Bola.net - Arturo Vidal menyampaikan kritik pedas terhadap Barcelona. Menurutnya, klubnya tersebut tidak bertingkah selayaknya tim papan atas.
Vidal merupakan salah satu saksi atas kekalahan memalukan Barcelona di babak perempat final Liga Champions beberapa pekan yang lalu. Seperti yang diketahui, Barcelona tumbang dengan skor telak 2-8.
Gelandang asal Chile tersebut tak berdaya melihat timnya dibantai sedemikian rupa. Sama halnya waktu Barcelona harus merelakan trofi La Liga lepas dari genggamannya hingga jatuh ke tangan Real Madrid.
Ya, sebelum pandemi Covid-19 membuat kompetisi berhenti, Barcelona sempat bertengger di puncak klasemen. Sayangnya beberapa hasil buruk di era comeback membuat klub berjuluk Blaugrana tersebut turun ke peringkat kedua.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Seperti Tim Papan Atas
Banyak yang menduga kalau penyebab serangkaian kegagalan ini disebabkan oleh Quique Setien. Mantan pelatih Real Betis itu sendiri telah dipecat oleh Barcelona beberapa hari setelah kekalahan atas Bayern Munchen.
Namun Vidal tidak merasa demikian. Menurutnya, apa yang dilakukan Barcelona saat ini tidak mencerminkan bagaimana sebuah tim besar seharusnya bertindak.
"Barcelona telah melakukan hal yang tidak cocok dengan tim level papan atas. Pada akhirnya, anda menyadari ini saat anda berhadapan dengan tim yang terorganisir," ujarnya kepada La Tercera.
"[Saat menghadapi] tim yang memiliki mentalitas pemenang, dengan pemain yang secara fisik sudah siap dan punya rencana permainan yang kuat. Sangat berat saat anda lemah di dalam kepala dan energi - itu terjadi pada kami," lanjutnya.
Mengubah Cara Berpikir
Ia merasa kalau Barcelona memiliki banyak PR yang harus dituntaskan segera. Salah satunya adalah dengan mengubah pola pikir yang sudah usang.
"Pertama-tama Barcelona harus mengubah cara berpikirnya karena sepakbola telah berevolusi. DNA ditinggalkan dan tim lain berimprovisasi pada aspek lain," tambahnya.
"Di zaman sekarang, sepak bola lebih mengandalkan fisik, lebih kepada kekuatan dan kecepatan, kemampuan teknis terkadang menjadi nomor dua. Barcelona punya banyak hal yang harus diubah."
"Sebuah klub, yang saya pikir terbaik di dunia, tak boleh punya 13 pemain profesional dan sisanya anak muda. Bukan karena mereka tidak pantas berada di sini, namun mereka diharuskan bersaing dengan yang terbaik serta yang harus bermain," pungkasnya.
(Marca)
Baca Juga:
- Salip Chelsea, Arsenal Terdepan Dapatkan Philippe Coutinho
- Lionel Messi Tidak Disarankan Pindah ke Manchester City, Lebih Baik PSG
- Kontrak Lionel Messi di Man City: 5 Tahun, Berkali-kali Lipat dari Cristiano Ronaldo
- Waduh, Klausul Rp12 Triliun Lionel Messi Sudah Kadaluarsa?
- Lionel Messi Menyusun Siasat Meninggalkan Barcelona Sejak Juli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bernat Dukung Messi Bertahan di Barcelona, Demi Apa?
Liga Spanyol 31 Agustus 2020, 23:20
-
Sadio Mane Diincar Barcelona, Liverpool Minta Bayaran Rp1.7 Triliun
Liga Inggris 31 Agustus 2020, 22:47
-
Prediksi Robertson Soal Jumlah Gol Messi di EPL: Bakal Pecah Rekor!
Liga Inggris 31 Agustus 2020, 22:16
-
Sepupu Messi Akui La Pulga tak Bahagia di Barcelona dan Bakal Cocok di Man City
Liga Spanyol 31 Agustus 2020, 21:30
-
Here We Go! Rakitic Segera Tinggalkan Barcelona, Balik ke Sevilla
Liga Spanyol 31 Agustus 2020, 20:28
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 9 April 2026, 08:01
-
Gerakan Ikonik Virgil van Dijk Muncul Lagi
Liga Champions 9 April 2026, 07:38
-
Liga Champions 9 April 2026, 06:34

-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR