Didesak Mundur dari Real Madrid, Begini Reaksi Florentino Perez

Didesak Mundur dari Real Madrid, Begini Reaksi Florentino Perez
Presiden Real Madrid, Florentino Perez. (c) AP Photo/bernat

Bola.net - Situasi di Real Madrid memanas setelah performa tim terus menuai sorotan sepanjang musim ini. Kekecewaan suporter yang sebelumnya hanya diarahkan kepada pemain kini mulai menyasar langsung ke Presiden klub, Florentino Perez.

Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, teriakan 'Florentino, mundur' menggema di Santiago Bernabeu. Tekanan itu muncul setelah serangkaian hasil buruk yang membuat publik kehilangan kesabaran.

Perez akhirnya buka suara lewat konferensi pers khusus, Rabu (13/5/2026) dini hari WIB. Ia menilai ada pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan kemarahan suporter demi kepentingan lain di luar sepak bola.

Kondisi tersebut membuat atmosfer di internal klub semakin tidak nyaman. Bernabeu kini bukan lagi tempat yang sepenuhnya ramah bagi tim maupun jajaran manajemen.

1 dari 3 halaman

Kekecewaan Terhadap Reaksi Suporter

Starting XI Real Madrid saat melawan Bayern Munchen di leg kedua perempat final Liga Champions, 16 April 2026. (c) AP Photo/Matthias Schrader

Starting XI Real Madrid saat melawan Bayern Munchen di leg kedua perempat final Liga Champions, 16 April 2026. (c) AP Photo/Matthias Schrader

Florentino Perez mengaku kecewa melihat para pemain mendapat siulan dari pendukung sendiri. Menurutnya, tindakan itu justru memperburuk mental tim saat sedang berada dalam periode sulit.

Ia menilai suporter seharusnya tetap memberi dukungan, terutama ketika performa tim sedang menurun. Bagi Perez, stadion bukan tempat untuk menjatuhkan pemain sendiri.

"Saya memiliki banyak kritik diri untuk para anggota. Anggota Real Madrid tidak boleh mengkritik pemain mereka atau mencemooh mereka, mereka seharusnya mendukung mereka," kata Florentino Perez.

"Sangat menyakitkan bagi saya melihat mereka mencemooh seorang pemain karena permainan yang buruk. Mereka seharusnya ada di sana untuk mendukung mereka, tetapi apa ini, sirkus Romawi atau semacamnya?" imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Menuding Ultras Sebagai Dalang

Perez tidak yakin seluruh protes berasal dari penonton biasa. Ia menduga ada gerakan terorganisir yang sengaja memprovokasi suasana di tribun stadion.

Kelompok Ultras Sur dan gerakan Amber disebut sebagai pihak yang berada di balik aksi tersebut. Klub juga dikabarkan bekerja sama dengan kepolisian untuk memantau aktivitas kelompok ultras.

"Namun, ada juga oknum-oknum buruk di dalam klub, yang telah kami identifikasi sejak kami mengusir Ultras Sur. Kami bekerja sama dengan polisi, mengawasi para ultras, yang tidak akan diizinkan masuk ke stadion," tegas Florentino Perez.

"Ini semua dipengaruhi oleh para ultras, oleh gerakan Amber ini, yang mengacaukan segalanya untuk pertandingan hari Kamis. Biarkan mereka meneriakkan 'Florentino mundur'," tambahnya.

3 dari 3 halaman

Tantang Pembenci di Pemilihan Presiden

Alih-alih mundur, Perez justru memastikan dirinya akan kembali maju dalam pemilihan presiden klub. Ia menantang para pengkritiknya untuk bersaing secara terbuka dalam pemungutan suara.

Perez juga menegaskan bahwa dirinya ingin menjaga Real Madrid tetap berada di tangan para anggota klub. Ia merasa prinsip itu harus dipertahankan, terlepas dari tekanan yang sedang datang.

"Mereka ingin saya pergi, tetapi saya tidak akan pergi. Sebaliknya, saya akan mencalonkan diri dalam pemilihan karena saya ingin mempertahankan gagasan bahwa Real Madrid harus terus menjadi milik para anggotanya," ujar Florentino Perez.

"Biarkan mereka pergi ke pemilihan ini dan menantang saya, yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya. Saya melakukan apa yang terbaik untuk Real Madrid; saya harus membela Real Madrid, itulah yang diajarkan ayah saya sejak usia sangat muda," pungkasnya.

Laga kandang melawan Real Oviedo pada Jumat mendatang diprediksi menjadi ujian berikutnya bagi Perez. Reaksi publik Bernabeu akan kembali menjadi sorotan utama di tengah situasi yang terus memanas.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL