Bola.net - Quique Setien baru genap sebulan menangani Barcelona. Setien tidak bisa mengawali kariernya dengan tenang, segalanya terjadi begitu cepat dalam 30 hari, gaduh baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Tidak sampai lima menit untuk menerima peran ini ketika ditawarkan pada saya," tutur Setien pada konferensi pers pertamanya di Barcelona, dikutip dari Sport.
"Jika harus jujur, saya tidak yakin Barca bakal melihat saya. Nama saya tidak punya banyak gelar, juga tidak ada riwayat pekerjaan yang bagus, tapi tim saya selalu memainkan sepak bola bagus."
Sejak saat itu, Setien mulai mempelajari banyak hal tentang klub. Dari ruang ganti sampai petinggi, akhirnya Setien memahami nama besar Barceona.
Bagaimana perjalanannya sejauh ini? Mengutip Sport, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Dua Rintangan
Lionel Messi usai pertandingan lawan Atletico Madrid di Supercopa de Espana. (c) AP Photo
Tidak pernah mudah menangani klub sebesar Barcelona, tapi pekerjaan Setien jauh lebih sulit. Dia tiba lewat proses yang tidak ideal, pemecatan Valverde dan penunjukkan Setien dianggap mendadak.
Setelahnya, Setien masih harus direpotkan dengan pertengkaran Lionel Messi dan Eric Abidal. Masalahnya karena Abidal menuding pemain-pemain Barca tidak memberikan yang terbaik selama di bawah Valverde.
Sekarang, Luis Suarez dan Ousmane Dembele cedera panjang. Pihak klub pun gagal mendatangkan striker pada bursa transfer Januari 2020 lalu. Sekarang pun Barca masih berusaha mendatangkan striker.
Gaya Bermain Barca
Barcelona (c) AP Photo
Setien benar-benar memegang teguh gaya bermainnya. Di atas kertas, gaya bermain penguasaan bola ini sangat cocok dengan Barcelona.
Masalahnya, gaya sepak bola ini pernah berjaya di bawah Pep Guardiola bersama Xavi dan Iniesta 10 tahun yang lalu, Setien diragukan bisa menyamai level tersebut.
Perubahan drastis semacam ini jelas butuh waktu. Barca sudah telanjur terbiasa dengan gaya bermain pragmatis semasa ditangani Valverde, dengan tujuan utama kemenangan.
Sampai sekarang, Setien masih berusaha menemukan kombinasi pemain yang tepat
Kekecewaan di Copa
Quique Setien (c) AP Photo
Barca menyuguhkan salah satu performa terbaik mereka musim ini di San Mames, tapi akhirnya tersingkir dari Copa del Rey karena gol semata wayang Athletic Bilbao di menit ke-90.
Kegagalan ini menyakitkan, terlebih karena peluang juara Barca di La Liga dan Liga Champions musim ini tidak terlalu meyakinkan.
Setien bakal menghadapi sejumlah pertandingan sulit beberapa pekan ke depan dalam misi menggusur Real Madrid di puncak klasemen La Liga dan melaju di fase gugur Liga Champions.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- Bekerja di Premier League? Ernesto Valverde Lebih Senang ke Tempat Aneh
- Barcelona Menjadi Klub La Liga dengan Gaji Tertinggi, Real Madrid?
- Main Bareng Ronaldo? Rakitic: Tentu Saja Saya Berminat
- Barisan Peraih Ballon d'Or Termuda Sepanjang Sejarah, Ada Lionel Messi
- Lionel Messi, Sang Juru Selamat Barcelona dari Rentetan Masalah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Balik ke Inggris, Klub Ini Dianggap Lebih Pas Bagi Coutinho Ketimbang Liverpool
Liga Inggris 14 Februari 2020, 20:46
-
Perseteruan Dengan Abidal Bukan Penyebab Macetnya Keran Gol Messi
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 18:26
-
Meski Sempat Ribut, Situasi Lionel Messi Masih Aman di Barcelona
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 18:20
-
Menduetkan Ronaldo dan Messi Itu Tidak Realistis, Kata Rivaldo
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 17:51
-
Klasemen La Liga: Real Madrid Dibayangi Barcelona
Liga Spanyol 14 Februari 2020, 15:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR