
Bola.net - Kapten di dalam dan di luar lapangan, Lionel Messi berperan penting dalam menjernihkan atmosfer kelabu yang menaungi Barcelona beberapa hari terakhir. Messi mulai bicara, kritis dan konstruktif.
Ya, kegagalan menjuarai La Liga musim ini terasa lebih buruk bagi Barca karena masalah-masalah yang datang silih berganti. Mulai dari inkonsistensi, kehilangan hasrat bertanding, pemecatan pelatih, dan yang paling parah konflik internal di antara petinggi klub.
Musim ini, Messi termasuk lebih sering bicara di depan media. Dia bicara sebagai kapten, membantah rumor, membela ruang ganti. Beberapa waktu lalu, Messi terlihat marah setelah barca dikalahkan Osasuna, tapi tiga hari kemudian dia tampak lebih tenang.
Apa yang terjadi? Menukil Sport, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Diskusi penting
Perubahan nada suara Messi ternyata disebabkan oleh diskusi dengan sang pelatih, Quique Setien. Ya, setelah kalah dari Osasuna, setelah Real Madrid dipastikan juara, sang kapten bicara empat mata dengan sang pelatih.
Tidak ada perantara, tidak ada pesan yang disalahartikan. Keduanya bertatap muka langsung, tepat sebelum pertandingan terakhir kontra Alaves (5-0).
Setien sebenarnya bicara dengan kapten-kapten lainnya, tapi diskusinya dengan Messi-lah yang paling penting. Hasilnya, skuad Barca jadi lebih tenang, situasi di klub lebih terkendali.
Setien pun dikabarkan masih akan jadi pelatih Barca ketika mereka menjamu Napoli Agustus nanti, target baru Barca.
Fokus ke Liga Champions
Kemenangan besar atas Alaves memang tidak mengubah apa pun, mengingat Madrid sudah jadi juara. Namun, Messi mencetak dua gol untuk membungkus Pichichi, permainan Barca pun membaik.
Setelahnya, kalimat Messi terdengar lebih tenang, bahwa Barca harus fokus ke Liga Champions. Sekarang Barca hanya menatap ke depan, peluang meraih trofi bergengsi itu masih ada.
Barca harus tampil sempurna, empat pertandingan menuju trofi. Tentu, mengingat Liga Champions sangat sulit, skuad Barca harus mengenyahkan sejenak perselisihan internal mereka.
Sekarang tujuan Barca hanya satu, mengalahkan Napoli untuk melangkah ke perempat final.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- Marc-Andre ter Stegen Masuk Daftar Belanja Chelsea
- Ada Satu Pemain yang Bisa Bantu Barcelona dan Lionel Messi Berjaya Lagi, Namanya Neymar
- Hasil Survey Pemain Bundesliga: Lionel Messi dan Jurgen Klopp Jadi yang Terbaik
- Ballon d'Or 2020 Ditiadakan, Netizen: Ini Ulah FIFA Demi Messi!
- Resmi, Ballon d'Or 2020 Dibatalkan karena Pandemi Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aubameyang Masih Setia Menunggu Barcelona
Liga Inggris 22 Juli 2020, 22:00
-
Marc-Andre ter Stegen Diincar Chelsea, Barcelona Katakan Tidak
Liga Inggris 22 Juli 2020, 21:40
-
Diskusi Empat Mata dengan Pelatih, Usaha Leo Messi Bangkitkan Barcelona
Liga Spanyol 22 Juli 2020, 05:40
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR