
Bola.net - Real Madrid memasuki musim ini dengan keuntungan besar berupa kalender pertandingan yang lebih longgar dibanding musim sebelumnya. Kondisi ini memberi peluang nyata bagi Real Madrid untuk menjaga kebugaran pemain dalam perburuan gelar utama.
Musim lalu menjadi salah satu musim paling berat dalam sejarah klub karena padatnya jadwal kompetisi. Mereka tampil di tujuh ajang berbeda dan memainkan total 68 pertandingan sepanjang musim.
Jumlah tersebut memaksa staf pelatih melakukan rotasi terus-menerus demi menjaga kondisi fisik dan mental skuad. Tekanan akumulatif itu turut memengaruhi konsistensi performa di berbagai fase kompetisi.
Jadwal Lebih Ringan, Energi Lebih Terjaga

Salah satu faktor utama berkurangnya beban musim ini adalah tersingkirnya klub dari Copa del Rey lebih awal. Kegagalan tersebut memang mengecewakan secara olahraga, tetapi secara tidak langsung mengurangi jumlah laga hingga tiga atau empat pertandingan.
Keuntungan lain masih bisa datang dari ajang Eropa jika mereka finis di delapan besar fase liga Liga Champions. Dengan skenario itu, tim akan terhindar dari satu babak gugur tambahan yang biasanya menambah dua laga dalam kalender.
Jika digabungkan, penghapusan laga Copa del Rey dan format Liga Champions yang baru dapat memangkas total tiga hingga enam pertandingan musim ini. Pengurangan tersebut memberi ruang pemulihan yang jarang dimiliki klub dalam beberapa tahun terakhir.
Situasi ini berbeda jauh dengan musim lalu yang menuntut stamina ekstra hampir setiap pekan. Jadwal yang lebih lapang memberi peluang latihan lebih terstruktur dan persiapan taktik yang lebih matang.
Fokus La Liga dan Peluang Gelar

Pada tengah pekan ini, Real Madrid dijadwalkan menghadapi Benfica dalam laga terakhir fase liga Liga Champions. Setelah pertandingan tersebut, mereka akan menuntaskan 33 laga dalam rentang 162 hari atau rata-rata satu laga setiap 5,9 hari.
Mulai pekan berikutnya, fokus penuh bisa diarahkan ke La Liga tanpa gangguan pertandingan tengah pekan dalam periode panjang. Dalam 69 hari selanjutnya, mereka hanya dijadwalkan memainkan sembilan pertandingan liga dengan interval sekitar 7,6 hari per laga.
Kondisi ini mencerminkan musim yang berjalan dengan rasa campur aduk bagi tim ibu kota Spanyol. Gugurnya mereka dari Copa del Rey menjadi kemunduran, tetapi posisi kuat di Liga Champions menghadirkan optimisme baru.
Jadwal yang bersahabat juga membuka peluang menjaga kebugaran pemain kunci hingga fase krusial kompetisi. Dengan energi yang lebih stabil, peluang bersaing di dua kompetisi utama menjadi semakin realistis.
Apabila mereka melaju hingga final Liga Champions, total pertandingan musim ini diperkirakan berada di angka sekitar 57 laga. Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibanding musim lalu dan bisa menjadi faktor penentu dalam perburuan gelar domestik maupun Eropa.
Dalam konteks ini, kalender yang lebih ramah menjadi aset strategis yang sulit diabaikan. Real Madrid kini memiliki modal waktu dan tenaga untuk mengejar prestasi yang lebih besar hingga akhir musim.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Transformasi Eric Garcia di Barcelona: Dari Opsi Hengkang ke Pilar Utama
- Ada yang Lebih Penting daripada Gol Akrobatik Lamine Yamal
- Senjata Pressing Barcelona, Performa Raphinha, Gol Spektakuler Yamal
- Barcelona vs Oviedo: 2 Wajah Blaugrana dan Gol Spesial dari Pemain Spesial
- Rating Pemain Barcelona vs Oviedo: Yamal dan Olmo Bersinar, De Jong Jadi Penopang
- Rating Pemain Juventus saat Tampil Solid di Semua Lini untuk Hancurkan Napoli
- 5 Pemain Terbaik Man Utd saat Membawa Pulang 3 Poin dari Markas Arsenal
- 5 Pemain Arsenal Tampil di Bawah Standar saat Kalah Menyakitkan dari Man Utd
- Pembeda Bernama Estevao Willian
- Mbeumo dan Kisah Sukses Transfer Man Utd
- Kekalahan dari Man Utd Alarm Bahaya buat Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Junior, 500 Hari setelah Gagal Raih Ballon d'Or
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 16:23
-
Jadwal Bersahabat, Real Madrid Bisa Maksimalkan Perburuan Gelar Juara
Liga Spanyol 26 Januari 2026, 16:01
-
Endrick Cetak Hat-trick Spektakuler saat Lyon Hancurkan Metz 5-2
Liga Eropa Lain 26 Januari 2026, 15:53
LATEST UPDATE
-
Prediksi Como vs Roma 16 Maret 2026
Liga Italia 15 Maret 2026, 00:01
-
Hasil Bundesliga: 9 Pemain Bayern Tertahan di Markas Leverkusen
Bundesliga 14 Maret 2026, 23:58
-
Prediksi Liverpool vs Tottenham 15 Maret 2026
Liga Inggris 14 Maret 2026, 23:30
-
Prediksi Lazio vs Milan 16 Maret 2026
Liga Italia 14 Maret 2026, 22:15
-
Prediksi Barcelona vs Sevilla 15 Maret 2026
Liga Spanyol 14 Maret 2026, 22:15
-
Prediksi Man Utd vs Aston Villa 15 Maret 2026
Liga Inggris 14 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persib 15 Maret 2026
Bola Indonesia 14 Maret 2026, 20:12
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Dewa United 15 Maret 2026
Bola Indonesia 14 Maret 2026, 19:41
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54

























KOMENTAR