
Bola.net - Dean Huijsen menjadi salah satu pemain yang paling menentukan dalam kekalahan Real Madrid dari Atletico Madrid. Bek asal Spanyol itu tampil baik sebelum kartu merahnya mengubah jalannya pertandingan secara drastis.
Huijsen menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran sebagai pemain terakhir di dalam kotak penalti. Kejadian tersebut sekaligus mengakhiri peluang Real Madrid untuk mengubah keadaan dalam pertandingan.
Namun, ada catatan lain yang jauh lebih mengkhawatirkan bagi klub. Huijsen kini sudah mengoleksi tiga kartu merah dalam 52 pertandingan sejak bergabung dengan Real Madrid, padahal ia sebelumnya tidak pernah mendapat kartu merah dalam 122 laga bersama Roma, Juventus, dan Bournemouth.
Catatan Kartu Merah Huijsen Mengkhawatirkan
Perubahan tersebut menjadi alarm bagi Real Madrid. Huijsen sebelumnya mampu melewati 122 pertandingan tanpa kartu merah ketika memperkuat tiga klub sebelumnya, tetapi kini sudah tiga kali diusir dalam periode yang jauh lebih singkat.
Artinya, Huijsen rata-rata mendapat kartu merah setiap sekitar 17 pertandingan. Angka tersebut terlalu tinggi untuk seorang pemain yang diharapkan menjadi bagian penting dari lini belakang Real Madrid.
Performa positif pada awal musim tetap layak diapresiasi. Huijsen berkembang dan menunjukkan peran penting bagi tim, tetapi catatan kartu merah tersebut tidak bisa diabaikan begitu saja.
Pola Pelanggarannya Terus Berulang
Tiga kartu merah Huijsen memiliki kesamaan yang cukup jelas. Semuanya terjadi ketika ia melakukan pelanggaran sebagai pemain terakhir, baik saat menghadapi Borussia Dortmund, Real Sociedad, maupun Atletico Madrid.
Saat melawan Dortmund di Piala Dunia Antarklub, Huijsen melakukan pelanggaran sebagai pemain terakhir hingga berujung penalti dan kartu merah. Beberapa waktu kemudian, kejadian serupa kembali terjadi saat menghadapi Real Sociedad.
Kartu merah terbaru melawan Atletico Madrid kembali memperlihatkan pola yang sama. Pelanggaran tersebut bukan tindakan keras yang disengaja, tetapi keputusan yang terlambat membuat Huijsen kehilangan kesempatan untuk menyelesaikan situasi dengan cara yang lebih aman.
Huijsen Harus Mengubah Kebiasaan
Huijsen sebenarnya bisa menangani beberapa situasi tersebut dengan lebih baik. Dalam pertandingan melawan Dortmund, misalnya, Real Madrid sudah berada dalam posisi yang sangat dekat dengan kemenangan ketika kartu merah itu terjadi.
Masalah utamanya bukan sekadar jumlah kartu merah, melainkan pola yang terus berulang. Tiga insiden dengan karakter serupa menunjukkan bahwa Huijsen perlu meningkatkan pengambilan keputusan ketika menjadi pemain terakhir.
Jika kebiasaan tersebut terus berlanjut, perkembangan positif Huijsen di Real Madrid bisa terganggu. Ia memiliki kualitas untuk menjadi bagian penting dari tim, tetapi kemampuan bertahan harus berjalan beriringan dengan kontrol situasi dan disiplin dalam mengambil keputusan.
Sumber: The Real Champs
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Tak Membutuhkan Jose Mourinho yang Lunak
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:16
-
Vinicius Junior Menurun, Keputusan Xabi Alonso Dulu Kini Terlihat Masuk Akal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:11
-
Jose Mourinho Tak Boleh Ulangi Kesalahan dengan Bernardo Silva
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:07
-
Dean Huijsen, Kartu Merah, dan Pola Pelanggaran yang Terus Terulang
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:02
-
Liga Spanyol 22 September 2026, 05:37

LATEST UPDATE
-
Allegri yang Mulai Tertekan di Napoli
Liga Italia 22 September 2026, 11:06
-
Juventus Dinilai Terlalu Cepat Menyerah pada Luiz dan Gonzalez
Liga Italia 22 September 2026, 10:02
-
Juventus Setia Menunggu Kembalinya Ketajaman Randal Kolo Muani
Liga Italia 22 September 2026, 09:08
-
Man Utd Pertimbangkan Serhou Guirassy di Tengah Cedera Sesko
Liga Inggris 22 September 2026, 07:20
-
Marc Bernal, Situasi Kontraknya di Barcelona Bisa Bikin Chelsea Gigit Jari
Liga Inggris 22 September 2026, 07:11
-
Hanya Cedera yang Bisa Mengganggu Perjalanan Barcelona
Liga Spanyol 22 September 2026, 07:05
-
Keuntungan Tersembunyi untuk Barcelona dari Jeda Internasional
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:59
-
Ballon d'Or 2026, Raphinha Tegaskan Dukungan untuk Lamine Yamal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:22
-
Real Madrid Tak Membutuhkan Jose Mourinho yang Lunak
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:16
-
Vinicius Junior Menurun, Keputusan Xabi Alonso Dulu Kini Terlihat Masuk Akal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:11
-
Jose Mourinho Tak Boleh Ulangi Kesalahan dengan Bernardo Silva
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:07
-
Dean Huijsen, Kartu Merah, dan Pola Pelanggaran yang Terus Terulang
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:02
-
Pesan Keras untuk Real Madrid
Liga Spanyol 22 September 2026, 05:37
-
Bernardo Silva Mulai Tersisih di Real Madrid, Hanya Main 8 Menit dalam 2 Laga
Liga Spanyol 22 September 2026, 00:06
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



















KOMENTAR