Gagalnya Kepulangan Messi ke Barcelona dan Alasan Pemecatan Xavi: Laporta Bongkar Fakta Sesungguhnya

Bola.net - Presiden Barcelona, Joan Laporta, membalas tajam kritik yang dilontarkan legenda klub, Xavi Hernandez. Laporta menuding Xavi dimanfaatkan sebagai alat politik oleh rivalnya, Victor Font, menjelang pemilihan presiden.
Perseteruan ini memuncak setelah Xavi mengungkap masalah internal klub dalam wawancara sensasional akhir pekan lalu. Ia menuduh pemecatannya pada musim panas 2024 dipengaruhi oleh pihak-pihak di balik layar.
Situasi tersebut langsung memanaskan debat pemilihan presiden, di mana Laporta menjadi kandidat terkuat. Ia menilai tuduhan Xavi sengaja disebar untuk merusak citranya di mata para pendukung.
Kini, kedua pihak saling lempar argumen pedas, membuat suasana di Camp Nou semakin tegang. Publik Barcelona pun terbagi, menanggapi drama antara presiden dan ikon klub ini dengan berbagai perspektif.
Alasan Di Balik Pemecatan Xavi

Laporta menegaskan bahwa keputusan mendepak Xavi murni karena penurunan performa tim yang mengkhawatirkan. Ia menilai langkah sulit tersebut perlu demi menyelamatkan masa depan raksasa Catalan.
Kehadiran Hansi Flick sebagai pengganti dianggap bukti keputusan itu tepat. Laporta mencatat adanya perubahan mentalitas yang signifikan di skuad sejak pergantian pelatih.
"Itu menyakitkan bagi saya. Saat saya melihat pernyataan ini, saya langsung teringat pada Flick," ujar Joan Laporta.
"Bersama Xavi, saya melihat kita akan terus kalah jika dia bertahan. Pemain yang sama yang kalah bersama Xavi, kini menang bersama Flick," lanjutnya.
Tudingan Boneka Politik Victor Font

Menyinggung dugaan adanya pihak yang mengendalikan klub dari belakang, Laporta membantah keras. Ia justru balik menuding Xavi dikendalikan lawan politiknya.
Laporta meyakini Victor Font adalah sosok yang menarik benang di balik pernyataan Xavi. Upaya ini dinilai sebagai cara kotor untuk merusak proses pemilihan presiden.
"Xavi ingin membuat kekacauan, tetapi di belakang Xavi, ada orang yang menarik benang, dan saya memahami itu adalah Victor Font," tegas Laporta.
"Dia mencoba mengotori proses elektoral ini. Ini adalah gaya yang sama sekali tidak saya sukai," imbuhnya.
Fakta di Balik Gagalnya Kepulangan Messi

Laporta juga meluruskan klaim Xavi terkait penolakan kembalinya Lionel Messi ke Barcelona pada 2023. Ia menegaskan alasan finansial, bukan perebutan kekuasaan, menjadi hambatan utama.
Menurut Laporta, keluarga Messi sendiri memutuskan pindah ke Amerika Serikat demi ketenangan.
"Xavi mendatangi saya pada pertengahan Maret 2023 dan mengatakan bahwa Messi ingin kembali," ungkap Joan Laporta.
"Namun Jorge Messi memberi tahu saya pada bulan Mei bahwa tekanannya akan terlalu besar. Mereka lebih memilih untuk pergi ke Inter Miami," pungkasnya.
Rencana Penghormatan untuk Messi
Meski hubungan dengan Messi sempat mendingin, Laporta menegaskan bahwa Barcelona tetap menghormati jasanya. Rencana pembuatan patung dan laga penghormatan besar sudah masuk dalam agenda resmi pihak klub.
Penghormatan tersebut akan digelar secara megah tepat setelah proses renovasi stadion selesai dilakukan. Laporta ingin memastikan bahwa Messi mendapatkan perpisahan yang layak dari seluruh pendukung setia Barcelona.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya Laporta untuk meredam kemarahan fans yang kecewa atas kegagalan transfer tersebut. Fokus klub kini adalah menjaga stabilitas di tengah badai politik yang terus menghantam.
Drama ini diprediksi masih akan berlanjut hingga hari pemungutan suara tiba di Catalan. Persaingan antara Laporta dan Font kini sudah memasuki fase yang sangat personal dan emosional.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Duel Newcastle vs Barcelona di Liga Champions
Liga Champions 10 Maret 2026, 20:55
-
Tempat Menonton Newcastle vs Barcelona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 10 Maret 2026, 20:15
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Barcelona: Flick Hadapi Krisis Bek
Liga Champions 10 Maret 2026, 16:30
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




















KOMENTAR