
Bola.net - Penyerang Timo Werner dianggap belum memenuhi ekspektasi untuk menjadi penyerang tengah timnas Jerman. Namun, di mata pelatih Hansi Flick, Werner punya kemampuan untuk menjadi andalan timnas.
Timo Werner mulai menjadi andalan timnas Jerman pada era Joachim Loew. Werner melejit bersama RB Leipzig, sebelum pindah ke Chelsea pada musim 2020/2021 dan kesulitan mencetak gol. Catatan gol Werner menurun drastis.
Di tengah performa yang belum stabil di Chelsea, Werner juga kehilangan tempat di starting XI Jerman pada ajang Euro 2020 lali. Namun, Werner kembali jadi andalan sejak Hansi Flick menjadi pelatih Jerman.
Apa itu Penyerang Klasik?
Di masa lalu, Jerman punya penyerang top seperti Gerd Muller hingga Miroslav Klose. Namun, sejak era Klose berakhir, Jerman diklaim tak lagi punya 'monster' di kotak penalti. Werner dianggap bukan tipe penyerang klasik seperti Klose.
"Apa itu penyerang tengah klasik? Timo Werner bisa kok menemukan ruang di area sempit dan dia adalah seseorang yang ada di sana untuk mencetak dari rebound atau bola lepas. Dia memperhatikan itu,” kata Hansi Flick di situs resmi DFB.
"Dia, mungkin, tidak selalu berada di tempat yang Anda inginkan. Dia terlalu dekat dengan gawang pada titik-titik tertentu. Dia bisa melakukan lebih baik dan kami mengharapkannya. Kami perlu mengerjakan ini dalam pelatihan," kata Flick.
Masih Bisa Lebih Baik

Bersama Chelsea, kemampuan penyelesaian akhir Werner acap kali mendapat kritik. Hal yang sama terjadi bersama timnas Jerman. Tapi, di sisi lain, Werner dianggap punya kemampuan yang bagus dalam hal membuka ruang bagi pemain lain.
"Ini tentang menciptakan ruang dan masuk ke kedalaman lagi dan lagi melawan pertahanan yang stabil. Dia melakukannya dengan sangat baik," kata Hansi Flick.
Selain kemampuan menciptakan ruang, Hansi Flick juga melihat Werner sebagai pemain yang punya kecepatan di atas rata-rata. Kelebihan ini bisa jadi faktor penting dalam membangun serangan balik.
Dukungan dari Serge Gnabry
Seperti Hansi Flick, dukungan untuk Werner juga datang dari rekan satu timnya di timnas Jerman yakni Serge Gnabry. Pemain Bayern Munchen itu tidak melihat Werner pantas mendapat kritik karena sudah tampil bagus.
"Sebagai sebuah tim, kami semua berada di belakang Timo Werner. Terkadang dia sedikit kurang beruntung. Dia berakselerasi, bertahan, itu selalu hal yang paling penting," kata Serge Gnabry.
Sumber: Football London
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Pogba Prancis vs Pogba Manchester United: Di Timnas Juara, di Klub Puasa
- Spanyol Kalah karena Gol Berbau Offside, Luis Enrique: Rasanya Pahit
- Mengapa Gol Kylian Mbappe Tidak Offside? Begini Pendapat Eks Wasit La Liga
- Aduh, Raphael Varane Cedera! Manchester United Harus Bagaimana?
- Sergio Busquets Kecam Gol Berbau Offside Kylian Mbappe: Tidak Masuk Akal!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Buka Pintu untuk Kepulangan Eden Hazard
Liga Inggris 11 Oktober 2021, 21:20
-
Diego Costa dan Rekrutan Chelsea di Musim 2014/15, Bagaimana Nasibnya?
Editorial 11 Oktober 2021, 16:08
-
Thomas Tuchel Ungkap Betapa Sulitnya Melatih PSG dengan Neymar dan Mbappe di Tim
Liga Eropa Lain 11 Oktober 2021, 15:07
-
Timo Werner Dianggap Bukan Tipe Penyerang Klasik Jerman, Apa Kata Hansi Flick?
Piala Eropa 11 Oktober 2021, 14:28
-
5 Calon Pengganti Cesar Azpilicueta di Chelsea
Editorial 11 Oktober 2021, 13:55
LATEST UPDATE
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR