
Bola.net - Didier Deschamps mencoba menjelaskan mengapa dirinya tidak terlalu sering menurunkan William Saliba untuk Timnas Prancis. Sang pelatih juga mengatakan bahwa bintang Arsenal tersebut melakukan hal-hal yang tidak ia sukai.
Pemain berusia 23 tahun ini telah menjadi pilar penting dalam penampilan apiknya bersama The Gunners selama dua musim terakhir, membentuk duet solid bersama Gabriel Magalhaes di lini belakang.
Saliba dinobatkan sebagai Pemain Terbaik PFA Premier League untuk penampilannya musim lalu, sementara Arsenal hanya kebobolan 24 gol di musim ini, rekor pertahanan terbaik di Premier League.
Namun penampilannya yang luar biasa di level klub belum diganjar dengan tempat di lini belakang Prancis, dengan Dayot Upamecano, Ibrahima Konate dan Benjamin Pavard berada di depannya dalam urutan untuk mengisi pos bek tengah.
Simak komentar Deschamps di bawah ini.
Alasan Saliba Jarang Bermain
Saliba hanya duduk manis di bangku cadangan dalam kekalahan 2-0 negaranya dari Jerman pada hari Sabtu dan total ia hanya mengemas dua kali starter dalam 18 pertandingan terakhir Prancis.
Deschamps lantas menjelaskan mengapa dirinya begitu jarang menurunkan Saliba. Sang pelatih tidak menjelaskan secara spesifik, tetapi rekan-rekan Saliba di lini belakang juga berada dalam performa solid.
"Dia menjalani musim yang baik, tetapi dia juga melakukan hal-hal yang tidak begitu saya sukai," jelas Deschamps
"Di Timnas Prancis, dia memiliki waktu bermain yang terbatas, tetapi ketika dia bermain, itu tidak selalu berjalan dengan baik."
Perlu Peningkatan
Saliba diperkirakan akan tampil melawan Chile dalam susunan pemain yang dirotasi dan Deschamps melanjutkan bahwa ada beberapa aspek dari permainannya yang perlu ditingkatkan dan menghormati posisinya di jajaran bek tengah.
"Hirarki tidak mendukungnya saat ini, tetapi dia ada di sini. Dayot Upamecano telah memiliki waktu bermain dan mungkin William kurang.
"Dengan pemain-pemain tertentu, saya memastikan untuk bertahan, karena bisa jadi kepercayaan diri atau halangan kecil yang dapat mengubahnya," sambung Deschamps.
"Beberapa tidak memiliki kekhawatiran, beberapa membutuhkan waktu bermain. William memiliki waktu bermain yang lebih sedikit, jadi itu tidak memungkinkan dia untuk menjadi lebih tenang."
Pintu Masih Terbuka
Meskipun menit bermainnya kurang untuk Prancis, Saliba masih diharapkan untuk menjadi bagian dari skuat Les Bleus untuk Euro 2024 musim panas ini.
Kendati ia tampaknya akan mendapat kesempatan untuk tampil, dengan Deschamps masih lebih memilih sejumlah bek tengah lain yang lebih berpengalaman di level internasional dan Eropa.
Sumber: Sky Sports
Penulis: Yoga Radyan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Ramaikan Perburuan Mesin Gol Sporting Lisbon
Liga Inggris 26 Maret 2024, 18:20
-
Chelsea Tawar Bek Sporting Lisbon, Arsenal Nggak Mau Kalah
Liga Inggris 26 Maret 2024, 18:00
-
Manchester City vs Arsenal: Bukan Penentu Gelar Premier League
Liga Inggris 26 Maret 2024, 12:39
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR