Barcelona Sudah Cetak 26 Gol dalam 6 Laga, padahal Tanpa 'Nomor 9' Murni

Barcelona Sudah Cetak 26 Gol dalam 6 Laga, padahal Tanpa 'Nomor 9' Murni
Skuad Barcelona merayakan gol Lamine Yamal ke gawang Feyenoord, Kamis (10/9/2026) (c) FC Barcelona Official

Bola.net - Barcelona menunjukkan produktivitas luar biasa pada awal musim 2026/2027. Tim racikan Hansi Flick itu seperti tidak pernah kehabisan cara untuk membobol gawang lawan.

Lima pertandingan pertama La Liga berhasil mereka lalui dengan kemenangan sempurna, termasuk ketika menundukkan Levante 4-2. Hasil tersebut membuat Barcelona tetap kokoh sendirian di puncak klasemen dengan lima kemenangan dari lima laga.

Namun, bukan hanya rekor sempurna yang membuat performa Barcelona mencuri perhatian. Lini depan Blaugrana telah menghasilkan 21 gol dalam lima pertandingan La Liga, atau rata-rata lebih dari empat gol setiap laga.

Jika ditambah kemenangan 5-1 atas Feyenoord di Liga Champions, Barcelona sudah mengoleksi 26 gol hanya dalam enam pertandingan. Menariknya, produktivitas tersebut hadir ketika Flick tidak memiliki penyerang tengah murni atau nomor 9 tradisional dalam skuadnya.

1 dari 3 halaman

Barcelona Punya Banyak Sumber Gol

Skuad Barcelona merayakan gol Lamine Yamal ke gawang Levante, Minggu (13/9/2026) (c) AP Photo/Alberto Saiz

Skuad Barcelona merayakan gol Lamine Yamal ke gawang Levante, Minggu (13/9/2026) (c) AP Photo/Alberto Saiz

Ketergantungan pada satu pencetak gol utama tidak terlihat dalam permainan Barcelona pada awal musim ini. Tanggung jawab mencetak gol justru tersebar di antara pemain depan dan gelandang serang sehingga lawan memiliki lebih banyak pemain yang harus diantisipasi.

Raphinha menjadi pemain paling produktif dengan torehan delapan gol dan tiga assist. Di belakangnya, Lamine Yamal telah mengemas tujuh gol dan dua assist, sedangkan Fermin Lopez menyumbangkan empat gol serta dua assist.

Anthony Gordon juga memberikan kontribusi penting melalui empat assist. Sementara itu, Karim Adeyemi telah menyumbangkan tiga gol dan satu assist untuk melengkapi produktivitas lini serang Barcelona.

Secara keseluruhan, lima pemain tersebut telah menghasilkan total 26 kontribusi gol dalam enam pertandingan. Sebaran angka itu memperlihatkan bahwa Barcelona tidak memiliki satu jalur tunggal untuk menciptakan ancaman di area pertahanan lawan.

2 dari 3 halaman

Tanpa Nomor 9 Murni, Ketajaman Tetap Terjaga

Raphinha merayakan golnya di laga Barcelona vs Feyenoord, Kamis (10/9/2026) (c) AP Photo/Emilio Morenatti

Raphinha merayakan golnya di laga Barcelona vs Feyenoord, Kamis (10/9/2026) (c) AP Photo/Emilio Morenatti

Lamine Yamal menjadi salah satu contoh bagaimana fleksibilitas lini depan Barcelona bekerja. Pemain tersebut bisa menciptakan peluang dari sisi sayap sekaligus menusuk langsung ke kotak penalti, sementara Raphinha menjadi sumber utama gol dan assist.

Fermin Lopez memberikan ancaman yang lebih langsung dari lini tengah. Di sisi lain, Gordon dan Adeyemi menghadirkan pilihan tambahan dalam serangan sehingga Flick memiliki keleluasaan melakukan rotasi tanpa harus mengorbankan ketajaman tim.

Situasi tersebut membuat absennya penyerang tengah murni tidak menjadi masalah besar bagi Barcelona. Aliran gol tetap terjaga karena para pemain depan berbagi tanggung jawab untuk menjadi sumber ancaman.

Jika konsistensi itu mampu dipertahankan, Barcelona memiliki fondasi serangan yang sangat beragam untuk menjalani persaingan musim 2026/2027.

Sumber: Barca Universal


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL