Bola.net - Masih teringat jelas di benak para pemerhati Piala Dunia, betapa kerasnya duel babak 16 besar antara Portugal lawan Belanda yang menghasilkan rekor kartu terbanyak dengan 4 kartu merah dan 16 kartu kuning. Meski berhasil menang dari Belanda dan lolos ke babak perempat final, ternyata duel keras itu menyisakan kerugian cerita pahit tersendiri bagi Portugal. Pengatur serangan dan roh permainan Portugal, Deco dan pemain kunci Costinha diganjar kartu merah pada pertandingan sengit tersebut sehingga dipastikan absen melawan Inggris.Hal ini tentunya sangat mengganggu ambisi pelatih Portugal Luiz Felipe Scolari untuk mengalahkan tim Inggris karena dia sadar tim Inggris sarat dengan pemain berkualitas sedangkan dia harus menghadapi mereka dengan skuad yang timpang. Selain itu, Scolari tampaknya juga memiliki agendanya sendiri. Dua bulan lalu, ia mengadakan pembicaraan dengan Asosiasi Sepakbola Inggris untuk menggantikan posisi pelatih Inggris Sven-Goran Eriksson. Kemenangan adalah bentuk nyata dari usaha mempertahankan nama baik atas keputusan tersebut. Scolari akan sangat berharap rekan satu tim Wayne Rooney di Manchester United, Cristiano Ronaldo pulih dari cedera paha dan dapat memperkuat sayap kiri. Dia terpaksa duduk di bangku cadangan karena kaki kanannya cedera pada babak kedua ketika melawan Belanda. Setelah dirawat enam hari, dokter mengatakan kondisinya membaik dan kesempatannya 80% untuk turun Sabtu.Tugas Deco mungkin akan dialihkan pada Luis Figo yang dapat mendobrak pertahanan Inggris untuk membawa Portugal menang 3-2 di Euro 2000 setelah tertinggal 0-2. Dengan Luis Figo kemungkinan menggantikan posisi Deco di lini tengah maka pemain pengganti Simao Sabrosa, ditempatkan di sayap kiri. Armando Petit akan menempati posisi Costinha, didampingi Maniche, yang sudah mencetak gol dua kali dalam turnamen itu. Sedangkan bagi pelatih Inggris Eriksson, pertandingan ini adalah kesempatan terakhir baginya untuk mengalahkan Scolari, setelah kalah dua kali melawan anak asuhannya. Eriksson yang akan meninggalkan Inggris usai Piala Dunia tidak ingin kalah tiga kali berturut-turut dari Scolari yang juga menjadi otak kemenangan Brazil atas Inggris pada perempatfinal Piala Dunia 2002. Tapi jika fakta itu akan lebih menguntungkan Portugal, Scolari tidak menyetujuinya."Tidak ada keistimewaan pelatih yang satu dengan yang lainnya. Bukan karena bila saya pernah mengalahkan Eriksson sekali atau dua kali berarti saya lebih baik dibanding dia. Kedua tim sama-sama bagus, sama-sama memiliki keistimewaan dan kedua tim sama-sama menghormati satu sama lain." Bagi pemain Inggris, pertandingan tersebut merupakan kesempatan emas untuk melaju ke semifinal pertama mereka sejak Piala Dunia Italia 1990. Pasukan Inggris akan mencoba merobek gawang anak asuh Scolari yang mengalahkan mereka saat menjadi tuan rumah Euro 2004 pada pertandingan perempatfinal melalui drama adu penalti. Mengenai kritik yang ditujukan ke tim Inggris karena sampai sekarang mereka belum mampu menyajikan permainan cantik, mereka punya pendapat sendiri-sendiri."Kami semua tahu dapat bermain sepakbola dengan lebih baik dan hal itu sudah kami buktikan dalam empat pertandingan kami. Permainan terbaik akan kami peragakan, saya amat yakin mengenai itu", kata Eriksson. Pemain tengah Inggris, Hargreaves juga menambahkan, "Saya kira Pantai Gading amat menakjubkan...tetapi mereka kandas di putaran pertama. Ini bukan mengeani bermain sepakbola dengan cantik tetapi bagaimana melakukan keberhasilan. Dan saya kira semua pemain dalam tim kami mengetahui bagaimana caranya melakukan kesuksesan. Pemain depan Inggris Wayne Rooney pun akan menambah seru pertandingan tersebut, setelah absen pada Euro 2004 di Lisbon karena mengalami patah tulang kaki. Saat ini, Rooney yang baru pulih dari patah tulang kaki tampaknya akan bermain penuh selama 90 menit, jika tidak ada penambahan waktu. Pemain berusia 20 tahun yang mengukuhkan penampilan internasionalnya di Portugal, tampil saat Inggris menang 1-0 atas Ekuador setelah mengalami cedera tersebut pada 29 April. Rooney sedang bersiap-siap untuk kembali menjadi striker solo pada Sabtu, karena Eriksson lebih memilih menempatkan lima pemain di lini tengah. Tampaknya, Inggris ingin menghambat Portugal menguasai bola dan mengumpankan bola dengan leluasa. Eriksson pun melimpahkan tugas untuk melakukan takel ke Owen Hargreaves. Dia akan ditarik menggantikan Michael Carrick di lini tengah ketika pelatih Sven-Goran Eriksson tetap memilih turun dengan formasi 4-5-1. Bek kanan Inggris Neville seharusnya sudah turun lapangan untuk memainkan pertandingannya yang kedua setelah sembuh dari cedera paha pada 14 Juni, kecuali bila ada reaksi lagi dalam latihan. Pertandingan ini pun akan sangat bergantung pada wasit asal Argentina Horacio Elizondo yang pernah mengusir Beckham pada pertandingan Piala Dunia 2000. Prediksi skor 2-1 untuk Inggris.[img=/p/eng_vs_por.gif][/img]PERKIRAAN TIM Inggris (4-5-1): 1-Paul Robinson; 2-Gary Neville, 5-Rio Ferdinand, 6-John Terry, 3-Ashley Cole; 7-David Beckham, 8-Frank Lampard, 16-Owen Hargreaves, 4-Steven Gerrard, 11-Joe Cole; 9-Wayne Rooney Portugal (4-5-1): 1-Ricardo; 13-Miguel, 16-Ricardo Carvalho, 5-Fernando Meira, 14-Nuno Valente; 8-Armando Petit, 18-Maniche, 11-Simao Sabrosa, 7-Luis Figo, 17-Cristiano Ronaldo; 9-Pauleta Wasit: Horacio Elizondo (Argentina)HEAD TO HEADInggris Vs Portugal 2-2 (perempat final Euro 2004 dan Portugal menang lewat adu penalti)KONDISI TIMInggrisMasalah pemain terjadi striker, karena Eriksson belum menemukan pengganti Owen yang sepadan. Dari segi permainan mereka sudah agak meningkat namun menurut publik masih menyajikan permainan cantik. Penyelesaian akhir mereka masih sangat kurang.PortugalMasalah utama terletak pada absen dua pilar mereka Deco dan Costinha. Trauma permainan kasar pun sedikit membayangi mereka, agak ragu dalam bermain karena takut mendapat kartu seperti yang mereka alami ketika melawan Belanda.DATA DAN FAKTA- Inggris dan Portugal bertemu terakhir kali di perempat final Euro 2004 ketika Portugal memang adu penalti ketika kedudukan imbang 2-2. - Pada pertemuan sebelumnya, Inggris pernah mengalahkan Portugal sembilan kali dalam 21 pertemuan mereka dan sisanya seri. - Pelatih Portugal Luiz Felipe Scolari bertanggung jawab atas pertandingan 2004 itu dan ia juga pernah melatih tim nasionalya sendiri ketika Brazil mengalahkan Inggris di perempat final Piala Dunia 2002. - Mereka sudah pernah bertemu dua kali dalam putaran final. Portugis menang 1-0 pada pertandingan grup di Meksiko, 1986, sedangkan Inggris menang 2-1 pada semifinal 1966 ketika akhirnya mereka memenangi Piala Dunia pada tahun itu. (cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Takluk 1-2 dari Mallorca, Alarm Bahaya Performa Mbappe!
Liga Spanyol 5 April 2026, 14:33
-
Maunya Arsenal Apa? Quadruple Batal, Treble Gagal
Liga Inggris 5 April 2026, 13:59
-
Kurang Sabar! Ini Masalah Utama Real Madrid Saat Kalah dari Mallorca
Liga Spanyol 5 April 2026, 11:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13





















KOMENTAR