
Bola.net - Gelar La Liga 2019/20 ini terasa istimewa bagi Real Madrid. Bukan hanya karena mereka berhasil mengalahkan Barcelona, tapi juga sebagai pembuktian bahwa Madrid bisa jadi juara tanpa perlu mengandalkan satu megabintang.
Ya, ini merupakan gelar La Liga pertama Madrid pasca ditinggal pemain terbaik mereka, Cristiano Ronaldo. Lagi-lagi Zinedine Zidane yang ada di balik kemudi pelatih, menuntun tim melewati musim panjang yang sulit.
Madrid tidak sempurna musim ini, tapi bisa melewati setiap rintangan untuk jadi juara. Karena itulah gelar ini begitu spesial, khususnya karena musim berjalan aneh akibat pandemi virus corona.
Selain itu, di mata gelandang senior Madrid, Luka Modric, gelar ini adalah cara Madrid membantah tudingan bahwa ambisi mereka sudah habis. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Keyakinan Skuad
Bertahun-tahun, ambisi Ronaldo adalah salah satu energi ekstra yang membuat Madrid tampil lebih baik, fakta ini tidak bisa dibantah. Namun, Modric yakin bahwa Madrid yang sekarang lebih menyatu sebagai tim, gelar inilah buktinya.
"Tidak perlu membahas betapa pentingnya Cristiano bagi Real Madrid," katanya kepada Marca.
"Tetapi saya harus mengatakan bahwa kami tidak kewalahan oleh fakta bahwa dia tidak lagi ada di sini, membantah dugaan bahwa kami tidak bisa menjaga ambisi yang sama besarnya."
"Kami yakin bahwa kami akan terus menang tanpa dia."
Pembuktian Zidane
Untuk gelar musim ini, Modric percaya Zinedine Zidane pantas mendapatkan pujian. Skuad Madrid dipenuhi pemain bintang di setiap posisi, tapi Zidane bisa mengelolanya dengan sangat baik.
"Zidane sekali lagi membuktikan bahwa dia pria hebat. Dia meyakinkan dan dia sudah sangat tepat dalam pendekatan kepada pemain," lanjut Modric.
"Akan selalu ada pemain yang bermain tidak sebanyak yang mereka inginkan, mereka tidak bahagia, itu masuk akal. Namun, pelatih bisa melakukan pendekatan yang tepat dan membuat semua merasa sebagai bagian dari tim dan menerimanya."
"Di ruang ganti, semuanya baik. Tidak ada pemain yang mencari-cari masalah, tidak ada pemain yang jadi masalah," tandasnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Lucas Vazquez Ambil Ancang-Ancang Tinggalkan Real Madrid, Bakal Pindah ke Inggris?
- Bukan Arsenal dan Bukan AC Milan, Ini Klub Luka Jovic Berikutnya
- Pujian untuk Zinedine Zidane dari Tokoh Populer Sepak Bola: Dari Hierro Hingga Del Piero
- Kisah Cinta Zinedine Zidane: Lompat dari Gedung untuk Sang Pujaan Hati
- Selamat Tinggal, Real Madrid! Kylian Mbappe Masih Setia Terhadap PSG
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ditinggal Cristiano Ronaldo tak Pernah Jadi Masalah Bagi Real Madrid
Liga Spanyol 23 Juli 2020, 22:24
-
Luka Modric: Semua Orang Akhirnya Bisa Lihat Kualitas Karim Benzema
Liga Spanyol 23 Juli 2020, 19:00
-
Sergio Ramos, Pemimpin dan Bek Terbaik Dunia Milik Real Madrid
Liga Spanyol 23 Juli 2020, 18:30
-
Skuad Gemuk Real Madrid: Punya 37 Pemain, Siapa Bakal Dijual?
Liga Spanyol 23 Juli 2020, 13:29
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR