
Bola.net - Pembalap Scuderia Ferrari HP, Lewis Hamilton, senang kembali konsisten bertarung di papan atas dalam era baru regulasi teknis Formula 1 pada 2026. Dalam tiga seri pertama, ia meramaikan perebutan podium.
Meski masih puasa kemenangan sejak tengah 2024, Hamilton akhirnya meraih podium perdananya bersama Ferrari usai finis ketiga di China. Di Australia dan Jepang, ia finis di posisi keempat dan keenam.
Lewat situs resmi F1 pada Sabtu (4/4/2025), Hamilton mengaku tak pernah menyerah, meski musim perdananya di Ferrari tahun lalu bergeronjal. Apalagi ia belum jadi juara dunia lagi sejak musim 2020.
Janji Selalu Coba Berikan yang Terbaik

"Saat Anda mengalami tahun-tahun sulit, ada banyak pertanyaan. Saya lihat beberapa orang yang belum mencapai kesuksesan saya hanya ngomong negatif, dan mereka terus melakukannya sampai hari ini," ujar Hamilton.
"Rasanya luar biasa bisa kembali, memulai musim dengan kuat, menunjukkan saya masih memiliki kemampuan bersaing di depan, dan saya akan terus coba memberikan yang terbaik," lanjut pembalap Inggris ini.
Hasil baik ini juga berkat kerja keras Hamilton, Charles Leclerc, dan Ferrari dalam mengembangkan SF-26 selama musim dingin di Fiorano, Italia. Hasilnya pun positif, dan mobil tersebut terbukti mampu tampil di papan atas.
Berkat Energi Positif di Ferrari
Hamilton juga yakin mobil ini jauh lebih cocok dengan gaya balapnya, yang membuatnya lebih percaya diri di trek. "Tahun ini dimulai sebagai tahun yang sangat baik. Energi di dalam tim dan cara kami semua bekerja sama sangat positif," tuturnya.
"Saya menikmati mobil baru ini. Ini mobil yang pengembangannya sangat saya bantu kembangkan tahun lalu melalui simulasi. Jadi, senang melihat beberapa hal yang saya minta terwujud dalam desain mobil, dan merasakannya secara positif," pungkas Hamilton.
Sang tujuh kali juara dunia akan kembali turun lintasan dalam Seri Miami, Amerika Serikat, pada 1-3 Mei 2026, usai Seri Bahrain dan Arab Saudi batal digelar pada bulan April akibat konflik di Timur Tengah.
Sumber: Formula 1
Baca Juga:
- Veda Ega Pratama Pantang Menyerah, Siap Bangkit Setelah Insiden di Moto3 Amerika 2026
- Kecelakaan di Moto3 Americas Jadi Pelajaran Penting, Veda Ega Pratama Bidik 10 Besar di Jerez
- Tak Ada Rider Nomor 1, Aprilia Bakal Bebaskan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Duel sampai Akhir Musim
- Massimo Rivola Sebut Aprilia Jadi Motor Panutan di MotoGP 2026: Angka Tidak Bohong!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
-
Juventus Dikritik, Pemain Dinilai Tak Punya Ambisi ke Liga Champions
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:55
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 20 Mei 2026, 21:55
-
Juventus Gagal Rekrut Antonio Rudiger, Real Madrid Kunci Bek Andalan
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR