Barcelona Masih Butuh Bek Tengah Kidal? Ini 3 Kandidat Potensialnya

Barcelona Masih Butuh Bek Tengah Kidal? Ini 3 Kandidat Potensialnya
Pemain Prancis Kylian Mbappe (kanan) menggiring bola dikejar pemain Spanyol Aymeric Laporte di depan gawang Unai Simon dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol di Arlington, Texas, dekat Dallas, Selasa, 14 Juli 2026 (c) AP Photo/Julio Cort

Bola.net - Barcelona kembali menghadapi persoalan yang sama dalam beberapa musim terakhir, yakni pertahanan yang belum cukup kuat untuk menjaga keunggulan di fase penting Liga Champions. Kekalahan dari PSG, Inter Milan, dan Atletico Madrid dalam tiga musim beruntun memperlihatkan betapa mahalnya kesalahan kecil di lini belakang.

Kepergian Inigo Martinez dan Ronald Araujo yang kini dipinjamkan ke Liverpool membuat kebutuhan tersebut semakin terasa. Jika Alejandro Balde juga meninggalkan klub, Barcelona punya alasan lebih kuat untuk mencari bek tengah berkaki kiri yang mampu bermain dalam garis pertahanan tinggi.

Hansi Flick dan Deco menginginkan pemain yang cepat, agresif, nyaman menguasai bola, serta mampu menjaga jarak antarlini ketika tim bermain jauh dari kotak penalti. Dari sejumlah opsi yang tersedia, Aymeric Laporte, Castello Lukeba, dan Natan memiliki karakter yang paling mendekati kebutuhan tersebut.

1 dari 4 halaman

Aymeric Laporte, Opsi Berpengalaman

Laporte menawarkan pengalaman sekaligus kepemimpinan yang sulit didapat dari bek muda. Ia juga sudah memiliki koneksi dengan Pau Cubarsi setelah keduanya tampil bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia dan hanya kebobolan sekali dalam delapan pertandingan.

Akan tetapi, peluang transfer ini sangat sulit karena Athletic Bilbao baru merekrutnya pada September lalu dan masih terikat kontrak hingga 2028. Barcelona juga harus menyiapkan dana sekitar 80 juta euro (Rp1,65 triliun) jika benar harga tersebut menjadi tuntutan Bilbao.

2 dari 4 halaman

Lukeba dan Natan Punya Profil Berbeda

Castello Lukeba menjadi opsi menarik untuk jangka panjang karena usianya masih muda dan pengalamannya di level elite terus bertambah. Bek RB Leipzig itu sudah mencatat lebih dari 80 penampilan di Bundesliga serta 12 pertandingan Liga Champions, dengan tingkat akurasi umpan di atas 90 persen pada musim lalu.

Lukeba juga memiliki kecepatan dan kemampuan membawa bola yang cocok dengan pendekatan Flick, tetapi Leipzig tidak berada dalam posisi harus menjualnya. Nilainya diperkirakan sekitar 60 juta euro (Rp1,24 triliun), sementara kontraknya masih berlaku hingga 2029.

Natan menawarkan solusi yang lebih ekonomis dibandingkan dua kandidat lainnya. Bek Real Betis itu diperkirakan bernilai 25-30 juta euro (Rp515,8-618,9 miliar), serta memiliki kombinasi kecepatan, kemampuan duel udara, distribusi bola, dan agresivitas yang sesuai dengan kebutuhan lini belakang Barcelona.

3 dari 4 halaman

Rodri Membantu, tetapi Bukan Jawaban Utama

Kedatangan Rodri memang dapat mengurangi tekanan terhadap lini belakang Barcelona karena gelandang tersebut mampu turun mendekati bek, mengontrol tempo, dan membantu tim keluar dari tekanan. Namun, kehadirannya tidak menghilangkan kebutuhan terhadap bek tengah yang mampu memenangkan duel udara dan melakukan tekel ketika struktur pertahanan sudah terbuka.

Oleh karena itu, Barcelona tetap membutuhkan tambahan bek jika ingin memperbaiki masalah yang berulang di Liga Champions. Laporte memberikan pengalaman, Lukeba menawarkan prospek jangka panjang, sedangkan Natan bisa menjadi pilihan dengan biaya yang lebih terjangkau.

Akan tetapi, keputusan akhir tidak hanya bergantung pada kualitas pemain, tetapi juga kondisi finansial dan kebutuhan skuad setelah bursa transfer berjalan. Jika Barcelona mencari perpaduan kemampuan, usia, dan harga, Natan tampak sebagai opsi paling realistis sementara Lukeba menjadi investasi paling menarik untuk masa depan.

Sumber: Barca Blaugranes

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL