Cristiano Ronaldo pernah mengatakan bahwa ia membenci Atletico Madrid karena permainan keras mereka. Simeone sama sekali tak keberatan dengan ucapan Ronaldo itu.
"Saya selalu menghormati pemain hebat seperti Ronaldo. Semua opini memang harus dihormati. Bukan cuma dalam sepakbola, dalam agama dan politik juga sama. Saya cuma ingin menang," terang Simeone kepada AS.
Simeone menambahkan pujian kepada Zinedine Zidane. Menurut Simeone, Zidane sudah menunjukkan kinerja penting di Madrid, terutama dengan memasukkan Casemiro sebagai penyeimbang permainan.
"Zidane sudah melakukan banyak kerja penting di Madrid. Dia sudah membawa Casemiro untuk mengubah wajah tim. Dia adalah pelatih yang panting." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seedorf Anggap Madrid Tak Butuh Lewandowski
Liga Spanyol 28 Mei 2016, 23:55
-
Gerrard: Semoga Torres Juara Bersama Atletico Madrid
Liga Champions 28 Mei 2016, 23:49
-
Seedorf Berharap Ronaldo Pensiun di Madrid
Liga Spanyol 28 Mei 2016, 22:42
-
Seedorf Doakan Ronaldo Bersinar di Final Liga Champions
Liga Champions 28 Mei 2016, 22:29
-
Rummenigge: Lewandowski Tetap di Bayern Musim Depan
Liga Spanyol 28 Mei 2016, 21:40
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR