Sama-Sama Yakin

Sama-Sama Yakin

Bola.net - Duel perempat final ini dipastikan akan berlangsung seru ketika mempertemukan dua kandidat atas juara di Piala Dunia 2006 ini. Mereka sama-sama berada di nomor 2 dan 3 yang difavoritkan kuat menjadi juara dunia, setelah tentunya Brasil sebagai juara bertahan di Piala Dunia ini. Hal ini tak terlepas dari penampilan impresif mereka selama babak penyisihan grup dan babak 16 besar. Di babak penyisihan grup, keduanya sama-sama meraih poin absolut dari hasil kemenangan di 3 laga penyisihan grup sebelumnya akhirnya berhasil menaklukkan lawan mereka di babak 16 besar.Yang drastis terjadi pada Jerman, sebelum Piala Dunia 2006 berlangsung mereka begitu diragukan bahkan oleh publik mereka sendiri. Tapi skuad Jerman langsung membalik semua keraguan itu dengan hasil yang meyakinkan, selalu menang dan tampil begitu mengesankan di setiap pertandingan mereka. Hal itu membuat kepercayaan publik Jerman meningkat begitu pesat dari ragu menjadi begitu yakin skuad mereka akan berhasil menjadi juara. Kalau sebelumnya hanya Argentina yang yakin bisa menjadi juara, sekarang Jerman pun ikut merasa yakin bisa menjadi juara. Hal inilah yang diyakini kedua belah tim saat akan berhadapan di babak perempatfinal. Keyakinan kalau mereka bisa menjadi juara membuat mereka yakin bisa saling mengalahkan. Pelatih Argentina Jose Pekerman yakin tim asuhannya akan dapat mengalahkan Jerman begitu timnya sukses mengalahkan Meksiko, meski sedikit menambahkan timnya harus berusaha bermain lebih padu dan belajar bagaimana mengatasi lebih baik bola-bola tinggi seperti yang dilakukan sangat baik oleh Meksiko. Diapun mengamati kesalahan Argentina saat melawan Meksiko. Menurutnya Argentina sedikit kehilangan penguasaan lapangan. "Kami terlalu ambisius. Beberapa pemain terlalu lama menguasai bola dan sedikit individualistis. Kami harus memperhatikan hal itu karena hal semacam itulah kami tidak meraih kemenangan di babak-babak awal", ungkapnya. Tetapi, Pekerman menambahkan bahwa semangat akan menentukan dalam pertandingan hari Jumat di Berlin melawan tuan ruman Jerman. "Jerman akan menjadi lawan yang benar-benar sulit. Bila Anda memenangi suatu pertandingan di Piala Dunia, maka lawan yang bahkan lebih kuat sudah menunggu. Meskipun demikian saya yakin karena saya kira kemenangan atas Meksiko akan membuat kami lebih kuat dan membuat kami tumbuh sebagai suatu tim", katanya. Rodriguez, yang mencetak gol menentukan kemenangan timnya atas Meksiko, kini mempunyai semangat yang tinggi. "Kami yakin bahwa kami akan dapat melaju lebih jauh dan mengalah siapapun. Jerman merupakan lawan berat, tetapi kami harus memikirkan diri kami sendiri. Argentina mampu mengalahkan siapun", katanya penuh optimis. Di pihak Jerman pun tak kalah yakin. Kapten Jerman Michael Ballack mengatakan tim Jerman sudah bermain begitu baik dan mereka tidak perlu takut terhadap tim manapun di Piala Dunia - termasuk Argentina. "Sedemikian jauh kita bersama Argentina sudah memperlihatkan kesan bagus. Kita tidak perlu menutup-nutupi. Kita bertemu lawan hebat dan mereka pantas dihormati, tapi kita harus melihat permainan kita. Kita bermain bagus dan akan terus tampil seperti itu siapapun lawan kita", kata Ballack. Jerman berhasil menundukkan Swedia yang turun dengan sepuluh pemain tapi Ballack memperkirakan lawan Argentina akan lebih berat. "Kita mendapat kepercayaan diri dari kemenangan atas Swedia, tapi Argentina akan jadi rintangan berikut. Kaliber mereka tinggi karena mereka salah satu favorit merebut gelar." Di tim Jerman tidak ada masalah dengan kondisi pemainnya dan kemungkinan dapat turun [i]full team[/i]. Di tim Argentina, Luis Gonzalez sudah pulih dari cedera kunci paha dan seharusnya sudah pulih untuk bermain di lini tengah kanan. Namun bek Nicolas Burdisso masih diragukan dapat bermain akibat cedera pada lututnya. Leandro Cufre yang selalu bergerak cepat, kemungkinan akan ditempatkan di depan Lionel Scaloni dan Fabricio Coloccini.Pertandingan ini akan berjalan seru karena kemampuan kedua tim yang sama-sama hebat. Grafik permainan Jerman yang terus naik membuat mereka sedikit unggul dari Argentina, prediksi skor 3-2 untuk kemenangan Jerman. [img=/p/ger_vs_agentina.gif][/img]PERKIRAAN TIMJerman (4-4-2): 1-Jens Lehmann; 3-Arne Friedrich, 21-Christoph Metzelder, 17-Per Mertesacker, 16-Philipp Lahm; 19-Bernd Schneider, 8-Torsten Frings, 13-Michael Ballack, 7-Bastian Schweinsteiger; 20-Lukas Podolski, 11-Miroslav Klose Pelatih: Juergen Klinsmann Argentina (4-4-2): 1-Roberto Abbondanzieri; 17-Leandro Cufre, 2-Roberto Ayala, 6-Gabriel Heinze, 3-Juan Pablo Sorin; 22-Luis Gonzalez, 8-Javier Mascherano, 10-Juan Roman Riquelme, 18-Maxi Rodriguez; 7-Javier Saviola, 9-Hernan Crespo Pelatih: Jose Pekerman.HEAD TO HEADJerman Vs Argentina : 2-2 (Piala Konfederasi 2005)KONDISI TIMJermanPermainan mereka makin meningkat. Semua lini di tim pun makin padu. Semua pemain intinya pun siap diturunkan termasuk Ballack dan Klose yang beberapa hari lalu sempat dikuatirkan cedera. ArgentinaPelatih mereka menemukan beberapa celah dalam permainan Argentina. Ini tentunya akan segera coba diperbaiki di latihan menjelang laga lawan Jerman ini. Hanya ada satu pemain yang dikuatirkan cedera, tapi pelapisnya pun tidak kalah kualitasnya.DATA DAN FAKTA- Striker Jerman Klose kurang satu gol lagi untuk menjadi pemain ke-12 dalam sejarah turnamen tersebut yang menyarangkan total 10 pada babak final Piala dunia. Gerd Muller (14), Juergen Klinsmann (11) dan Helmut Rahn (10) adalah pemain Jerman lainnya yang masuk dalam daftar tersebut. - Striker Argentina Hernan Crespo telah mencetak gol pada empat pertandingan Piala Dunia terakhir yang ia mainkan. - Jerman Barat dan Argentina bertemu pada babak final 1986 dan 1990. Argentina memenangi pertemuan yang pertama 3-2 di Meksiko. Jerman membalasnya dengan kemenangan 1-0 di Italia empat tahun kemudian. - Kedua tim saling bertemu duakali di Jerman tahun lalu, yang keduanya berakhir 2-2. - Setelah kemasukan dua gol dari Kosta Rika dalam pertandingan pembuka Grup A yang dimenangi 4-2, Jerman membukukan tiga kemenangan beruntun tanpa kemasukan dengan unggul atas lawan-lawannya di grup, Polandia dan Ekuador dan kemenangan 2-0 atas Swedia di putaran kedua. (cax)

TAG TERKAIT


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL