Wah, Presiden UEFA Sendiri Bingung dengan VAR

Wah, Presiden UEFA Sendiri Bingung dengan VAR
Kiper Atletico Madrid Juan Musso (kiri) melakukan penyelamatan di hadapan pemain Barcelona Fermin Lopez pada laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Atletico Madrid vs Barcelona, 14 April 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Presiden UEFA, Aleksander Ceferin kembali menyoroti polemik penggunaan VAR dalam sepak bola modern. Ia menilai interpretasi aturan yang ada saat ini kerap membingungkan, bahkan bagi dirinya sendiri.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi di Madrid. Ceferin menyoroti bahwa kebingungan ini tidak hanya dirasakan oleh suporter, tetapi juga oleh pihak yang berada di dalam struktur sepak bola.

Situasi ini menunjukkan bahwa teknologi yang seharusnya membantu kejelasan justru memunculkan pertanyaan baru. Terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan interpretasi aturan, seperti handball.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 2 halaman

Aturan Handball dan VAR Dinilai Membingungkan

Momen selebrasi skuad Atletico Madrid di akhir laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Atletico vs Barcelona di Metropolitano, 15 April 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Momen selebrasi skuad Atletico Madrid di akhir laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Atletico vs Barcelona di Metropolitano, 15 April 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Aleksander Ceferin menegaskan bahwa banyak keputusan dalam sepak bola kini sulit dipahami. Ia bahkan secara terbuka mengakui kebingungannya terhadap beberapa interpretasi aturan.

"Terkadang para pendukung tidak bisa memahami beberapa interpretasi aturan. Saya sendiri sering tidak mengerti," kata Ceferin.

Ia kemudian menyoroti secara spesifik aturan handball yang dinilai paling problematik.

"Misalnya, keputusan handball, tidak ada yang mengerti. Apakah itu penalti? Bukan penalti? Tidak ada yang tahu. Katakanlah handball itu disengaja, bagaimana Anda bisa tahu? Anda bukan seorang psikiater."

Menurut Ceferin, ketidakjelasan ini membuat keputusan di lapangan terasa tidak konsisten. Hal tersebut pada akhirnya berdampak pada persepsi publik terhadap keadilan pertandingan.

2 dari 2 halaman

Durasi VAR dan Inkonsistensi Antar Liga Jadi Sorotan

Selain soal interpretasi aturan, Aleksander Ceferin juga mengkritik lamanya proses VAR dalam mengambil keputusan. Ia menilai intervensi seharusnya hanya terjadi dalam situasi yang benar-benar jelas.

"Kami mencoba menjelaskan kepada wasit bahwa wasit di lapangan adalah yang mengambil keputusan," tegas Ceferin

"Dan hanya jika ada kasus pelanggaran yang jelas, Anda baru boleh melakukan intervensi. Dan bahkan intervensi harus dilakukan dengan cepat. Saya melihatnya di Liga Inggris, kadang laga terhenti 10-15 menit hanya untuk melihat sesuatu."

Ia juga menyoroti perbedaan interpretasi aturan di berbagai liga domestik di Eropa. Menurutnya, wasit yang bertugas di kompetisi Eropa kerap mengambil keputusan berbeda dibanding saat mereka memimpin di liga masing-masing.

"Saya melihat, terkadang wasit yang memimpin di level Eropa membuat keputusan secara berbeda dibanding di liga mereka sendiri."


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL