
Bola.net - Barcelona kembali mendapat sorotan tajam setelah hasil kurang memuaskan di Liga Champions melawan Atletico Madrid. Situasi ini memicu tuntutan perubahan besar dari para penggemar.
Meski masih berada di jalur perebutan gelar LaLiga, tekanan terhadap skuad tetap meningkat. Banyak pihak menilai Barcelona membutuhkan perombakan pada beberapa posisi penting.
Namun di tengah rencana tersebut, muncul satu nama yang dinilai tidak boleh dilepas. Sosok itu adalah Jules Kounde yang menjadi salah satu pemain paling stabil di tim.
Bek asal Prancis itu dianggap sebagai fondasi penting dalam sistem permainan Barcelona. Konsistensinya membuatnya berbeda dari banyak pemain bertahan lain di skuad.
Perjalanan Karier dan Perkembangan Jules Kounde

Kounde memulai karier profesionalnya di Bordeaux setelah menembus tim utama dari akademi. Performanya berkembang pesat hingga menarik perhatian klub besar Eropa.
Sevilla kemudian merekrutnya dan ia langsung menjadi pemain inti. Di sana ia membantu klub meraih gelar Liga Europa musim 2019-20.
Barcelona memboyong Kounde dengan biaya besar karena melihat potensinya sebagai bek modern. Transfer tersebut memperkuat lini belakang Blaugrana secara signifikan.
Perkembangannya menunjukkan konsistensi dari musim ke musim. Hal ini membuatnya dianggap sebagai salah satu bek terbaik di Eropa saat ini.
Peran Penting di Barcelona Era Baru

Di Barcelona, Kounde awalnya dimainkan sebagai bek tengah. Namun ia kemudian lebih sering mengisi posisi bek kanan.
Perubahan posisi tersebut tidak mengurangi kualitas permainannya. Justru ia menjadi lebih aktif dalam membantu serangan.
Di bawah Hansi Flick, Kounde sering naik membantu serangan sayap kanan. Ia juga memberi ruang bagi Lamine Yamal untuk lebih bebas menyerang.
Fleksibilitas ini membuat Barcelona memiliki keseimbangan taktik yang lebih baik. Ia menjadi salah satu pemain paling penting dalam sistem tim.
Statistik dan Konsistensi Jules Kounde

Kounde mencatat rata-rata 58,3 operan akurat per laga di Liga Champions dengan akurasi 92 persen. Statistik ini menunjukkan ketenangan dan kualitas distribusinya.
Ia juga mencatat 2,1 tekel per pertandingan, menjadikannya salah satu yang terbaik di skuad Barcelona. Kontribusi defensifnya sangat konsisten.
Selain itu, ia mencatat 1,2 intersepsi per 90 menit, yang menegaskan kemampuan membaca permainan. Data ini memperlihatkan perannya dalam memutus serangan lawan.
Sejak bergabung pada 2022, ia telah tampil dalam 183 pertandingan untuk Barcelona. Dalam periode yang sama, ia hanya absen 26 laga, menjadikannya salah satu pemain paling fit di skuad.
Alasan Barcelona Harus Mempertahankannya

Di tengah rencana perombakan besar, Kounde dianggap tidak boleh dijual. Usianya yang masih 27 tahun membuatnya berada di puncak performa.
Ia menawarkan kombinasi langka antara konsistensi, fleksibilitas, dan kebugaran. Hal ini sangat penting bagi Barcelona yang sering bermasalah dengan cedera pemain.
Banyak bek lain dalam skuad mengalami inkonsistensi atau cedera, sementara Koundé tetap stabil. Inilah alasan ia disebut sebagai “iron man” Barcelona.
Jika Barcelona ingin menjaga stabilitas jangka panjang, mempertahankan Koundé adalah keputusan wajib. Kehilangannya akan meninggalkan lubang besar di lini pertahanan.
Sumber: Barca Blaugranes
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Barcelona Wajib Mempertahankan Jules Kounde
Liga Spanyol 12 April 2026, 17:38
-
Barcelona Berpotensi Paksa Real Madrid Lakukan Guard of Honour di El Clasico
Liga Spanyol 12 April 2026, 16:30
-
Barcelona Unggul 9 Poin, Hansi Flick Ingatkan La Liga Belum Usai
Liga Spanyol 12 April 2026, 14:02
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Legenda Real Madrid
Liga Spanyol 12 April 2026, 03:55
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR