
Bola.net - Cristiano Ronaldo mengalami masa-masa yang tidak biasa di Manchester United musim panas ini. Ronaldo disebut tidak puas dengan level tim dan ingin hengkang.
Situasi ini bukan pengalaman baru bagi Ronaldo. Sekitar setahun yang lalu dia mengalami kasus serupa di Juventus. Level Juventus menurun dan Ronaldo ingin pergi.
Perbedaannya, sekarang sulit bagi Ronaldo menemukan klub yang tepat. Klub-klub top tidak benar-benar tertarik merekrutnya, entah karena masalah gaji atau karena pertimbangan lainnya.
Menariknya, situasi di Juve dan MU ini seolah-olah menunjukkan bahwa Ronaldo terus mengalami masalah sejak meninggalkan Real Madrid. Dia pernah jadi pahlawan Los Blancos selama 9 tahun, dengan torehan 4 gelar Liga Champions.
Mengutip Marca, Ronaldo disebut sial sejak meninggalkan Real Madrid, dia tidak pernah bermain di level top dan membidik trofi bergengsi. Benarkah begitu?
Gagal di Juventus
Ronaldo bergabung dengan Juventus pada tahun 2018. harapannya, dia bisa membantu Juve mewujudkan mimpi untuk menjuarai Liga Champions.
Nahasnya, kedatangan Ronaldo justru tidak berdampak maksimal. Juve sepertinya baru menyadari bahwa dengan adanya pemain seperti Ronaldo, mereka harus membentuk tim untuk meladeni sang superstar.
Di level individu, torehan Ronaldo sebenarnya masih luar biasa. Tiga tahun di Juve, dia mencetak 21 gol di tahun pertama, 26 gol di tahun kedua, dan 36 gol di tahun ketiga.
Masalahnya, Ronaldo justru dikritik. Kehadirannya dianggap membuat Juve tidak berkembang, bahkan cenderung jalan di tempat.
Terulang di MU
Masalah serupa terulang di Manchester United. Ronaldo direkrut MU dengan ambisi untuk membentuk tim top, belum lagi didukung dengan perasaan nostalgia.
Performa Ronaldo tidak buruk. Terbukti, dia bisa mencetak total 24 gol di semua kompetisi. Ronaldo jadi pemain paling menonjol di tengah keterpurukan MU.
Masalahnya, Ronaldo lagi-lagi jadi sasaran kritik. Dia dianggap sebagai beban karena tim harus bermain untuknya. Ronaldo juga dinilai kurang kontribusi defensif.
Diduga situasi sulit itulah yang mendorong Ronaldo untuk meninggalkan MU musim panas ini. Masalahnya, nama baik Ronaldo bisa tercoreng karena dianggap kabur dari tantangan.
Sumber: Bola, Marca, Express
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Sekarang, Liverpool Jauh Lebih Seksi daripada Man United!
- Godaan Bayern Munchen Mungkin Sulit Ditolak Harry Kane!
- Si Tukang Intervensi! 6 Momen Sir Alex Ferguson 'Ikut Campur' Keputusan Vital di MU
- Di Balik Performa Gacor Martial dan Fred, Sudah Diamati Ten Hag Sebelum Melatih MU!
- Cerita Gundogan Jadi Pahlawan Man City Juara: Kesal Dicadangkan, Masuk Cetak Dua Gol!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Real Madrid vs Juventus: Toni Kroos
Liga Spanyol 31 Juli 2022, 11:55
-
Hasil Pramusim: Real Madrid Bungkam Juventus 2-0
Liga Spanyol 31 Juli 2022, 11:22
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR