Bola.net - Tim nasional Belanda terdiam bungkam seperti tak kuasa mengeluarkan kata-kata, ketika berkunjung ke bekas kamp konsentrasi Nazi Jerman di Auschwitz-Birkenau, Rabu (06/6).
Pelatih Bert van Marwijk dan kapten Mark van Bommel kelihatan tegang dan termangu, sebelum mengeluarkan komentar menyusul penempatan tim Belanda di kota itu.
"Sangat sulit melukiskannya dan saya tidak ingin melakukan hal seperti itu," kata Van Marwijk. "Saya mau datang ke sini karena saya kira ini merupakan bagian dari pendidikan. Saya ingin menyaksikan tempat ini dengan mata kepala saya sendiri, karena saya kira ini tidak akan pernah lagi terjadi," Imbuhnya.
Van Bommel kelihatan amat takjub dengan situasi di tempat itu dan bahkan tidak kuasa mengeluarkan komentarnya. "Kami (pemain) akan berbicara tentang itu nanti. Ini amat mengesankan dan membuat kami amat emosional," katanya.
"Orang bisa saja berbicara banyak tentang itu, tetapi bagi saya ini amat mengesankan. Di sekolah kita belajar sesuatu tentang Perang Dunia II dan Auschwitz, tapi sekarang saya menyaksikannya sendiri dengan mata saya," katanya.
Belanda bukan satu-satunya tim yang mendatangi tempat itu, karena Italia juga akan melakukan perjalanan wisata mereka. Mereka mengatakan tempat itu amat mendebarkan, tempat pembunuhan sekitar 1,3 juta orang, yang dibunuh Nazi di dalam tempat konsentrasi dan pembasmian manusia.
Sekitar 90 persen korban adalah kaum Yahudi Eropa dan sisanya adalah tawanan perang dari Polandia, Roma, Sinti, Sovyet serta para saksi mata dari kalangan Jehovah. (afp/lex)
Pelatih Bert van Marwijk dan kapten Mark van Bommel kelihatan tegang dan termangu, sebelum mengeluarkan komentar menyusul penempatan tim Belanda di kota itu.
"Sangat sulit melukiskannya dan saya tidak ingin melakukan hal seperti itu," kata Van Marwijk. "Saya mau datang ke sini karena saya kira ini merupakan bagian dari pendidikan. Saya ingin menyaksikan tempat ini dengan mata kepala saya sendiri, karena saya kira ini tidak akan pernah lagi terjadi," Imbuhnya.
Van Bommel kelihatan amat takjub dengan situasi di tempat itu dan bahkan tidak kuasa mengeluarkan komentarnya. "Kami (pemain) akan berbicara tentang itu nanti. Ini amat mengesankan dan membuat kami amat emosional," katanya.
"Orang bisa saja berbicara banyak tentang itu, tetapi bagi saya ini amat mengesankan. Di sekolah kita belajar sesuatu tentang Perang Dunia II dan Auschwitz, tapi sekarang saya menyaksikannya sendiri dengan mata saya," katanya.
Belanda bukan satu-satunya tim yang mendatangi tempat itu, karena Italia juga akan melakukan perjalanan wisata mereka. Mereka mengatakan tempat itu amat mendebarkan, tempat pembunuhan sekitar 1,3 juta orang, yang dibunuh Nazi di dalam tempat konsentrasi dan pembasmian manusia.
Sekitar 90 persen korban adalah kaum Yahudi Eropa dan sisanya adalah tawanan perang dari Polandia, Roma, Sinti, Sovyet serta para saksi mata dari kalangan Jehovah. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Motta: Balotelli Bisa Jadi Kunci Azzuri
Piala Eropa 7 Juni 2012, 23:46
-
Blanc: Bek Kami Harus Lebih Baik
Piala Eropa 7 Juni 2012, 23:20
-
Advocaat: Rusia Bisa Mengalahkan Siapa Saja
Piala Eropa 7 Juni 2012, 23:15
-
Striker Arsenal Incar Semifinal Euro 2012
Piala Eropa 7 Juni 2012, 23:00
-
Polandia-Yunani Siap Untuk Laga Perdana Euro 2012
Piala Eropa 7 Juni 2012, 22:50
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR