Bola.net - Raksasa La Liga Barcelona telah resmi menunjuk Ronald Koeman sebagai pelatih barunya, Rabu (19/08/2020) siang waktu setempat.
Koeman ditunjuk untuk mengisi posisi yang kosong. Sebelumnya pos tersebut ditempati oleh Quique Setien.
Eks pelatih Real Betis itu didepak lantaran gagal membawa Lionel Messi dkk juara La Liga. Ia juga gagal menghindarkan Barcelona dari kekalahan memalukan atas Bayern Munchen di perempatfinal Liga Champions 2019-20.
Koeman sendiri sebelumnya masih berstatus sebagai pelatih Timnas Belanda. Alhasil agar bisa menjadi pelatih Barcelona, ia harus memutus kontraknya dengan skuat Oranje.
Pernyataan Resmi Barcelona
Barcelona mengumumkan pernyataan melalui situs resminya. Mereka hanya mengontrak Ronald Koeman selama dua musim saja.
🙌 Welcome home, @RonaldKoeman!
— FC Barcelona (@FCBarcelona) August 19, 2020
💙❤️ #KoemanCuler
"FC Barcelona dan Ronald Koeman telah mencapai kesepakatan agar pelatih asal Belanda itu mengambil alih sebagai pelatih tim utama hingga 30 Juni 2022."
Presentasi dan konferensi pers selanjutnya untuk pelatih Barca yang baru akan berlangsung di hari yang sama. Rencananya perkenalan sang pelatih itu akan digelar mulai pukul 18.00 waktu setempat di Auditori 1899.
Pengalaman Melatih Ronald Koeman
Legenda blaugrana, pahlawan Wembley, orang yang memberi Barcelona kemenangan pertama mereka di Piala Eropa kembali ke Camp Nou. Kali ini, bagaimanapun, ia akan melakukannya sebagai pelatih karena pria asal Belanda itu membawa lebih dari 20 tahun pengalaman sebagai manajer dan delapan trofi di CV-nya. Ronald Koeman datang ke FC Barcelona setelah melatih di Premier League, La Liga, Liga Belanda, Liga Portugis dan juga di pentas internasional bersama Belanda.
Koeman memulai karir kepelatihannya di FC Barcelona sebagai asisten pelatih tim utama. Ia kemudian menjabat sebagai pelatih Barca B pada musim 1998-99.
Musim berikutnya ia pergi ke Vitesse di mana ia tinggal sampai 2001 ketika ia pindah ke Ajax Amsterdam di mana ia memenangkan dua gelar liga, Piala Belanda dan Piala Super Belanda. Pada tahun 2005 ia pindah ke Portugal dan Benfica dimana ia memenangkan Piala Super Portugal. Koeman kemudian kembali ke Belanda pada 2006 ketika ia mengambil alih PSV Eindhoven, memenangkan gelar Eredivisie lagi pada 2007.
Setelah sukses dengan PSV ia kembali ke Spanyol dan Valencia, memenangkan Copa del Rey. Itu diikuti dengan kembali ke negara asalnya sekali lagi di mana ia memenangkan Piala Super 2009 bersama AZ Alkmaar sebelum melatih Feyenoord antara 2011 dan 2014.
Ronald Koeman menuju Premier Legue untuk musim 2014-15 bersama Southampton sebelum pindah ke Everton di 2016 di mana ia menghabiskan 18 bulan. Pada 2018 ia mengambil alih sebagai pelatih timnas Belanda sebelum kembali ke FC Barcelona sebagai pelatih.
(FC Barcelona)
Berita Barcelona Lainnya:
- Ronald Koeman Ingin Depak Lionel Messi itu Hoax Belaka!
- Diincar MU, Apakah Barcelona akan Jual Ousmane Dembele?
- Tak Dibutuhkan Barcelona, Luis Suarez Pindah ke Ajax Amsterdam?
- 5 Langkah Jitu yang Harus Dilakukan Barcelona untuk Keluar dari Keterpurukan
- Statistik 10 Pemain Barcelona yang Kabarnya Bakal Ditendang Ronald Koeman, Layak Dijual?
- 5 Aksi Balas Dendam Sadis Pemain Pinjaman pada Klub Induknya, Salah Satunya Coutinho
- 3 Perkiraan Formasi Barcelona di Bawah Komando Ronald Koeman
- Bayern Munchen Akan Hadapi Lyon Seperti Melawan Barcelona
- 4 Transfer Impian Lionel Messi yang Belum Mampu Diwujudkan Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Anjlok, Rivaldo Prediksi Bartomeu Bakal Kehilangan Jabatannya
Liga Spanyol 19 Agustus 2020, 21:52
-
Josep Maria Bartomeu: Barcelona Mustahil Pulangkan Neymar
Liga Spanyol 19 Agustus 2020, 21:20
-
Versi Xavi, Ini Tiga Posisi yang Harus Dibenahi Manchester City Musim Depan
Liga Inggris 19 Agustus 2020, 21:16
-
Ketimbang ke MU, Donny van de Beek Disarankan Ikut Koeman ke Barcelona
Liga Inggris 19 Agustus 2020, 21:00
-
Ronald Koeman: Semua Orang Tahu Barcelona Klub Impian Saya
Liga Spanyol 19 Agustus 2020, 19:50
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR