
Bola.net - Kemenangan Real Madrid di Piala Super Spanyol, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB menyisakan bara panas. Pelatih Xabi Alonso mengecam keras sikap Diego Simeone.
Insiden ini melibatkan bintang muda Brasil, Vinicius Junior. Simeone tertangkap kamera melontarkan provokasi di pinggir lapangan.
Alonso menilai tindakan pelatih Atletico Madrid itu kelewatan. Baginya, rasa hormat antar pelaku sepak bola adalah harga mati.
Derby Madrid kali ini memang berjalan dengan tensi tinggi. Drama psywar bahkan berlanjut hingga sesi konferensi pers.
Provokasi Diego Simeone yang Kelewatan

Laga semifinal di Arab Saudi itu berlangsung sangat ketat. Namun, sorotan utama justru tertuju ke area teknis (touchline).
Tayangan TV memperlihatkan Simeone berulang kali meneriaki Vinicius. Ia menyebut Florentino Perez akan segera "membuang" sang pemain.
Tak hanya itu, Simeone juga memanaskan suasana. Ia memberi isyarat pada siulan penonton saat Vinicius ditarik keluar.
Wasit bahkan harus mengeluarkan kartu kuning untuk keduanya. Simeone dan Vinicius sempat terlibat adu mulut panas.
Simeone sendiri enggan mengonfirmasi detail ucapannya. Ia memilih berlindung di balik kode etik lapangan hijau.
"Saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan," ujar Simeone kepada Movistar.
"Saya selalu berkata, sejak saya masih pemain: hal-hal yang terjadi di lapangan, tetap di lapangan," elaknya.
Alonso Pasang Badan untuk Vinicius Jr

Xabi Alonso tidak bisa menutupi rasa kecewanya. Ia merasa apa yang dilakukan Simeone sudah melanggar batas sportivitas.
Legenda Spanyol itu menuntut adanya respek antar kolega. Persaingan ketat bukan alasan untuk menghalalkan segala cara.
"Saya tidak menyukainya," tegas Alonso dengan nada serius.
"Saya melihat Cholo mengatakan sesuatu padanya. Bagi saya, hal-hal itu melanggar batas rasa hormat terhadap kolega... tidak semuanya boleh dilakukan," kecamnya.
Kekesalan Alonso makin memuncak setelah mendengar detail ucapan Simeone. Ia menyebut perilaku itu bukan contoh yang baik.
"Ketika saya melihat dan mendengar apa yang dia katakan, saya makin tidak menyukainya," tambah Alonso di konferensi pers.
"Apa yang dia katakan bukanlah contoh dari olahragawan yang baik. Anda harus menghormati lawan Anda. Ada batasnya," pungkasnya.
Kabar Baik Mbappe Jelang El Clasico
Terlepas dari drama tersebut, Madrid sukses mengunci kemenangan 2-1. Gol Federico Valverde dan Rodrygo memastikan tiket ke final.
Mereka sudah ditunggu rival abadi, Barcelona. Laga puncak akan digelar hari Senin dini hari nanti di Jeddah.
Kabar gembira datang dari kondisi Kylian Mbappe. Sempat absen karena cedera lutut, ia dipastikan menyusul tim.
"Kylian (Mbappe) akan berangkat besok," konfirmasi Alonso.
"Dia sudah jauh lebih baik, dia sudah berlatih, perasaannya bagus," tutup sang pelatih.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
LATEST UPDATE
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
-
Demi Comeback Lawan Atletico, Barcelona Ubah Hotel Sampai Menu Makanan
Liga Champions 11 April 2026, 10:46
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


















KOMENTAR