Menengok Perfoma Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Bantu Sassuolo Menang di Serie A, Ajax-nya Maarten Paes Keok!

Bola.net - Jeda internasional Maret 2026 sudah selesai. Beberapa pemain Timnas Indonesia yang merumput di Eropa pun sudah kembali ke klub masing-masing. Bahkan ada yang langsung menjalani pertandingan liga, Sabtu (4/4/2026) hingga Minggu dini hari WIB.
Hasil yang didapat pun tidak seragam. Ada yang pulang dengan kemenangan, tapi ada juga yang harus menerima hasil kurang memuaskan. Situasinya cukup menggambarkan kerasnya persaingan di kompetisi Eropa.
Dari sekian banyak nama, perhatian tertuju ke empat pemain belakang: Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Maarten Paes. Mereka semua mendapat peran penting di timnya masing-masing.
Akhir pekan ini, Idzes dan Verdonk bisa tersenyum. Sementara itu, Diks dan Paes harus puas dengan hasil yang tidak maksimal. Berikut performa mereka secara lebih rinci.
Jay Idzes Tangguh di Lini Belakang Sassuolo
Jay Idzes kembali dipercaya tampil sejak menit awal bersama Sassuolo di Serie A. Kali ini, mereka menghadapi Cagliari pada pekan ke-31 musim 2025/2026 di Mapei Stadium.
+3⃣ neroverdeeee!!! 💪
— U.S. Sassuolo (@SassuoloUS) April 4, 2026
𝓯𝓾𝓵𝓵 𝗧𝗜𝗠𝗘 🔚#SassuoloCagliari 2-1#ForzaSasol 🖤💚 pic.twitter.com/aUUkHJio8z
Sassuolo sempat tertinggal lebih dulu lewat penalti Sebastiano Esposito. Namun, respons tim cukup baik. Mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan lewat gol Ulisses Garcia dan Andrea Pinamonti.
Idzes tampil penuh selama 90 menit dan menunjukkan performa yang cukup solid. Ia mencatatkan enam aksi bertahan penting, termasuk empat sapuan dan dua tekel sukses.
Secara keseluruhan, ia mendapat rating 6,8. Kontribusinya ikut membantu Sassuolo meraih tiga poin penting untuk memperbaiki posisi di klasemen. Konsistensi seperti ini tentu jadi kabar positif bagi Timnas Indonesia.
Bagaimana dengan Kevin Diks?
Di Bundesliga, Kevin Diks tampil bersama Borussia Monchengladbach saat menghadapi Heidenheim. Secara di atas kertas, ini seharusnya jadi laga yang bisa dimenangkan.
Namun, kenyataannya tidak semudah itu. Pertandingan berakhir imbang 2-2 setelah kedua tim saling berbalas gol.
Gladbach sempat unggul lebih dulu lewat Wael Mohya. Tapi Heidenheim mampu membalikkan keadaan melalui Patrick Mainka dan Marnon-Thomas Busch. Beruntung, Franck Honorat mencetak gol penyeimbang.
Diks sendiri tampil cukup sibuk di lini belakang. Ia mencatatkan tujuh aksi bertahan dan sembilan recovery bola. Rating 6,7 jadi gambaran kontribusinya di laga ini.
Meski begitu, ada catatan kecil. Ia menerima kartu kuning di akhir pertandingan, yang sedikit mengurangi kesan positif dari penampilannya.
Nasib Berbeda Maarten Paes dan Calvin Verdonk
Maarten Paes harus menerima hasil kurang menyenangkan bersama Ajax Amsterdam. Mereka kalah 1-2 dari FC Twente saat bermain di kandang sendiri.
Padahal, Paes tidak tampil buruk. Ia sempat melakukan tiga penyelamatan dan cukup aktif dalam distribusi bola dengan 51 sentuhan. Sayangnya, dua gol dari Ramiz Zerrouki dan Bart van Rooij tetap tak mampu dihindari.
Berbeda dengan Paes, Calvin Verdonk justru berada di sisi yang lebih menguntungkan. Bersama LOSC Lille, ia ikut merasakan kemenangan telak 3-0 atas RC Lens di Ligue 1.
Verdonk memang hanya tampil singkat sebagai pemain pengganti di menit akhir. Namun, ia tetap jadi bagian dari kemenangan penting yang membawa Lille naik ke papan atas klasemen.
Situasi ini menunjukkan perbedaan nasib para pemain Indonesia di Eropa. Ada yang bersinar, ada juga yang masih harus berjuang lebih keras di pekan-pekan berikutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 5 April 2026, 17:46
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR