
Bola.net - - Barcelona akan menjalani derby Catalan melawan Espanyol dalam ajang LaLiga di SCTV pada Sabtu (30/3/2019) malam WIB. Pertandingan itu akan digelar di markas Barcelona, Camp Nou.
Pada pertemuan pertama musim ini, Blaugrana menang 4-0 di markas Espanyol. Gol dari Lionel Messi (2), Ousmane Dembele dan Luis Suarez memastikan tim asuhan Ernesto Valverde mencuri tiga poin di stadion RCDE Stadium.
Barcelona akan menjamu Espanyol sebagai pimpinan klasemen La Liga. Mereka saat ini tengah unggul 10 poin dari rival terdekatnya Atletico Madrid.
Karenanya, Barcelona tentunya tidak ingin melepas pertandingan ini begitu saja. Sebab, kemenangan pasti akan membuat mereka semakin dekat dengan gelar juara.
Sementara itu, Espanyol sepertinya siap memberikan kejutan kepada Barcelona. Mereka juga ingin meraih hasil yang bagus di Camp Nou untuk memperbaiki posisi mereka karena tengah berada di peringkat ke-13.
Mengingat Barcelona dan Espanyol telah didirikan sejak tahun 1899 dan 1900, persaingan bersejarah antar kota ini telah berlangsung selama lebih dari satu abad. Berikut lima hal yang mungkin belum diketahui terkait laga tersebut.
Barcelona Menguasai Pertandingan
Sebagai salah satu pendiri LaLiga pada tahun 1929 –begitu pula dengan Espanyol–, kedua pihak ini telah bertemu di 195 kompetisi resmi. Barcelona unggul dengan 115 kemenangan (59%), sementara Espanyol telah mengantungi 39 kemenangan. Keduanya bermain imbang sebanyak 41 kali.
Barcelona Meraih Gelar Liga Melawan Espanyol
Barcelona pernah membawa pulang gelar juara LaLiga berkat kemenangan atas Espanyol di Derby Catalan pada hari terakhir musim 1948/49. Kemenangan kandang dengan skor akhir 2-1 untuk Barcelona merupakan hasil dari kontribusi César Rodríguez yang menggawangkan dua gol dan membuat skor mereka di klasemen final terpaut jauh diatas Valencia.
‘Tamudazo’ yang Ikonik
Beberapa dekade setelah pertemuan tahun 1949 tersebut, Espanyol melakukan balas dendam saat mereka berhasil menjauhkan Blaugrana dari gelar LaLiga dengan hasil imbang 2-2 yang dramatis di Camp Nou. Dengan sisa satu menit di laga kedua terakhir musim tersebut, ikon Espanyol, Raúl Tamudo, sukses mencetak gol yang merugikan Barcelona dua poin berharga.
Lima poin yang direbut oleh Espanyol pada musim itu – tim asuhan Frank Rijkaard kalah 3-1 pada pertandingan sebelumnya di awal musim itu – membuat Barcelona melepas gelar liga atas Real Madrid yang kala itu memiliki rekor head-to-head dengan Barcelona.
Espanyol Memegang Rekor Untuk Kemenangan Derby Terbesar Dalam Sejarah
Barcelona mungkin memiliki rekor head-to-head yang lebih baik dalam pertandingan ini dalam 90 tahun sejak Derby ini pertama kali digelar di LaLiga, namun sebenarnya Espanyol lah yang mencatat kemenangan Derby Barcelona terbesar dalam sejarah, dengan kemenangan 6-0 pada April 1951.
Ernesto Valverde Pernah Bermain dan Melatih Kedua Klub
Meskipun saat ini ia merupakan sosok penting di Barcelona, Ernesto Valverde juga pernah menjadi pelatih Espanyol pada tahun 2006 dan 2008, di mana ia sukses membawa Espanyol ke final Piala UEFA 2007, meskipun harus menelan kekalahan ketika adu penalti melawan Sevilla.
Ketika masih aktif merumput, ia juga bermain untuk Espanyol dari tahun 1986 hingga 1988, sebelum kemudian berpindah haluan membela Barcelona dari tahun 1988 hingga 1990. Hubungan Valverde dengan Espanyol tetap kuat hingga saat ini, terlihat dari Gerbang 89 di Stadion RCDE yang masih mencantumkan namanya hingga hari ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika 'Maradona Tiongkok' Menantang Lionel Messi di Derby Catalunya
Liga Spanyol 29 Maret 2019, 22:42
-
Mendieta: Barcelona Tidak Pernah Anggap Remeh Derby Catalunya
Liga Spanyol 29 Maret 2019, 22:19
-
Derby Catalan: Ini Satu Rekor Espanyol yang Belum Bisa Dikejar Barca
Liga Spanyol 29 Maret 2019, 16:00
-
Target Jangka Pendek Solskjaer: Amankan Posisi Empat Besar
Liga Inggris 29 Maret 2019, 16:00
-
Derby Catalan: Menikmati Keindahan Kota di Luar Barcelona dan Espanyol
Liga Spanyol 29 Maret 2019, 15:12
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR