
Bola.net - Mantan penjaga gawang timnas Paraguay, Jose Luis Chilavert, menilai Lionel Messi adalah pemain terbaik di dunia. Bahkan, Diego Maradona dianggap tidak meraih satu persen dari apa yang sudah diraih Lionel Messi.
Perdebatan tentang siapa pemain terbaik dunia memang tidak mencapai titik temu. Di era kekinian, ada dua nama yang bersaing ketat yakni Lionel Messi dari Barcelona dan Cristiano Ronaldo dari Juventus.
Keduanya bermain di era yang sama, walau dengan usia berbeda. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sama-sama meraih banyak gelar, baik di level kolektif maupun individu. Catatan rekor mereka juga tidak diragukan lagi.
Di sisi lain, ada juga perdebatan antara Lionel Messi dan Diego Maradona. Mereka bermain pada generasi yang berbeda, tetapi sama-sama berasal dari Argentina. Pada awal karirnya, Lionel Messi disemati julukan The Next Maradona.
Siapa yang Lebih Baik, Lionel Messi atau Diego Maradona?
Diego Maradona punya catatan yang gemilang sebagai legenda di sepak bola Argentina. Mantan pemain Napoli tersebut membawa Argentina meraih juara Piala Dunia 1986. Catatan itu tidak mampu ditandingi Lionel Messi hingga kini.
Lionel Messi selalu gagal meraih trofi bersama timnas Argentina. Akan tetapi, La Pulga punya banyak catatan gemilang bersama Barcelona. Dia sudah meraih gelar di berbagai level kompetisi bersama klub asal Catalan.
"Lionel Messi adalah pemain terbaik di planet ini, tidak diragukan lagi," ucap Jose Luis Chilavert kepada Radio Rivadavia dukutip dari Marca.
"Maradona tidak memenangkan satu persen dari apa yang dimiliki Messi. Argentina harus berterima kasih kepada Messi karena memilih Argentina [dan bukan Spanyol], senang melihatnya bermain," tambah Chilavert.
Hubungan Buruk Chilavert dan Diego Maradona

Jose Luis Chilavert memang punya riwayat perseteruan sejak masih aktif bermain. Di masa lalu, sosok Chilavert dikenal sebagai kiper yang nyentrik. Dia pernah terlibat friksi dengan Maradona saat masih membela Velez Sarsfield.
Ketika itu, Maradona bermain untuk Boca Junior.
"Maradona tidak menghormati saya dan saya merespons. Saya mengatakan kepadanya bahwa ada kontrol anti-doping dan membuatnya marah," pada laga itu, Chilavert mencetak satu gol ke gawang Boca Juniors lewat tendangan bebas.
Chilavert mencetak 67 gol dalam karirnya. Dia menjadi salah satu penjaga gawang dengan catatan gol terbaik di dunia. Bahkan, dia pernah mencetak hattrick.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- 4 Perubahan Taktik yang Harus Dicoba Barcelona untuk Hentikan Real Madrid
- 6 Faktor di Balik Keberhasilan Real Madrid Gulingkan Barcelona: Termasuk Hazard dan Benzema
- Aneh, Pelatih Barcelona Sendiri Tidak Tahu Mengapa Timnya Hanya Jago Kandang
- Barcelona vs Athletic Bilbao; 5 Hal yang bisa Dilakukan Tim Tamu untuk Menang di Camp Nou
- Prediksi Barcelona vs Athletic Bilbao 24 Juni 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Athletic Bilbao, Barcelona Dituntut Berikan Kemampuan Terbaik
Liga Inggris 23 Juni 2020, 19:00
-
Arturo Vidal Beberkan Efek Samping Bermain Tanpa Penonton
Liga Spanyol 23 Juni 2020, 18:40
-
Juventus Akui Nego Transfer Arthur Melo Masih Alot
Liga Italia 23 Juni 2020, 18:20
-
Sudah Didiskon, Liverpool Tetap Tidak Minat Pulangkan Philippe Coutinho
Liga Inggris 23 Juni 2020, 17:04
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
-
Gak Terlalu Mahal! Segini Harga Pemain Timnas Jerman Incaran MU Ini
Liga Inggris 9 April 2026, 15:56
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:36
-
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:29
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR