Barcelona Terancam Kehilangan 7 Gelar Eropa jika Terbukti Bersalah dalam Kasus Negreira

Barcelona Terancam Kehilangan 7 Gelar Eropa jika Terbukti Bersalah dalam Kasus Negreira
Starting XI Barcelona saat menghadapi Sevilla di jornada 7 La Liga 2026/2027 (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Barcelona kembali menghadapi sorotan setelah kasus pembayaran kepada mantan wakil presiden Komite Wasit RFEF, Jose Maria Enriquez Negreira, kembali menjadi perhatian. UEFA telah menerima dokumen baru terkait perkara tersebut setelah Real Madrid mengirimkan berkas yang disebut berisi bukti dan kesaksian.

Barcelona diketahui membayar lebih dari 7 juta euro kepada perusahaan milik Negreira dalam periode 2001 hingga 2018. Klub Catalan tersebut menegaskan pembayaran itu berkaitan dengan laporan dan konsultasi mengenai wasit, bukan untuk memengaruhi keputusan pertandingan.

Kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan dan Barcelona belum dinyatakan bersalah. Jika UEFA nantinya menemukan adanya pelanggaran yang dapat dikenai sanksi, gelar yang berada dalam kewenangan badan sepak bola Eropa tersebut berpotensi ikut dipersoalkan.

AS melaporkan bahwa Real Madrid meminta Barcelona dikenai sanksi atas gelar yang diraih selama periode pembayaran kepada Negreira. Namun, potensi pencabutan gelar domestik dan Eropa harus dibedakan karena kewenangan masing-masing kompetisi tidak sama.

1 dari 4 halaman

4 Gelar Liga Champions Barcelona Masuk Periode Kasus

Skuad Barcelona merayakan gol Raphinha ke gawang Sevilla, Minggu (20/9/2026) (c) AP Photo/Jose Breton

Skuad Barcelona merayakan gol Raphinha ke gawang Sevilla, Minggu (20/9/2026) (c) AP Photo/Jose Breton

Barcelona meraih sejumlah trofi besar sepanjang periode 2001 hingga 2018. Di ajang Liga Champions, klub tersebut memenangkan empat gelar pada musim 2005-06, 2008-09, 2010-11, dan 2014-15.

Empat gelar tersebut merupakan bagian dari lima trofi Liga Champions yang pernah diraih Barcelona sepanjang sejarah. Gelar terakhir mereka di kompetisi tersebut datang pada musim 2014-15 ketika Barcelona menjadi juara setelah mengalahkan Juventus di final.

Selain Liga Champions, Barcelona juga tiga kali memenangkan Piala Super UEFA dalam periode yang sama. Trofi tersebut diraih pada musim 2009-10, 2011-12, dan 2015-16 setelah keberhasilan mereka menjuarai kompetisi Eropa sebelumnya.

2 dari 4 halaman

UEFA Punya Kewenangan Menjatuhkan Sanksi

Pemain Barcelona Joao Cancelo (tengah) merayakan gol bersama Rodrigo dan Raphinha dalam pertandingan La Liga kontra Racing Santander, Kamis (17/9/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Pemain Barcelona Joao Cancelo (tengah) merayakan gol bersama Rodrigo dan Raphinha dalam pertandingan La Liga kontra Racing Santander, Kamis (17/9/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

UEFA memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi terhadap Barcelona jika klub tersebut terbukti melakukan pelanggaran yang masuk dalam ranah regulasi mereka. Salah satu konsekuensi yang disebut dalam sumber adalah kemungkinan larangan tampil di Liga Champions selama satu musim serta pencabutan trofi yang dimenangkan dalam kompetisi UEFA.

Jika sanksi tersebut benar-benar dijatuhkan, empat gelar Liga Champions dan tiga Piala Super UEFA Barcelona berada dalam lingkup kompetisi yang dapat dipersoalkan. Namun, belum ada keputusan bahwa Barcelona akan kehilangan gelar-gelar tersebut karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Presiden UEFA Aleksander Ceferin sebelumnya menyebut kasus Negreira sebagai persoalan yang sangat serius. "Saya telah diberi informasi dan situasinya sangat serius. Sangat serius, menurut saya, sehingga menjadi salah satu kasus paling berat yang pernah saya lihat dalam sepak bola," ujar Ceferin pada 2023.

3 dari 4 halaman

Gelar Domestik Barcelona Berada dalam Situasi Berbeda

Pemain Barcelona Gabriel Jesus (kanan) merayakan gol dalam laga La Liga Spanyol antara Barcelona vs Racing Santander di Barcelona, Spanyol, Rabu, 16 September 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Pemain Barcelona Gabriel Jesus (kanan) merayakan gol dalam laga La Liga Spanyol antara Barcelona vs Racing Santander di Barcelona, Spanyol, Rabu, 16 September 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Barcelona juga memenangkan banyak gelar domestik selama periode 2001 hingga 2018, termasuk sembilan trofi La Liga, enam Copa del Rey, dan tujuh Piala Super Spanyol. Namun, gelar-gelar tersebut tidak berada di bawah kewenangan UEFA.

Ceferin sebelumnya menjelaskan bahwa persoalan di tingkat La Liga telah melewati batas waktu untuk menimbulkan konsekuensi kompetitif. Sementara itu, proses terkait kasus tersebut masih berjalan di tingkat kejaksaan sipil Spanyol.

Karena itu, potensi pencabutan gelar Barcelona tidak bisa langsung diterapkan terhadap seluruh trofi yang diraih klub selama periode tersebut. Untuk saat ini, yang menjadi perhatian utama dalam konteks UEFA adalah kemungkinan sanksi terhadap Barcelona dan dampaknya terhadap gelar Eropa yang mereka menangi.

Sumber: Sports Illustrated

4 dari 4 halaman

Klasemen La Liga


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL