Espanyol yang bermain keras mendapatkan dua kartu merah dalam laga babak 16 besar Copa del Rey itu. Namun Javi Lopez menegaskan bahwa Espanyol bukan tim yang kasar.
"Tidak sekali pun kami menunjukkan permainan kasar dalam pertandingan La Liga. Anda harus lihat lagi. Kmai adalah tim yang sebenarnya. Mari kita bicarakan yang terjadi dalam pertandingan saja, jangan bicara di luar sepakbola," terang Javi Lopez kepada AS.
Javi Lopez juga menuding ada kampanye hitam terhadap espanyol. Media Catalan cenderung membela Barcelona dan menyalahkan semuanya kepada Espanyol, terutama setelah dalam pertandingan, Barca cuma bisa imbang melawan Espanyol.
"Kampanye media yang kami derita akhirnya berpengaruh kepada penampilan kami. Barcelona harus menurunkan tim terbaik mereka di Copa, itu sudah berarti sesuatu. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di Cornelia-El Prat nanti." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Posisi Lionel Messi Tergantung Lawan
Liga Spanyol 8 Januari 2016, 22:48
-
Luis Suarez Resmi Terkena Sanksi di Copa del Rey
Liga Spanyol 8 Januari 2016, 22:47
-
Granada Simpan Bahaya untuk Barcelona
Liga Spanyol 8 Januari 2016, 22:44
-
Chelsea Coba Bajak Bintang Muda Barca Ini
Liga Spanyol 8 Januari 2016, 18:50
-
Al Ahly Tuding Barcelona Klub Penipu
Liga Spanyol 8 Januari 2016, 14:35
LATEST UPDATE
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR