Bola.net - Superstar Barcelona Lionel Messi dijadikan sebagai False Nine oleh Josep Guardiola sebagai taktik untuk kejutkan dan kalahkan Real Madrid.
Di awal karirnya di Barcelona, Messi sering dijadikan sebagai seorang winger. Entah itu di sisi kanan atau kiri.
Namun pada akhirnya ia sering dimainkan di sisi sayap kanan. Dengan demikian, Messi bisa menusuk masuk dan memiliki banyak opsi dengan kaki kirinya pada bola.
Ia juga sesekali dijadikan sebagai penyerang tengah. Akan tetapi La Pulga kemudian berevolusi dengan memainkan peran sebagai False Nine.
Taktik untuk Kalahkan Madrid
Lionel Messi tampil dengan apik dalam posisi tersebut. Taktik itu kemudian menjadi populer di dalam dunia sepak bola.
Pemain berusia 32 tahun itu lantas menceritakan awal mula dirinya memainkan peran tersebut. Ia mengaku Josep Guardiola merancang taktik tersebut untuk mengalahkan Real Madrid.
“Saya ingat itu mengejutkan saya karena ia memanggil saya ke kantornya di pusat latihan sehari sebelum pertandingan,” kenangnya pada DAZN.
“Ia mengatakan kepada saya bahwa ia telah menonton banyak pertandingan Real Madrid, seperti yang selalu ia lakukan dengan semua lawannya, bahwa ia telah berbicara dengan Tito [Vilanova] dan bahwa mereka berpikir untuk membuat saya bermain sebagai False Nine," bebernya.
Kejutan yang Berhasil
Lionel Messi menjelaskan, Josep Guardiola memakai taktik itu untuk menciptakan lubang di area tengah pertahanan lawan. Dengan demikian, hal itu bisa membuat kedua pemain di sisi sayap memiliki ruang untuk bergerak masuk dan mencetak gol.
“Mereka akan membuat [Samuel] Eto'o dan [Thierry] Henry bermain melebar dan saya akan bermain sebagai False Nine, untuk turun ke bawah dengan para gelandang," tuturnya.
“Idenya adalah bahwa bek tengah akan mengikuti saya, meninggalkan ruang bagi dua pemain cepat untuk berlari di belakang mereka. Bahkan, ada gol bagus yang dicetak oleh Henry yang diciptakan seperti itu. Itu adalah kejutan bagi kami dan bagi Real Madrid," serunya.
Tidak Canggung
Lionel Messi mengaku meski ikut terkejut dengan peran baru itu, namun ia tidak memainkanya dengan canggung. Sebab ia pernah memiliki pengalaman bermain di posisi yang nyaris sama sebelumnya.
Saat masih di Argentina, ia sering dimainkan tepat di belakang striker. Selain itu ia juga pernah bermain sebagai gelandang serang dalam formasi diamond.
“Saya ingat dalam pertandingan itu kami memiliki banyak penguasaan bola. Kami sepertinya selalu memiliki satu pemain lagi di tengah lapangan dan saya, meskipun tidak pernah bermain sebagai penyerang tengah, sudah tahu posisi itu karena ini tentang memulai dari yang lebih dalam untuk maju tanpa menjadi penyerang tengah yang tetap. Jadi itu juga bukan perubahan besar bagi saya,” seru Messi.
Dalam beberapa musim belakangan ini, Lionel Messi tak lagi sering dijadikan False Nine di Barcelona. Ia lebih sering dikembalikan ke posisinya di sayap kanan.
(dazn)
Baca Juga:
- Lionel Messi yang Tetap Sabar Meski Dikasari Lawan
- Mencetak Gol Bukan Lagi Prioritas Lionel Messi
- Bukan Ramos Atau Van Dijk, Ini Lawan Paling Tangguh yang Pernah Dihadapi Messi
- Quique Setien Pelatih yang Sempurna Bagi Barcelona
- Perubahan Positif Terlihat di Barcelona Meski Setien Belum Bekerja Sama Sekali
- Termasuk Lawan Liverpool, Ini Lima Laga yang Buat Barcelona Pecat Valverde
- Reaksi Lionel Messi Atas Pemecatan Ernesto Valverde
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cerita Madrid yang Paksa Mariano Diaz Lepas Jersey Nomor Tujuh Demi Hazard
Liga Spanyol 15 Januari 2020, 23:30
-
Hazard Akui Sedikit Tidak Bahagia di Bawah Asuhan Conte dan Sarri
Liga Spanyol 15 Januari 2020, 22:53
-
Awal Mula Messi Dijadikan False Nine: Demi Kalahkan Madrid
Liga Spanyol 15 Januari 2020, 21:26
-
Paul Pogba Mantapkan Hati Tinggalkan Manchester United
Liga Inggris 15 Januari 2020, 20:40
-
Tidak Terpakai, Striker Real Madrid Ini Hengkang ke Portugal
Liga Spanyol 15 Januari 2020, 18:00
LATEST UPDATE
-
Hansi Flick Sudah Tentukan Posisi Karim Adeyemi di Lini Serang Barcelona
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 18:35
-
Usai Carlos Baleba, Manchester United Kejar Pemain Barcelona Ini?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:20
-
Mampukah Arsenal Pertahankan Gelar Premier League?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:00
-
Yan Diomande Ceritakan Momen Jose Mourinho Bangun Pukul 5 Pagi Demi Dirinya
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 17:59
-
4 Pertanyaan Besar untuk Barcelona Jelang Musim 2026/2027
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 17:23
-
Prediksi Frosinone vs Juventus, 23 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 17:05
-
Michael Carrick Ungkap Kondisi Marcus Rashford: Siap Tampil untuk MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:46
-
Prediksi Newcastle vs Liverpool 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:20
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Coventry City: Havertz Starter?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:10
-
Crystal Palace Sepakat Datangkan Bek Chelsea
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 15:34
-
Tottenham Sepakat Transfer Savinho dari Man City, Tembus 75 Juta Pounds
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:21
-
Prediksi Manchester City vs Bournemouth 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:00
-
2 Klub Premier League Dekati Gabriel Jesus, Arsenal Siap Lepas?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:52
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR