
Bola.net - Barcelona harus mengakui ketangguhan Real Madrid dalam duel lanjutan La Liga di Santiago Bernabeu pekan lalu. Tuan rumah menang dengan skor telak 3-1, Blaugrana harus gigit jari.
Pertandingan tersebut tidak berjalan mudah bagi Barca. Tekanan pertandingan sudah begitu besar karena perebutan posisi puncak klasemen sementara. Jadi Barca harus tampil sempurna.
Sayangnya, terlihat jelas bahwa Barca kalah kelas dari Real Madrid di lapangan. Los Blancos bermain sangat efektif dalam memaksimalkan peluang, Barca sempat melawan, tapi akhirnya harus mengaku kalah.
Kekalahan ini kembali mengancam posisi Xavi di kursi pelatih. Paling tidak, ada tiga keputusan Xavi di laga tersebut yang dianggap keliru. Apa saja?
1. Bersikeras mainkan Busquets
Entah apa alasannya, Xavi masih sangat mengandalan Sergio Busquets untuk pos gelandang jangkar Barcelona. Padahal ada banyak pemain yang bisa mengisi posisi tersebut, termasuk Franck Kessie si rekrutan baru.
Busquets memang pernah jadi yang terbaik di posisi tersebut, tapi dia yang sekarang tidak lagi setangguh dahulu. Gelandang senior Spanyol itu kalah gesit dan kalah tangguh dari Toni Kroos sepanjang laga.
Bahkan, Busquets membuat kesalahan langsung dalam prosest terciptanya gol kedua Madrid. Barulah setelah Busquets ditarik dan Frenkie de Jong menggantikan posisinya, permainan Barca sedikit membaik.
2. Andalkan winger yang sama
Xavi tidak hanya ngotot memainkan Busquets, tapi juga bersikeras memainkan Ousmane Dembele dan Raphinha sebagai winger. Padahal, performa dua pemain itu terus menurun dalam beberapa pekan terakhir.
Keputusan Xavi yang satu ini jelas mengundang tanda tanya besar. Pasalnya, Barca punya banyak pemain lain yang bisa mengisi posisi tersebut, seperti Ansu Fati atau bahkan Ferran Torres.
Di laga kemarin, jelas terlihat bahwa Dembele dan Raphinha tidak berkutik menghadapi pertahanan Madrid. Akibatnya, Lewandowski jadi terisolasi seorang diri di lini serang.
3. Pergantian pemain
Xavi juga terlalu lambat membuat pergantian pemain di laga ini. Pedri tampak kelelahan sejak di babak pertama, sepertinya jadwal padat menyulitkannya. Namun, Xavi terlambat menarik dan mengganti Pedri.
Selain itu, Xavi juga menarik Alejandro Balde yang sebenarnya bermain cukup baik dan justru memainkan Jordi Alba. Padahal, performa Alba sejak awal musim ini terus menurun.
Keputusan-keputusan salah Xavi ini akhirnya berdampak merugikan tim. Barca harus mengakui kalah di hadapan sang rival dalam laga krusial di Liga Spanyol.
Klasemen Liga Spanyol
Sumber: Barcelona, Marca
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Hasil Atletico Madrid vs Rayo Vallecano: Skor 1-1
- Thibaut Courtois Harusnya Masuk Tiga Besar Ballon dOr 2022
- Usai Menangkan Ballon d'Or, Karim Benzema: Saya Mau Pensiun di Real Madrid
- Musim Panas 2023, Real Madrid Bakal Bawa Striker Lille ini ke Bernabeu
- Karena Real Madrid, Simeone Tegaskan Atletico tak Bakal Rekrut Cristiano Ronaldo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming La Liga di Vidio: Elche vs Real Madrid Hari Ini, 20 Oktober 2022
Liga Spanyol 19 Oktober 2022, 23:38
-
Masih Ada Vinicius Plus Rodrygo, Real Madrid tak Lagi Inginkan Mbappe?
Liga Spanyol 19 Oktober 2022, 23:33
-
Soal Klausul Rilis Haaland di City, Presiden Madrid: Nggak Tahu
Liga Spanyol 19 Oktober 2022, 20:02
-
Makin Laris! Chelsea Saingi Madrid Dalam Perburuan Striker Lille
Liga Inggris 19 Oktober 2022, 19:34
-
Luis Figo soal El Clasico: Real Madrid Main Lebih Baik, Barcelona Gimana?
Liga Spanyol 19 Oktober 2022, 10:38
LATEST UPDATE
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR