3 Opsi Barcelona untuk Menutup Kekosongan Lamine Yamal

3 Opsi Barcelona untuk Menutup Kekosongan Lamine Yamal
Lamine Yamal mengalami cedera dalam laga Barcelona vs Celta Vigo di La Liga 2025/2026, Kamis (23/4/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Barcelona berada di ambang mempertahankan gelar La Liga dengan hanya enam pertandingan tersisa musim ini. Namun, mereka harus menyelesaikan misi tersebut tanpa pemain kunci, Lamine Yamal.

Cedera hamstring kiri membuat musim Yamal berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Fokus sang pemain kini beralih untuk pulih tepat waktu menuju Piala Dunia 2026.

Gol penalti saat melawan Celta Vigo menjadi kontribusi terakhirnya musim ini. Gol itu juga membantu Barcelona menjaga keunggulan sembilan poin atas Real Madrid di puncak klasemen.

Absennya Yamal jelas menjadi pukulan besar bagi Barcelona. Mereka kini harus mencari cara untuk menggantikan pencetak gol sekaligus pemberi assist terbanyak tim.

1 dari 3 halaman

1. Roony Bardghji Jadi Pengganti Alami

Opsi paling alami untuk menggantikan Yamal adalah Roony Bardghji. Pemain muda ini menjadi pelapis utama di posisi sayap kanan sepanjang musim.

Bardghji menunjukkan potensi besar meski jarang mendapat kesempatan bermain. Ia bahkan sempat mengungkapkan ketidakpuasannya karena minim menit bermain.

Secara gaya bermain, Bardghji memiliki karakter mirip Yamal. Ia piawai dalam dribel dan gemar menusuk ke dalam menggunakan kaki kiri.

Sepanjang musim, ia baru tampil dalam 24 pertandingan dengan tujuh kali menjadi starter. Dari kontribusi golnya, lima di antaranya terjadi saat ia dimainkan sejak awal.

2 dari 3 halaman

2. Memaksimalkan Lini Tengah

Pelatih Hansi Flick juga bisa memilih pendekatan berbeda dengan memperkuat lini tengah. Strategi ini memberi fleksibilitas bagi para gelandang untuk saling bertukar posisi.

Dalam beberapa laga terakhir, Barcelona sudah memainkan empat gelandang sekaligus. Kehadiran Frenkie de Jong yang kembali fit membuka opsi tambahan.

Kombinasi De Jong, Pedri, dan Gavi bisa menjadi fondasi permainan. Sementara Fermin Lopez dan Dani Olmo dapat berperan lebih ofensif.

Pendekatan ini akan membuat permainan lebih terpusat di tengah. Bek sayap seperti Alejandro Balde akan berperan penting dalam memberikan lebar serangan.

3 dari 3 halaman

3. Menunggu Kembalinya Raphinha

Opsi lain adalah menunggu pulihnya Raphinha dari cedera. Pemain Brasil itu diproyeksikan bisa kembali dalam waktu dekat.

Raphinha mengalami cedera hamstring sejak jeda internasional Maret. Ia menargetkan kembali bermain saat El Clasico melawan Real Madrid pada 11 Mei.

Sebelum itu, Barcelona harus menghadapi laga sulit melawan Getafe dan Osasuna. Jika mampu melewati dua laga tersebut, kembalinya Raphinha akan menjadi dorongan besar.

Meski lebih sering bermain di kiri, Raphinha punya pengalaman di kanan. Ia bahkan diperkirakan akan menempati posisi tersebut bersama timnas Brasil di Piala Dunia 2026.

Sumber: Barca Universal


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL