Menurut pemain Prancis tersebut, Barcelona hingga saat ini masih setia dengan filosofi sepakbola indah. Sementara permainan Madrid sifatnya lebih langsung.
"Barca selalu mencoba untuk memainkan sepakbola indah. Madrid menggunakan taktik yang lebih langsung seperti serangan balik. Barca tahun 2015 tak ubahnya seperti Barcelona era Pep (Guardiola). Para pemain bisa membandingkan sendiri permainan di antara kedua tim tersebut," tutur Abidal pada Cadena SER.
Barcelona kini tengah berada di peringkat dua klasemen sementara La Liga, tertinggal satu poin dari Real Madrid. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rentetan Kesialan Real Madrid di Awal 2015
Liga Spanyol 10 Februari 2015, 22:58
-
Ronaldo Berpesta, Figo Membela
Liga Spanyol 10 Februari 2015, 22:30
-
Mandzukic Girang Atletico Berhasil Pecundangi Madrid
Liga Spanyol 10 Februari 2015, 22:01
-
Ronaldo Tetap Yakin Real Madrid Akan Juara
Liga Spanyol 10 Februari 2015, 18:20
-
Sedang Cedera, Sergio Ramos Malah 'Cetak Gol' di Ranjang?
Bolatainment 10 Februari 2015, 16:04
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR