Bola.net - Tim asuhan pelatih Italia Marcello Lippi sampai semifinal ini masih menempuh jalan yang relatif mudah dengan menghadapi Australia dan Ukraina di tahap sistem gugur ini. Kedua tim itu masih belum punya banyak pengalaman dalam ajang Piala Dunia. Italia belum pernah berhadapan dengan tim besar sebelum akhirnya kemampuan mereka benar-benar diuji ketika melawan Jerman yang punya kekuatan yang seimbang.Meski Italia berhasil mengalahkan Jerman 4-1 dalam suatu pertandingan persahabatan di Florence pada 1 Maret 2006 lalu tetapi sekarang Jerman yang akan mereka hadapi sungguh sangat berbeda dibanding Jerman yang mereka kalahkan saat itu. Tim tangguh Jerman belum pernah terkalahkan sampai di semifinal ini meski sempat tidak dianggap sebagai satu tim favorit sebelum Piala Dunia dimulai, tetapi tim tuan rumah ini menjadi semakin kuat kuat, dengan menang dalam empat dari lima pertandingan mereka sehingga bisa lolos ke semifinal untuk menghadapi Italia. Bahkan Argentina yang dianggap sebagai tim terbaik dalam turnamen ini, berhasil ditaklukkan mereka 4-2 lewat adu penalti dan hal tersebut memberi tim pemain belia asuhan pelatih Juergen Klinsmann ini suatu dorongan yang cukup besar. "Akan benar-benar berbeda dengan kemenangan 4-1 itu. Itu adalah pertandingan persahabatan di Italia dan ini adalah pertandingan semifinal Piala Dunia di Jerman", ujar bek Italia Gianluca Zambrotta.Italia kali ini bakal menghadapi tugas berat karena tidak ada tim lain sebelumnya yang berhasil mengalahkan Jerman jika bermain di Dortmund. Itulah rekor yang harus mereka pecahkan jika mereka ingin mencapai babak final Piala Dunia. Italia harus menang dalam waktu 90 atau 120 menit untuk mematahkan rekor yang sudah bertahan 71 tahun lamanya pada pertandingan internasional Jerman di Dortmund. Jerman telah menang dalam 13 dari 14 pertandingan yang telah mereka mainkan di sana, dengan hasil imbang 1-1 melawan Wales tahun 1977 yang merupakan satu-satunya noda dalam rekor mereka. "Penonton Dortmund merupakan suatu fenomena," ujar pemain tengah Jerman Tim Borowski pekan ini. "Para penonton itu akan menjadi pemain ke-12 bagi kami." Jerman, yang seperti juga Italia telah menjadi juara dalam tiga kali Piala Dunia, selalu melancarkan serangan dengan penuh rasa percaya diri dan tidak bermasalah kalau pertandingan harus berakhir imbang dan kembali melakukan adu penalti. Klinsmann, yang merupakan bagian dari tim Jerman Barat yang untuk ketiga kalinya memenangi Piala Dunia pada tahun 1990, tidak mempunyai masalah pemain yang cedera dan akan dapat menurunkan tim yang sama saat mengalahkan Argentina. Miroslav Klose, yang golnya menyamakan kedudukan dengan Argentina dan merupakan gol kelimanya dalam turnamen ini, menderita cedera ringan pada betisnya dalam pertandingan itu namun kini sudah pulih, demikian menurut asisten pelatih Joachim Loew. Satu-satunya kendala yaitu diskorsnya pemain tengah berpengaruh Torsten Frings setelah komite disiplin FIFA meneliti rekaman televisi yang memperlihatkan dia memukul muka pemain depan Argentina Julio Cruz dalam keributan masal sesudah adu penalti yang dimenangkan Jerman. Frings pasti diskors untuk pertandingan semi-final, tapi bisa kembali bermain untuk Jerman jika mereka maju ke final di Berlin Minggu Italia sendiri berusaha mempertahankan rekor mereka untuk dapat tampil di final setiap 12 tahun sejak kekalahan mereka tahun 1970 dari Brazil. Statistik yang sedikit membuat Italia tersenyum yaitu Jerman belum pernah berhasil mengalahkan Italia dalam empat pertemuan mereka sebelumnya di Piala Dunia. Italia berhasil mengalahkan Jerman dua kali dan dua pertandingan lagi berakhir dengan hasil 0-0. Pada semifinal Piala Dunia 1970 di Meksiko Italia berhasil mengalahkan Jerman Barat 4-3 setelah perpanjangan waktu. Dan 12 tahun kemudian, Italia menang 3-1 atas tim Jerman Barat dalam final di Madrid. Sedangkan dua hasil seri dari kedua tim itu terjadi pada tahap penyisihan grup tahun 1962 di Chile dan di putaran kedua tahun 1978 di Argentina. Kedua pertandingan tersebut berakhir tanpa gol. Lippi pasti tidak akan bisa menurunkan bek tengah Alessandro Nesta, yang terus berjuang mengatasi cedera kunci pahanya. Marco Materazzi akan kembali berlaga setelah diskors untuk menggantikan Andrea Barzaghi bersama dengan kapten Fabio Cannavaro di bagian tengah suatu pertahanan yang setidaknya menyarangkan satu gol dalam lima pertandingan di turnamen itu. Pertandingan final Piala Dunia akan dilangsungkan pada 9 Juli di Berlin antara pemenang pertandingan Jerman lawan Italia dan pemenang pertandingan semifinal lain antara Portugal dan Perancis. Prediksi skor 2-1 untuk kemenangan Jerman.[img=/p/ger_vs_italia.gif][/img]PERKIRAAN TIMJerman (4-4-2): 1-Jens Lehmann; 3-Arne Friedrich, 21-Christoph Metzelder, 17-Per Mertesacker, 16-Philipp Lahm; 19-Bernd Schneider, 18-Tim Borowski, 13-Michael Ballack, 7-Bastian Schweinsteiger 20-Lukas Podolski, 11-Miroslav Klose Pelatih: Juergen Klinsmann Italia (4-3-1-2): 1-Gianluigi Buffon; 19-Gianluca Zambrotta, 23-Marco Materazzi, 5-Fabio Cannavaro, 3-Fabio Grosso; 20-Simone Perrotta, 21-Andrea Pirlo, 8-Gennaro Gattuso; 10-Francesco Totti; 9-Luca Toni, 11-Alberto Gilardino Pelatih: Marcello Lippi Wasit: Benito Archundia (Meksiko) Hakim garis: Jose Ramirez (Meksiko), Hector Vergara (Kanada)HEAD TO HEAD1962: Jerman 0 Vs Italia 0 (Santiago – Piala Dunia 1962) 1970: Italia 4 Vs Jerman 3 (Mexico City - Piala Dunia 1970) 1978: Jerman 0 Vs Italia 0 (Buenos Aires – Piala Dunia 1978) 1982: Italia 3 Vs Jerman 1 (Madrid - Piala Dunia 1982) 1986: Jerman 2 IVs Italia 1 (Avellino) 1987: Jerman 0 Vs Italia 0 (Cologne) 1988: Jerman 1 Vs Italia 1 (Dusseldorf) 1992: Italia 1 Vs Jerman 0 (Turin) 1994: Jerman 2 Vs Italia 1 (Stuttgart) 1995: Jerman 2 Vs Italia 0 (Zurich) 1996: Italia 0 Vs Jerman 0 (Manchester) 2003: Italia 1 Vs Jerman 0 (Stuttgart) 2006: Italia 4 Vs Jerman 1 (Florence)KONDISI TIMJermanPermainan mereka semakin membaik di setiap pertandingan mereka. Kemenangan lawan Argentina benar-benar meningkatkan kepercayaan diri mereka. Salah satu kendala utama Jerman hanya absennya Torsten Frings akibat skorsing tapi mereka masih punya pemain pelapis yang tidak kalah dari segi kualitasnya.ItaliaBerhasil membuktikan ketajaman mereka saat mengalahkan Ukraina di babak perempat final. Pemain andalan mereka Fransesco Totti pun sudah mulai menunjukkan perannya dengan [i]assist[/i] briliannya. Hanya saja Nesta masih belum bisa diturunkan.DATA DAN FAKTA- Jerman belum pernah berhasil mengalahkan Italia dalam empat pertemuan mereka sebelumnya di Piala Dunia. Italia berhasil mengalahkan Jerman dua kali dan dua pertandingan lagi berakhir dengan hasil 0-0.- Jerman memenangkan 7 dari 9 pertandingan internasional mereka. - Jerman berhasil 7 kali mencapai Final Piala Dunia di 16 penampilan mereka di Piala Dunia dan berhasil menang tiga kali (1954, 1974, 1990) dan berpeluang menjadi negara pertama yang berhasil 8 kali mencapai babak final Piala Dunia jika berhasil mengalahkan Italia.- Italia berhasil 3 kali menjadi juara Piala Dunia pada tahun 1934, 1938 dan 1982.- Italia tidak terkalahkan dalam 23 pertandingan internasional mereka. Rekor terpanjang mereka sejak tahun 1939.- Sembilan gol Italia di Piala Dunia 2006 dicetak oleh 8 pemain yang berbeda.- Italia hanya kemasukan satu gol di Piala Dunia 2006 ini dimana itu adalah gol bunuh diri Cristian Zaccardo saat pertandingan lawan AS. (cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Takluk 1-2 dari Mallorca, Alarm Bahaya Performa Mbappe!
Liga Spanyol 5 April 2026, 14:33
-
Maunya Arsenal Apa? Quadruple Batal, Treble Gagal
Liga Inggris 5 April 2026, 13:59
-
Kurang Sabar! Ini Masalah Utama Real Madrid Saat Kalah dari Mallorca
Liga Spanyol 5 April 2026, 11:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13





















KOMENTAR