EDITORIAL: Dari Vicini ke Conte, Deja Vu 27 Tahun
Editorial 14 Oktober 2014, 10:34
-
Pelle, 23 Menit Masuk 'Buku' Azzurri
Piala Eropa 14 Oktober 2014, 10:28
-
Piala Eropa 14 Oktober 2014, 04:59

-
Highlights Kualifikasi Euro 2016: Malta 0-1 Italia
Open Play 14 Oktober 2014, 04:28
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR