
Bola.net - Barcelona berada di ambang mempertahankan gelar La Liga dengan hanya enam pertandingan tersisa musim ini. Namun, mereka harus menyelesaikan misi tersebut tanpa pemain kunci, Lamine Yamal.
Cedera hamstring kiri membuat musim Yamal berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Fokus sang pemain kini beralih untuk pulih tepat waktu menuju Piala Dunia 2026.
Gol penalti saat melawan Celta Vigo menjadi kontribusi terakhirnya musim ini. Gol itu juga membantu Barcelona menjaga keunggulan sembilan poin atas Real Madrid di puncak klasemen.
Absennya Yamal jelas menjadi pukulan besar bagi Barcelona. Mereka kini harus mencari cara untuk menggantikan pencetak gol sekaligus pemberi assist terbanyak tim.
1. Roony Bardghji Jadi Pengganti Alami
Opsi paling alami untuk menggantikan Yamal adalah Roony Bardghji. Pemain muda ini menjadi pelapis utama di posisi sayap kanan sepanjang musim.
Bardghji menunjukkan potensi besar meski jarang mendapat kesempatan bermain. Ia bahkan sempat mengungkapkan ketidakpuasannya karena minim menit bermain.
Secara gaya bermain, Bardghji memiliki karakter mirip Yamal. Ia piawai dalam dribel dan gemar menusuk ke dalam menggunakan kaki kiri.
Sepanjang musim, ia baru tampil dalam 24 pertandingan dengan tujuh kali menjadi starter. Dari kontribusi golnya, lima di antaranya terjadi saat ia dimainkan sejak awal.
2. Memaksimalkan Lini Tengah
Pelatih Hansi Flick juga bisa memilih pendekatan berbeda dengan memperkuat lini tengah. Strategi ini memberi fleksibilitas bagi para gelandang untuk saling bertukar posisi.
Dalam beberapa laga terakhir, Barcelona sudah memainkan empat gelandang sekaligus. Kehadiran Frenkie de Jong yang kembali fit membuka opsi tambahan.
Kombinasi De Jong, Pedri, dan Gavi bisa menjadi fondasi permainan. Sementara Fermin Lopez dan Dani Olmo dapat berperan lebih ofensif.
Pendekatan ini akan membuat permainan lebih terpusat di tengah. Bek sayap seperti Alejandro Balde akan berperan penting dalam memberikan lebar serangan.
3. Menunggu Kembalinya Raphinha
Opsi lain adalah menunggu pulihnya Raphinha dari cedera. Pemain Brasil itu diproyeksikan bisa kembali dalam waktu dekat.
Raphinha mengalami cedera hamstring sejak jeda internasional Maret. Ia menargetkan kembali bermain saat El Clasico melawan Real Madrid pada 11 Mei.
Sebelum itu, Barcelona harus menghadapi laga sulit melawan Getafe dan Osasuna. Jika mampu melewati dua laga tersebut, kembalinya Raphinha akan menjadi dorongan besar.
Meski lebih sering bermain di kiri, Raphinha punya pengalaman di kanan. Ia bahkan diperkirakan akan menempati posisi tersebut bersama timnas Brasil di Piala Dunia 2026.
Sumber: Barca Universal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Begini Nasib Barcelona Ketika Lamine Yamal Absen
Liga Spanyol 24 April 2026, 20:15
-
Prediksi Getafe vs Barcelona 25 April 2026
Liga Spanyol 24 April 2026, 18:53
-
Wah, Presiden UEFA Sendiri Bingung dengan VAR
Liga Champions 24 April 2026, 18:48
-
Yamal Cedera tapi Raphinha Kembali, Barcelona Boleh Sedikit Lega
Liga Spanyol 24 April 2026, 17:47
LATEST UPDATE
-
Mengapa Selebrasi Lepas Baju Dihukum Kartu Kuning? Ini Sejarah dan Alasannya
Liga Champions 4 November 2026, 19:27
-
Matheus Cunha Terancam Dapat Sanksi Tambahan Usai MU Kalahkan Roma
Liga Champions 4 November 2026, 19:23
-
Prediksi Sunderland vs Dinamo Zagreb 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:20
-
Prediksi Sparta Praha vs Bournemouth 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:00
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Prediksi Crystal Palace vs Hoffenheim 6 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 18:40
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR