
Bola.net - Mantan pelatih Real Madrid yang dikenal sebagai salah satu pelatih senior terbaik di dunia, Fabio Capello, membagikan pendapatnya soal persaingan Madrid dan Barcelona di La Liga musim ini. Capello tahu nasib dua tim tangguh itu berbeda drastis.
Madrid berhasil jadi juara, trofi La Liga ke-34, setelah tampil lebih konsisten pada beberapa bulan terakhir, setelah sepak bola dilanjutkan kembali pasca-karantina.
Barcelona sebaliknya. Karena masalah internal yang tak kunjung usai sejak awal musim, Barca pun tidak bisa tampil konsisten, bahkan beberapa kali tampak kehilangan gairah di lapangan
Bagi Capello, kontras kondisi kedua tim ini patut diamati. Apa katanya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Keberhasilan Real Madrid
Capello tegas mengakui Madrid yang sekarang memang pantas jadi juara, pasukan Zinedine Zidane itu terbukti yang paling konsisten dan berkembang sejak awal musim.
Juga, Capello tak setuju dengan gagasan bahwa Madrid berhasil jadi juara karena di saat yang sama Barca tampil buruk.
"Memang layak [jadi juara]. Mereka menyuguhkan permainan terbaik di liga, mencetak banyak gol dan tidak mudah kebobolan. Madrid telah mengakhiri monopoli Barcelona dan telah memanfaatkan kemerosotan rival," buka Capello kepada Marca
"Namun, kita harus jelas, Madrid menjuarai liga karena kemampuan mereka sendiri, bukan karena kesalahan tim lain."
Kegagalan Barcelona
Lebih lanjut, soal kegagalan Barcelona, Capello merasa seharusnya tidak sampai separah sekarang. Dia tahu Barcelona bermasalah, tapi kegagalan Barca menyelesaikan masalah itulah yang membuatnya terkejut.
"Situasinya sangat aneh. Saya tidak paham bagaimana mereka bisa kolaps. Kepergian Ernesto Valverde mengejutkan, lalu Quique Setien tiba dengan filosofi yang sangat spesifik, akibatnya tim jadi tercerai-berai," sambung Capello.
"Mereka punya banyak pemain bagus, tapi banyak di antaranya sudah uzur. Mereka menghadapi masalah rumit jangka pendek dan jangka menengah," tandasnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Sukses di Leeds United, Lionel Messi Ingin Barcelona Datangkan Marcelo Bielsa?
- Inter Milan Menggoda, Lionel Messi Punya 2 Alasan untuk Tinggalkan Barcelona
- Daniela Jehle, si Pirang Pemilik Hati Marc-Andre ter Stegen
- Pesona Sara Salamo, Aktris Spanyol yang Sedang Hamil Anak Kedua dari Isco
- Terungkap, Jeremy Mathieu Sebenarnya Tidak Ingin Pindah ke Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jersey Real Madrid Masih Terlalu 'Berat' untuk Eden Hazard
Liga Spanyol 26 Juli 2020, 18:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR