
Bola.net - Real Madrid kembali menghadapi periode sulit setelah gagal memenuhi ekspektasi musim ini. Situasi tersebut membuat nama calon pelatih baru mulai ramai diperbincangkan.
Di tengah ketidakpastian itu, Luis Enrique justru sedang menikmati masa terbaiknya bersama Paris Saint-Germain. Pelatih asal Spanyol tersebut sukses membawa PSG ke final Liga Champions secara beruntun.
Keberhasilan itu semakin menguatkan status Enrique sebagai salah satu pelatih terbaik dunia saat ini. Banyak pihak menilai taktik dan kepemimpinannya berada di level tertinggi sepak bola Eropa.
Apabila PSG mampu mengalahkan Arsenal di final Liga Champions di Budapest, Enrique akan mencatat sejarah besar. Ia bisa menjadi pelatih kedua yang memenangkan kompetisi itu dalam dua musim beruntun setelah Zinedine Zidane.
Meski Real Madrid sedang membutuhkan sosok baru di kursi pelatih, nama Enrique hampir tidak pernah benar-benar dikaitkan secara serius. Ada sejumlah faktor yang membuat kemungkinan reuni itu dinilai sangat kecil terjadi.
1. Luis Enrique di Real Madrid Akan Jadi Kejutan Besar

Kemungkinan Luis Enrique menangani Real Madrid menjadi bahan pembahasan dalam tayangan sepak bola Spanyol. Topik itu muncul setelah laga semifinal Liga Champions.
Mantan pemain Barcelona, Abelardo, ikut memberikan pandangannya dalam siaran Movistar+. Ia mengaku tidak ingin Luis Enrique melatih Madrid karena menganggapnya sebagai pelatih terbaik.
Abelardo juga menyebut kepindahan tersebut akan menjadi kejutan besar di dunia sepak bola Spanyol. Menurutnya, situasi itu akan sangat mengejutkan mengingat hubungan Luis Enrique dengan Barcelona.
Mantan striker Madrid, Fernando Morientes, memiliki pandangan berbeda. Ia menilai peluang kerja sama itu sangat kecil karena faktor masa lalu Luis Enrique dan sikap presiden Real Madrid, Florentino Perez.
2. Sejarah Panjang di Dua Kubu Rival

Luis Enrique lahir di wilayah Asturias, Spanyol, dan memulai kariernya di akademi Sporting Gijon. Ia mulai menarik perhatian setelah tampil tajam pada musim 1990/91.
Penampilannya membuat Real Madrid merekrutnya pada awal 1990-an. Selama lima musim di Santiago Bernabeu, ia tampil lebih dari 200 kali dan memenangkan La Liga 1995.
Meski cukup sukses, Luis Enrique mengaku jarang merasa dihargai oleh suporter Madrid. Situasi itu menjadi salah satu alasan yang mempengaruhi perjalanan kariernya berikutnya.
Pada 1996, ia pindah ke Barcelona dengan status bebas transfer. Kepindahan tersebut membuatnya masuk dalam daftar pemain yang pernah membela dua rival terbesar di Spanyol.
3. Hubungan dengan Madrid Semakin Memanas

Luis Enrique menghabiskan delapan tahun bersama Barcelona dan berkembang menjadi sosok penting di tim. Ia bahkan dipercaya menjadi kapten serta dianggap sebagai salah satu ikon klub.
Hubungannya dengan Real Madrid semakin memanas karena sering merayakan gol dengan emosional saat laga El Clasico. Enrique tercatat mencetak lima gol melawan mantan klubnya selama membela Barcelona.
Ia juga pernah mengatakan bahwa dicemooh di Santiago Bernabeu menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi pemain Barcelona. Pernyataan itu semakin mempertegas rivalitasnya dengan Madrid.
Ketegangan makin terasa ketika Enrique sukses membawa Barcelona meraih treble sebagai pelatih pada 2015. Bahkan saat menangani timnas Spanyol, ia sempat dituding memiliki bias anti-Madrid karena hanya memanggil sedikit pemain Madrid ke Piala Dunia 2022.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR