
Cruyff memang berperan besar dalam kesuksesan Barca sejauh ini, terutama dalam satu dekade terakhir. Ia adalah sosok yang mengenalkan sistem Total Football dan memodifikasinya di klub tersebut.
Dari situlah, kemudian muncul taktik Tiki-taka yang terkenal itu, yang diusung oleh Josep Guardiola. Guardiola sendiri dulunya merupakan anak asuh Cruyff.
Pujian itu dilontarkan oleh Bartomeu di hadapan para anggota senat Barcelona. "Saya ingin mengingat Johan Cruyff. Anda telah melihatnya datang kemari sebagai seorang pemain pada tahun 1973 dan sebagai pelatih pada tahun 1988. Tanpa dirinya, Barca tak akan bisa berada dalam posisinya sekarang ini," serunya seperti dilaporkan AS.
Selain memberikan tribut pada Cruyff, yang wafat pada awal April ini, Bartomeu juga memberikan tribut pada Tito Vilanova yang meninggal pada tahun 2014 lalu.
"Dan saya juga ingin mengingat Tito Vilanova, sosok seseorang yang sangat penting dalam sudut pandang olahraga," tandasnya. [initial]
Baca Juga:
- Barca Gagal Treble, Bartomeu Tetap Oke Dengan Double
- City Mundur, Liverpool Terdepan Gaet Ter Stegen
- Lacazette Sudah Masuk Radar Barcelona
- Wright: Aguero Lebih Hebat dari Suarez
- Direktur Barcelona Amati Langsung Coutinho
- Guardiola: Jangan Bandingkan Saul dengan Messi
- Real Madrid Kembali Temui Neymar
- Messi: Saya Ingin Pensiun dengan Lebih Banyak Gelar
- Simeone: Kami Kalahkan Bayern Seperti Saat Singkirkan Barca
- Barca Pimpin Perburuan Saul
- Herrera Bermimpi Main Bareng Messi
- Prediksi Real Betis vs Barcelona 1 Mei 2016
- Data dan Fakta La Liga: Real Betis vs Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bartomeu: Tanpa Cruyff, Barca Tak Akan Bisa Seperti Sekarang
Liga Spanyol 28 April 2016, 23:53
-
Data dan Fakta La Liga: Real Betis vs Barcelona
Liga Spanyol 28 April 2016, 23:45
-
Barca Gagal Treble, Bartomeu Tetap Oke Dengan Double
Liga Spanyol 28 April 2016, 23:15
-
City Mundur, Liverpool Terdepan Gaet Ter Stegen
Liga Inggris 28 April 2016, 18:56
-
Lacazette Sudah Masuk Radar Barcelona
Liga Spanyol 28 April 2016, 14:42
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR