Bola.net - Oleh: Gia Yuda Pradana
Kemenangan 1-0 lewat gol tunggal Graziano Pelle atas tuan rumah pada matchday 3 kualifikasi EURO 2016 Grup H, Selasa (14/10), memberi sang pelatih Antonio Conte sebuah prestasi istimewa.
Itu adalah kemenangan keempat secara beruntun Italia sejak ditangani Conte. Eks pelatih Juventus itu pun tercatat sebagai pelatih Italia pertama yang sanggup memenangi empat laga awal sejak diangkat sebagai arsitek Azzurri, menyamai pencapaian Azeglio Vicini tahun 1987 silam.
4 - Antonio Conte is the first Italy head coach to win the first 4 games after Azeglio Vicini in 1987. Concrete. #MALITA
— OptaPaolo (@OptaPaolo) October 13, 2014Vicini, 81, merupakan pelatih Italia periode 1986-1991 yang membawa Azzurri lolos ke semifinal EURO 1988 dan Piala Dunia 1990.
Azeglio Vicini (kanan) bersama Roberto Donadoni tahun 2007 (c) AFPSementara itu, Conte ditunjuk menangani Italia menyusul pengunduran diri Cesare Prandelli pada Agustus 2014. Debut Conte ditandai dengan kemenangan 2-0 atas Belanda di laga uji coba 5 September 2014 berkat gol Ciro Immobile dan penalti Daniele De Rossi.
Setelah itu, Conte membukukan kemenangan kompetitif pertamanya pada matchday pembuka kualifikasi EURO 2016 Grup H, yakni 2-0 melawan tuan rumah Norwegia melalui gol Simone Zaza dan Leonardo Bonucci. Itu adalah kemenangan pertama Italia di kandang Norwegia sejak 1937. Istimewa.
Kemenangan ketiga Italia era Conte adalah 2-1 vs Azerbaijan lewat 'hat-trick aneh' Giorgio Chiellini, kemudian Malta menjadi korban keempat.
Empat laga awal, empat kemenangan. Itulah pencapaian Conte. Ibarat deja vu, Conte mengulangi prestasi Vicini 27 tahun silam.
Jika Vucini 'hanya' bisa membawa Azzurri melangkah sampai semifinal Piala Eropa, lalu bagaimana dengan Conte?
Harapannya tentu saja lebih baik dari itu. [initial]
Stat Attack:
- Pelle, 23 Menit Masuk 'Buku' Azzurri
- Head-to-Head Predator 5 Liga Top Eropa
- EDITORIAL: Paco Alcacer, Finisher Mematikan La Furia Roja
- 10 Korban Utama 'El Angel Gabriel' Batistuta
- Deadliest Duo Eropa, Dahulu dan Sekarang
- EDITORIAL: Meredupnya Kesaktian Dortmund
- Kandidat Raja Assist Lima Liga Top Eropa
- EDITORIAL: Pembunuh Penalti Bernama Diego Alves
- Barisan Mangsa Favorit Monster Gol Messi dan Ronaldo
- Barcelona 2014/15 dan Gol-Cleansheet Terbaik La Liga
- Raul vs Ronaldo vs Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Eropa 14 Oktober 2014, 15:40

-
EDITORIAL: Dari Vicini ke Conte, Deja Vu 27 Tahun
Editorial 14 Oktober 2014, 10:34
-
Pelle, 23 Menit Masuk 'Buku' Azzurri
Piala Eropa 14 Oktober 2014, 10:28
-
Piala Eropa 14 Oktober 2014, 04:59

-
Highlights Kualifikasi Euro 2016: Malta 0-1 Italia
Open Play 14 Oktober 2014, 04:28
LATEST UPDATE
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


























KOMENTAR