
Bola.net - Neymar sepertinya sudah benar-benar memantapkan hati untuk pulang ke Barcelona. Bintang Brasil ini siap membantu usaha Barca dengan perlahan-lahan melepaskan diri dari genggaman PSG.
Isu kepulangan Neymar ke Barca bukan hal baru. Musim panas lalu kabarnya Blaugrana sudah mencoba, tapi terpaksa mundur perlahan karena tidak bisa merayu PSG untuk menurunkan harga jual Neymar yang terlalu tinggi.
Kini, kabarnya Barca masih memandang Neymar sebagai target utama di bursa transfer. Mereka siap merayu PSG dengan penawaran yang lebih baik, yakni dengan menyodorkan sejumlah pemain sebagai bagian transfer.
Biar begitu, justru yang paling dibutuhkan Barca adalah pergerakan Neymar sendiri di klub Prancis itu. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Butuh Bantuan Neymar
Intinya, karena transfer ini sulit, Barca tidak bisa bergerak dengan leluasa jika Neymar tidak membantu mereka. Sebab, negosiasi transfer untuk pemain yang memang ingin pergi jauh lebih mudah daripada negosiasi transfer untuk pemain yang bersikeras bertahan.
Sekecil apa pun pergerakan Neymar, misalnya menolak kontrak baru atau mengajukan permintaan transfer, Barca mendapatkan pijakan lebih kuat untuk bernegosiasi dengan PSG. Neymar tahu itu, dia harus membantu Barca.
Kini, bantuan pertama Neymar untuk Barca sudah tiba. Mundo Deportivo mengklaim bahwa Neymar menolak membicarakan kontrak baru dengan PSG.
Padahal nilai kontrak itu sangat besar. Selain gaji baru yang lebih besar, Neymar juga bakal mendapatkan bonus senilai 100 juta euro atau sekitar 1,6 triliun rupiah.
Gaji Lama
Penolakan Neymar ini sangat berarti bagi Barca. Artinya, dia rela pulang ke Camp Nou dengan besar gaji yang sama pada tahun 2017 lalu, ketika dia bersikeras meninggalkan Barca.
Jika benar, Neymar berarti rela memotong gaji sampai 50 persen dari jumlah yang dia terima di PSG saat ini. Tentu itu sangat menguntungkan Barca, kabarnya Neymar mengantongi 50 juta euro per tahun dari gaji PSG dan kesepakatan komersial yang terikat dengan klub.
Kini, setelah Ligue 1 ditutup secara prematur dan PSG disahkan jadi juara, Neymar tetap menghabiskan waktunya di Brasil. Dia sudah berada di Brasil sejak 14 Maret lalu dan sekarang belum ada rencana untuk kembali ke Eropa.
Sumber: Mundo Deportivo
Baca ini juga ya!
- Paling Tidak Bakal Ada 5-10 Pemain Barcelona yang Cedera di Pekan Pertama Kembalinya La Liga
- Dibuang Barcelona, Melempem di Bayern: Apa Kata Thiago Soal Kesulitan Philippe Coutinho?
- Skenario Terburuk La Liga: Pemain Real Madrid, Barcelona, dan Lainnya Terancam 'Dikurung'
- Kabar Baik! La Liga Mulai Berlatih Pekan Ini, Pertandingan Dilanjutkan Bulan Juni
- Thierry Henry: Main di Arsenal Lebih Mudah Daripada di Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Barcelona, Neymar Tolak Bonus Rp1,6 Triliun dari PSG
Liga Spanyol 5 Mei 2020, 06:40
LATEST UPDATE
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
-
Aston Villa Boyong Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri: Transfer Ganda Pasukan Unai Emery
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:33
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus: Bali ke Turin, Bakal jadi Kiper Pelapis?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:48
-
Paul Pogba Resmi Tinggalkan AS Monaco, Kini Berstatus Tanpa Klub
Liga Eropa Lain 19 Agustus 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR