Bola.net - Neymar disebut layak dianggap sebagai korban dalam saga transfer kepulangan ke Barcelona dewasa ini. Kritik keras fans PSG terhadap Neymar sudah merusak ketenangannya bermain sepak bola.
Pandangan ini disampaikan oleh Patrice Evra, yang menyesali kemerosotan karier Neymar. Dia tahu Neymar tidak bisa memberikan permainan terbaiknya karena tidak lagi merasa dicintai.
Kini, Neymar semakin dekat dengan pintu keluar PSG. Mau tak mau dia berada di posisi sulit. Di satu sisi, transfer Neymar berjalan alot. Di sisi lain, dia tidak bisa kembali diterima fans PSG.
Evra pun yakin jalan terbaik bagi Neymar adalah pulang ke Barcelona. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Dicintai
Bagi Evra, permasalahan Neymar ini berpusat pada aura negatif yang menaunginya. Neymar dianggap gagal memenuhi ekspektasi, akibatnya dia terus berada di bawah tekanan. Perlahan-lahan, Neymar berubah dari pahlawan menjadi sosok yang dibenci.
"Sederhana, pesepak bola harus merasa dicintai. Ketika Anda menghadapi terlalu banyak serangan negatif, Anda akan pergi. Ada orang-orang dan mungkin media yang menggunakan ucapan negatif itu, yang mengkritik Neymar terlalu banyak diving dalam pertandingan," tutur Evra kepada Goal internasional.
"Mereka menciptakan semua kebencian di sekitar Neymar, tapi Neymar adalah pria baik. Dia sudah memberikan banyak hal untuk Paris."
Masih Membutuhkan
Lebih lanjut, meski kepergian Neymar tak lagi bisa ditahan, Evra yakin sebenarnya PSG bakal merugi jika ditinggal Neymar. Sebaliknya, karier Neymar bakal membaik bersama Barcelona.
"Lalu, saya katakan pada Anda, kita bicara soal Neymar, tetapi ketika Neymar tidak bermain di Liga Champions. PSG tidak melaju lebih jauh. Neymar tidak bermain pada dua semifinal. Neymar terlalu penting bagi PSG," lanjut Evra.
"Saya tidak tahu apakah PSG akan kehilangan Neymar, tapi jika demikian, mereka bakal kehilangan pemain hebat. Dan jika dia benar pulang ke Barcelona, dia akan kembali jadi pemain sehebat dahulu," tandasnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- Jadwal La Liga Pekan Ini, Osasuna vs Barcelona dan Villarreal vs Real Madrid
- Beginilah Derita Pelatih Ketika Pemain Terbaiknya Diincar Barcelona dan Real Madrid
- Perasaan Gerard Pique Kenang Karir di Manchester United: Menyenangkan
- Putri Luis Enrique Meninggal Dunia di Usia 9 Tahun karena Kanker Tulang
- Masuk Grup Neraka Liga Champions, Begini Reaksi Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Belum Sepakati Transfer Neymar
Liga Spanyol 30 Agustus 2019, 15:40
-
Barcelona Datang Ketika Neymar Tidak Lagi Dicintai
Liga Spanyol 30 Agustus 2019, 15:30
-
From Hero to Zero: Gagal di PSG, Neymar Dikecam Seperti Pembunuh
Liga Spanyol 30 Agustus 2019, 14:30
-
Beginilah Derita Pelatih Ketika Pemain Terbaiknya Diincar Barcelona dan Real Madrid
Liga Spanyol 30 Agustus 2019, 13:30
-
Barcelona Untung, Ini Isyarat Real Madrid Mundur dari Pemburuan Neymar
Liga Spanyol 30 Agustus 2019, 09:40
LATEST UPDATE
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
KapanLagi Korea dan Kkuljaem Rayakan Kemerdekaan lewat Kelas Bahasa Korea Interaktif
Lain Lain 18 Agustus 2026, 16:42
-
Uji Coba RANS Nusantara vs Arema FC di Kanjuruhan, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 15:55
-
Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 15:44
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR