Bola.net - Bek kiri Barcelona, Jordi Alba, menegaskan bahwa dirinya tak bersikap tak hormat pada wasit Antonio Mateu Lahoz sebelum ia menerima kartu merah di laga kontra Espanyol, Sabtu (25/04) kemarin.
Barca memang menang 0-2 di laga tersebut. Namun mereka harus bermain dengan 10 orang saja sejak menit ke-54. Sebab, Alba menerima dua kartu kuning dari Lahoz. Kartu kuning pertama diberikan pada bek timnas Spanyol itu karena ia menendang bola setelah wasit memutuskan bahwa Espanyol mendapatkan tendangan gawang. Kartu kuning kedua diberikan karena ia dianggap berlaku tak hormat pada wasit dengan terus memprotes keputusan tersebut.
Usai laga, Alba menyatakan bahwa ia sebenarnya tak layak untuk mendapatkan kartu kuning tersebut. Sebab, ia sebenarnya tetap bertindak dengan respek pada sang wasit.
"Kartu kuning pertama diberikan pada saya karena saya melancarkan protes. Saya tak tahu bahwa wasit memutuskan tendangan gawang. Saya kira itu tendangan pojok. Saya hanya mengatakan padanya, 'selalu sama saja, selalu saya saja.' Saya tak mengatakan hal lain," seru Alba seperti dilansir Football Espana.
"Walaupun saya selalu memiliki masalah dengan dirinya, saya selalu mencoba untuk berbicara dengan sopan kepadanya. Namun ia selalu bereaksi berlebihan. Saya orang yang memiliki keinginan yang kuat, namun saya bukannya tak menghormati siapapun. Saya tahu bagaimana cara untuk bersikap di masa depan," serunya. [initial]
(foes/dim)
Barca memang menang 0-2 di laga tersebut. Namun mereka harus bermain dengan 10 orang saja sejak menit ke-54. Sebab, Alba menerima dua kartu kuning dari Lahoz. Kartu kuning pertama diberikan pada bek timnas Spanyol itu karena ia menendang bola setelah wasit memutuskan bahwa Espanyol mendapatkan tendangan gawang. Kartu kuning kedua diberikan karena ia dianggap berlaku tak hormat pada wasit dengan terus memprotes keputusan tersebut.
Usai laga, Alba menyatakan bahwa ia sebenarnya tak layak untuk mendapatkan kartu kuning tersebut. Sebab, ia sebenarnya tetap bertindak dengan respek pada sang wasit.
"Kartu kuning pertama diberikan pada saya karena saya melancarkan protes. Saya tak tahu bahwa wasit memutuskan tendangan gawang. Saya kira itu tendangan pojok. Saya hanya mengatakan padanya, 'selalu sama saja, selalu saya saja.' Saya tak mengatakan hal lain," seru Alba seperti dilansir Football Espana.
"Walaupun saya selalu memiliki masalah dengan dirinya, saya selalu mencoba untuk berbicara dengan sopan kepadanya. Namun ia selalu bereaksi berlebihan. Saya orang yang memiliki keinginan yang kuat, namun saya bukannya tak menghormati siapapun. Saya tahu bagaimana cara untuk bersikap di masa depan," serunya. [initial]
Baca Juga:
- Hadapi Semifinal UCL, Enrique Yakin Konsentrasi Barca Tak Akan Terpecah
- Enrique Puji Performa Barca Kontra Espanyol
- Belum Juara, Enrique Minta Barca Terus Kerja Keras
- Iniesta: Barca Bermain Efektif
- Busquets: Kartu Merah Alba Absurd, Wasit 'Caper'
- Highlights La Liga: Espanyol 0 vs 2 Barcelona
- Hasil Pertandingan: Espanyol 0 vs 2 Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jordi Alba Akui Tak Mudah Jinakkan Bayern
Liga Champions 26 April 2015, 21:53
-
Bartomeu Minta Barca Sambut Hangat Guardiola
Liga Champions 26 April 2015, 21:34
-
Busquets Anggap Bayern Lawan Yang Berat
Liga Champions 26 April 2015, 21:33
-
Busquets Sebut Gelar La Liga Semakin Dekat ke Barcelona
Liga Spanyol 26 April 2015, 21:01
-
Jordi Alba Diusir, Barca Tak Kritik Wasit
Liga Spanyol 26 April 2015, 20:17
LATEST UPDATE
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















KOMENTAR