
Bola.net - Jurgen Klopp dan Josep Guardiola kerap dilabeli sebagai pelatih terbaik di dunia saat ini. Tapi kalau soal bayaran, keduanya masih kalah dari Diego Simeone yang masih setia kepada Atletico Madrid.
Nama Guardiola tenar lebih dulu ketimbang Klopp, mengingat dirinya langsung menukangi klub sebesar Barcelona pada awal karier melatihnya. Ia memperkenalkan skema tiki-taka yang membuat Barcelona merasakan kejayaan.
Status pelatih terbaik dunia melekat padanya setelah berhasil mempersembahkan treble buat Barcelona di musim perdana menjabat sebagai pelatih profesional. Karena prestasi itu juga, skema tiki-taka miliknya jadi mendunia.
Kesuksesan di Barcelona membuat Guardiola bisa melanglang buana bersama klub lain. Selepas dari Camp Nou, ia berkelana di Jerman bersama Bayern Munchen dan memutuskan berlabuh di Manchester City pada tahun 2016 lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kalah dari Simeone
Sementara itu, Klopp memulai karier melatihnya lebih dulu ketimbang Guardiola. ia sudah dipercaya menukangi Mainz di tahun 2001. Namun, namanya baru dikenal publik saat melatih Borussia Dortmund pada tahun 2008 hingga 2015.
Seperti halnya Guardiola, Klopp juga memiliki strategi khas, yakni Gegenpressing. Kejeniusannya berhasil menghentikan dominasi Bayern Munchen dan membuat Borussia Dortmund menjuarai Bundesliga di musim 2010/11 dan 2011/12.
Setelahnya, ia memutuskan pindah ke Liverpool. Klopp butuh waktu yang cukup lama untuk membangun skuat the Reds dan baru memetik hasil jerih payahnya pada musim 2018/19, saat Liverpool berhasil menjuarai Liga Champions.
Sederet prestasi itu rupanya tidak menjamin kesejahteraan. Dalam hal gaji, baik Klopp maupun Guardiola tak mengantongi uang sebanyak Diego Simeone yang sudah menjadi bagian dari Atletico Madrid sejak tahun 2011.
Riset dari Berbagai Laporan
Prestasi Simeone mungkin tidak sementereng Guardiola dan Klopp. Selama melatih, prestasi terbaik pria asal Argentina itu hanyalah membawa Atletico Madrid keluar sebagai runner-up Liga Champions dan menjuarai La Liga dua kali.
Namun kesetiaan terhadap Atletico Madrid menjadikannya sebagai pelatih dengan gaji tertinggi dunia saat ini. Begitu hasil riset yang dilakukan L'Equipe dan Calcio e Finanza berdasarkan edaran laporan.
Seperti yang diketahui, klub tidak mengumumkan secara resmi perihal gaji pelatih dan pemainnya. Namun media seringkali mendapatkan kabar terkait bayaran pelaku industri sepak bola dari sumber terpercaya.
Daftar Lengkapnya
Simeone menempati peringkat pertama dalam daftar ini dengan gaji kotor 3,3 juta euro per bulan. Hampir dua kali lipat dari bayaran yang didapatkan Guardiola di Manchester City, yakni 1,9 juta euro per tahun.
Klopp menempati peringkat ketiga dengan bayaran senilai 17,5 juta euro. Antonio Conte, yang sekarang menukangi Tottenham, berada di posisi keempat dengan gaji yang sama seperti Klopp tapi menerima lebih banyak kalau dihitung kotor.
Berikut daftar lengkapnya:
Diego Simeone (Atletico Madrid): 3,3 juta euro
Pep Guardiola (Manchester City): 1,9 juta euro
Jurgen Klopp (Liverpool): 1,5 juta euro
Antonio Conte (Tottenham): 1,5 juta euro
Massimiliano Allegri (Juventus): 1,17 juta euro
Mauricio Pochettino (PSG): 1,1 juta euro
Carlo Ancelotti (Real Madrid): 910 ribu euro
Jose Mourinho (AS Roma): 770 ribu euro
Julian Nagelsmann (Bayern Munchen): 666 ribu euro
Simone Inzaghi (Inter Milan): 620 ribu euro.
(Calcio Finanza)
Baca juga:
- Barcelona Melonjak, Real Madrid Jeblok, Ini Taksiran Nilai Pasar Skuad Klub-Klub La Liga 2021/2022
- Bakal Cabut dari Juventus, Dybala Langsung Dipepet Inter dan Atletico
- Selamat Tinggal, Juventus! Siapa Saja Peminat Paulo Dybala Saat Ini?
- Bukan ke MU, Bomber Benfica Ini Merapat ke Atletico Madrid?
- Man City vs Atletico Madrid: Guardiola Yakin Gak Ada Beda Gaya Main, Maksudnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Ditunggu Jadwal Mencekam di Bulan April, Apa Kata Van Dijk?
Liga Inggris 22 Maret 2022, 17:56
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Como: Sudah Kalah, Juve Dicemooh Suporternya Sendiri Pula
Liga Italia 22 Februari 2026, 07:05
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Osasuna: Lini Belakang Jadi Sumber Bencana!
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 06:58
-
Man of the Match Man City vs Newcastle: Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:45
-
Jelang Arsenal Lawan Tottenham, Pesan Bukayo Saka ke Skuad The Gunners Diingat Lagi!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 06:00
-
Arsenal Tersandung dan Dituding Kena Mental, Arteta Membantah!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Man City vs Newcastle: City Pepet Arsenal Berkat Nico OReilly
Liga Inggris 22 Februari 2026, 05:24
-
Jalan Pulang Lionel Messi ke Barcelona
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 05:00
-
Hasil Al Nassr vs Al Hazm: Dua Gol Ronaldo Genapkan Kemenangan 4-0
Asia 22 Februari 2026, 04:27
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR