Bola.net - Mantan penjaga gawang asal Portugal, Carlos Padrao, mengatakan bahwa di masa lalu Jorge Jesus hampir menjadi pelatih Barcelona. Namun, eks pelatih Benfica menjadi korban janji manis pemilu presiden Barcelona.
Posisi presiden Barcelona memang dipilih lewat pemilu. Hanya socio [anggota klub] yang punya hak untuk memberikan suara. Itu pun harus berusia di atas 18 tahun. Satu anggota punya satu suara.
Pemilu Barcelona digelar enam tahun sekali. Sesuai dengan masa jabatan presiden. Josep Maria Bartomeu -yang kini menjabat presiden- akan purna tugas pada 2021. Pada tahun itu, klub asal Catalan akan menggelar pemilu presiden.
Lazimnya pemilu di politik, para kandidat presiden Barcelona biasanya juga umbar janji. Di masa lalu, nama David Beckham sempat menjadi janji salah satu kandidat. Mereka berlomba memikat hati para socio dengan pemain bintang.
Kasus Jorge Jesus
Carlos Padrao mengatakan bahwa di masa lalu Jorge Jesus sempat menjadi korban janji pemilu Barcelona. Carlos Padrao -yang pernah membela FC Porto- tidak menyebut tahun berapa pemilu yang dimaksud.
Carlos Padrao menyebut Jorge Jesus punya hubungan baik dengan calon yang maju sebagai kandidat presiden Barcelona. Carlos Padrao dan Jesus berteman baik. Andai sang calon menang, maka Jorge Jesus akan ditunjuk sebagai pelatih baru Barcelona.
"Saya tahu ada kandidat presiden di Barcelona yang punya hubungan dekat dengan Jorge Jesus dan mereka punya kesepakatan, tetapi pada akhirnya dia kalah dalam pemilihan," ucap Carlos Padrao kepada TSF dikutip dari Marca.
Jorge Jesus punya jejak karir yang gemilang di Portugal. Dia pernah melatih tim besar seperti Sporting Braga, Benfica, dan Sporting CP. Namanya melegenda di Benfica dengan meraih tiga gelar juara Liga Primer Portugal.
Kini Berkarir di Brasil
Jorge Jesus meraih banyak hal di Benfica. Di pentas Eropa, dia pernah membawa Benfica dua kali ke final Liga Europa. Hanya saja, tidak ada gelar juara yang diraih. Mereka kalah di final. Kini, Jorge Jesus melatih di Brasil.
"Saya berbicara dengan Jorge Jesus seminggu yang lalu, saya mengiriminya ucapan selamat untuk kontrak barunya dengan Flamengo. Setelah itu, kami berbicara selama satu jam," kata Padrao.
"Sekarang dia berada di salah satu klub terbesar di dunia dengan 30 atau 40 juta suporter dan dia siap untuk melatih tim nasional Brasil."
"Menjadi pelatih tim nasional Brasil dan orang asing pertama yang melakukannya lebih baik daripada melatih Real Madrid, Barcelona, Benfica atau Porto," tutup Carlos Padrao.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- 6 Bintang La Liga dengan Pengaruh Besar Setelah Sembuh dari Cedera
- Barcelona vs Espanyol, Derbi Catalan dengan Pertaruhan Juara dan Degradasi La Liga
- Analisis Penalti Sergio Ramos: Eksekusi Tak Berpola, Bikin Kiper Mati Gaya
- Tertinggal Empat Poin dari Real Madrid, Setien Masih Pede Barcelona Bisa Juara La Liga
- Akhirnya Bicara, Begini Respons Guardiola Soal Gosip Man City Siap Datangkan Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tenang Cules, Antoine Griezmann Tidak Akan Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 8 Juli 2020, 21:20
-
Wonderkid Indonesia Witan Sulaeman Mengaku Idolakan Lionel Messi
Tim Nasional 8 Juli 2020, 18:08
-
Patut Waspada, Ini 5 Alasan Espanyol Bisa Menyulitkan Barcelona
Liga Spanyol 8 Juli 2020, 15:34
LATEST UPDATE
-
Arsenal Hampir Tak Terbendung di Liga Champions Musim Ini
Liga Champions 8 April 2026, 10:20
-
Kalah 2-1, Real Madrid Pede Bisa Comeback di Kandang Bayern Munchen
Liga Champions 8 April 2026, 10:17
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 8 April 2026, 10:17
-
2 Gol Sedekah Real Madrid untuk Bayern Munchen
Liga Champions 8 April 2026, 10:15
-
2 Kiper Jadi Bintang di Santiago Bernabeu dan Estadio Jose Alvalade
Liga Champions 8 April 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR