Bola.net - - Filosofi permainan Zinedine Zidane bersama Real Madrid selama ini mungkin masih mengundang banyak pertanyaan. Namun, pelatih asal Prancis menyebut bahwa filosofinya adalah ingin timnya menguasai bola selama mungkin.
Jika dibandingkan dengan Jurgen Klopp dengan gegenpressing-nya, atau Pep Guardiola dengan tiki taka-nya, filosofi permainan sepakbola Zidane memang masih kabur. Ia tidak pernah secara jelas menyebut apa istilah yang tepat untuk gaya bermain yang diusung.
Kepada beIN Sports, Zidane pun bicara soal filosofi permainan yang ia anut. Pelatih asal Brasil ini menyebut bahwa gaya bermainnya sangat mengedepankan penguasaan bola. Ia ingin timnya bisa lebih menguasai bola, meski pada saat berjumpa Barcelona.
"Saya mencari gaya yang terbaik untuk tim ini dan saya ingin memiliki penguasaan bola lebih banyak dari pada lawan, bahkan saat kami harus bermain melawan Barcelona," ucap Zidane.
Zidane sendiri meraih sukses besar untuk karir sebagai pelatih. Sejak menggantikan posisi Rafael Benitez, hampir semua gelar mayor sudah pernah pelatih 45 tahun ini rasakan meski belum genap dua tahun jadi pelatih El Real.
Terkait hal ini, Zidane tidak menampik bahwa komposisi pemain Madrid sangat membantunya. Zidane senang karena ia melatih klub dengan materi pemain yang sangat bagus dan juga punya kedalaman skuat yang bagus.
"Saya memiliki begitu banyak pemain yang luar biasa kualitasnya sehingga saya ingin tim ini selalu bermain bagus," tutup Zidane.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Filosofi Permainan Sepakbola Zidane
Liga Spanyol 7 September 2017, 21:35
-
5 Klub Yang Untung Besar di Bursa Transfer Musim Panas 2017
Editorial 7 September 2017, 16:24
-
Ronaldo Kembali Berlatih Jelang Debut Champions
Liga Spanyol 7 September 2017, 14:30
-
Isco Berharap Bisa Awet Berseragam Madrid
Liga Spanyol 7 September 2017, 14:10
-
Marcelo: Casemiro Bisa Buat Saya Main Hingga Usia 45
Liga Spanyol 7 September 2017, 13:50
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR