Ribut Besar! Xabi Alonso Semprot Diego Simeone Gara-gara Ejek Vinicius: : Tak Punya Respek!

Ribut Besar! Xabi Alonso Semprot Diego Simeone Gara-gara Ejek Vinicius: : Tak Punya Respek!
Bintang Real Madrid, Vinicius Junior (tiga dari kiri) menerima kartu kuning di laga Piala Super Spanyol 2026 melawan Atletico Madrid, 9 Januari 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Bola.net - Kemenangan Real Madrid di Piala Super Spanyol, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB menyisakan bara panas. Pelatih Xabi Alonso mengecam keras sikap Diego Simeone.

Insiden ini melibatkan bintang muda Brasil, Vinicius Junior. Simeone tertangkap kamera melontarkan provokasi di pinggir lapangan.

Alonso menilai tindakan pelatih Atletico Madrid itu kelewatan. Baginya, rasa hormat antar pelaku sepak bola adalah harga mati.

Derby Madrid kali ini memang berjalan dengan tensi tinggi. Drama psywar bahkan berlanjut hingga sesi konferensi pers.

1 dari 3 halaman

Provokasi Diego Simeone yang Kelewatan

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso berjabat tangan dengan Vinicius Junior. (c) AP Photo/Pablo Garcia

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso berjabat tangan dengan Vinicius Junior. (c) AP Photo/Pablo Garcia

Laga semifinal di Arab Saudi itu berlangsung sangat ketat. Namun, sorotan utama justru tertuju ke area teknis (touchline).

Tayangan TV memperlihatkan Simeone berulang kali meneriaki Vinicius. Ia menyebut Florentino Perez akan segera "membuang" sang pemain.

Tak hanya itu, Simeone juga memanaskan suasana. Ia memberi isyarat pada siulan penonton saat Vinicius ditarik keluar.

Wasit bahkan harus mengeluarkan kartu kuning untuk keduanya. Simeone dan Vinicius sempat terlibat adu mulut panas.

Simeone sendiri enggan mengonfirmasi detail ucapannya. Ia memilih berlindung di balik kode etik lapangan hijau.

"Saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan," ujar Simeone kepada Movistar.

"Saya selalu berkata, sejak saya masih pemain: hal-hal yang terjadi di lapangan, tetap di lapangan," elaknya.

2 dari 3 halaman

Alonso Pasang Badan untuk Vinicius Jr

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Xabi Alonso tidak bisa menutupi rasa kecewanya. Ia merasa apa yang dilakukan Simeone sudah melanggar batas sportivitas.

Legenda Spanyol itu menuntut adanya respek antar kolega. Persaingan ketat bukan alasan untuk menghalalkan segala cara.

"Saya tidak menyukainya," tegas Alonso dengan nada serius.

"Saya melihat Cholo mengatakan sesuatu padanya. Bagi saya, hal-hal itu melanggar batas rasa hormat terhadap kolega... tidak semuanya boleh dilakukan," kecamnya.

Kekesalan Alonso makin memuncak setelah mendengar detail ucapan Simeone. Ia menyebut perilaku itu bukan contoh yang baik.

"Ketika saya melihat dan mendengar apa yang dia katakan, saya makin tidak menyukainya," tambah Alonso di konferensi pers.

"Apa yang dia katakan bukanlah contoh dari olahragawan yang baik. Anda harus menghormati lawan Anda. Ada batasnya," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Kabar Baik Mbappe Jelang El Clasico

Terlepas dari drama tersebut, Madrid sukses mengunci kemenangan 2-1. Gol Federico Valverde dan Rodrygo memastikan tiket ke final.

Mereka sudah ditunggu rival abadi, Barcelona. Laga puncak akan digelar hari Senin dini hari nanti di Jeddah.

Kabar gembira datang dari kondisi Kylian Mbappe. Sempat absen karena cedera lutut, ia dipastikan menyusul tim.

"Kylian (Mbappe) akan berangkat besok," konfirmasi Alonso.

"Dia sudah jauh lebih baik, dia sudah berlatih, perasaannya bagus," tutup sang pelatih.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL