
Bola.net - Jose Mourinho datang ke Real Madrid dengan tugas besar, yakni mengembalikan mentalitas juara sekaligus membuat skuad bertabur bintang itu kembali bermain sesuai standar klub. Tantangan tersebut bukan hal baru karena beberapa pelatih sebelumnya juga kesulitan mengubah kebiasaan tim.
Real Madrid membutuhkan sosok yang mampu mengambil kendali penuh di ruang ganti. Mourinho memiliki rekam jejak sebagai pelatih yang tidak ragu menetapkan aturan, menuntut pemain mengikuti instruksi, dan menempatkan kepentingan tim di atas status individu.
Namun, versi Mourinho yang terlihat dalam beberapa pertandingan awal justru lebih lunak. Ia tetap menunjukkan karakter keras melalui konferensi pers dan teguran kepada pemain, tetapi pendekatannya terhadap skuad secara keseluruhan belum memperlihatkan ketegasan seperti yang pernah menjadi cirinya.
Real Madrid Membutuhkan Kendali Mourinho
Real Madrid sebelumnya mencoba berbagai pendekatan untuk membangun kembali tim. Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, dan Alvaro Arbeloa memiliki cara masing-masing, tetapi persoalan dalam mengendalikan skuad tetap muncul.
Alonso menjadi salah satu pelatih yang mencoba mengambil kendali lebih besar dari para pemain. Ia menerapkan keputusan yang tidak selalu populer, termasuk dalam mengatur menit bermain pemain bintang, tetapi pendekatan tersebut akhirnya tidak bertahan lama.
Kini, Mourinho menghadapi situasi serupa. Jika ingin membawa Real Madrid kembali ke level tertinggi, ia perlu memastikan seluruh pemain memahami bahwa instruksi pelatih berlaku untuk semua orang.
Mourinho Tidak Bisa Terlalu Lunak
Mourinho pada masa jayanya dikenal sebagai sosok yang memiliki pengaruh besar di ruang ganti. Ia tidak membiarkan ego pemain menentukan bagaimana tim harus bermain dan mampu membuat para pemain menerima tuntutan yang sangat tinggi.
Dalam beberapa laga awal, pendekatan Mourinho terlihat berbeda. Ia lebih banyak memberikan kepercayaan kepada pemain yang sedang berusaha menemukan kembali performanya dan menjaga hubungan dengan skuad melalui pendekatan yang lebih persuasif.
Pendekatan tersebut memang dapat membantu pemain mendapatkan kepercayaan diri. Akan tetapi, jika persoalan yang sama terus muncul, Mourinho perlu memiliki keberanian untuk mengambil keputusan yang lebih tegas tanpa memandang reputasi pemain.
Mentalitas Tim Harus Menjadi Prioritas
Real Madrid tidak hanya membutuhkan pemain dengan kualitas individu tinggi. Mereka juga membutuhkan struktur, disiplin, dan kesediaan setiap pemain menjalankan tugas yang diberikan pelatih.
Mourinho harus membuat batas yang jelas antara pemain bintang dan kepentingan tim. Status sebagai pemain penting tidak seharusnya membuat seseorang terbebas dari konsekuensi ketika gagal memenuhi tuntutan permainan.
Belum jelas apakah Mourinho sedang memberi waktu kepada skuad untuk beradaptasi atau memang memilih pendekatan yang lebih lunak. Namun, jika Real Madrid ingin kembali tampil konsisten, versi Mourinho yang lebih tegas kemungkinan akan semakin dibutuhkan untuk memastikan seluruh pemain bergerak dalam arah yang sama.
Sumber: The Real Champs
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Tak Membutuhkan Jose Mourinho yang Lunak
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:16
-
Vinicius Junior Menurun, Keputusan Xabi Alonso Dulu Kini Terlihat Masuk Akal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:11
-
Jose Mourinho Tak Boleh Ulangi Kesalahan dengan Bernardo Silva
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:07
-
Dean Huijsen, Kartu Merah, dan Pola Pelanggaran yang Terus Terulang
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:02
-
Liga Spanyol 22 September 2026, 05:37

LATEST UPDATE
-
Allegri yang Mulai Tertekan di Napoli
Liga Italia 22 September 2026, 11:06
-
Juventus Dinilai Terlalu Cepat Menyerah pada Luiz dan Gonzalez
Liga Italia 22 September 2026, 10:02
-
Juventus Setia Menunggu Kembalinya Ketajaman Randal Kolo Muani
Liga Italia 22 September 2026, 09:08
-
Man Utd Pertimbangkan Serhou Guirassy di Tengah Cedera Sesko
Liga Inggris 22 September 2026, 07:20
-
Marc Bernal, Situasi Kontraknya di Barcelona Bisa Bikin Chelsea Gigit Jari
Liga Inggris 22 September 2026, 07:11
-
Hanya Cedera yang Bisa Mengganggu Perjalanan Barcelona
Liga Spanyol 22 September 2026, 07:05
-
Keuntungan Tersembunyi untuk Barcelona dari Jeda Internasional
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:59
-
Ballon d'Or 2026, Raphinha Tegaskan Dukungan untuk Lamine Yamal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:22
-
Real Madrid Tak Membutuhkan Jose Mourinho yang Lunak
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:16
-
Vinicius Junior Menurun, Keputusan Xabi Alonso Dulu Kini Terlihat Masuk Akal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:11
-
Jose Mourinho Tak Boleh Ulangi Kesalahan dengan Bernardo Silva
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:07
-
Dean Huijsen, Kartu Merah, dan Pola Pelanggaran yang Terus Terulang
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:02
-
Pesan Keras untuk Real Madrid
Liga Spanyol 22 September 2026, 05:37
-
Bernardo Silva Mulai Tersisih di Real Madrid, Hanya Main 8 Menit dalam 2 Laga
Liga Spanyol 22 September 2026, 00:06
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



















KOMENTAR