
Bola.net - Real Madrid kembali menjadi sorotan, bukan hanya karena kualitas para bintangnya, tetapi juga karena semakin besarnya pengaruh pribadi pemain terhadap dinamika klub.
Tiga nama utama, Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham, memiliki jaringan bisnis hingga tim pribadi yang luas, menciptakan tantangan tambahan bagi pelatih Xabi Alonso.
Situasi ini membuka babak baru dalam relasi kekuasaan di ruang ganti Los Blancos, di tengah performa tim yang mulai goyah. Sebagai manajer, Alonso harus berhati-hati mengelola ego di ruang ganti.
Di balik popularitas para pemain, muncul friksi internal yang membuat manajemen dan staf pelatih bekerja ekstra keras. Alonso berada di posisi sulit, mencoba menuntun tim tetap fokus pada kemenangan sambil menghadapi tekanan dari berbagai sisi.
Kekuatan Pemain Meningkat dan Dampaknya bagi Klub

Real Madrid sejak lama dikenal sebagai rumah bagi pemain bintang, tetapi fase yang terjadi saat ini dinilai berbeda. Para pemain kunci tidak hanya memiliki reputasi besar, tetapi juga dikelilingi tim profesional masing-masing, dari manajer pribadi, staf media, hingga konsultan bisnis.
Menurut laporan The Athletic, perwakilan pemain kini lebih sering berinteraksi dengan manajemen klub, mulai dari agen Vinicius yang rutin berdiskusi dengan staf perekrutan, hingga keluarga Rodrygo dan Bellingham yang kerap menghubungi klub mengenai peran anak mereka.
Meski memahami dinamika tersebut, Alonso tetap menegaskan bahwa prioritasnya adalah kemenangan. Keputusan taktis dan rotasi timnya memperlihatkan bahwa ia tidak ingin kebahagiaan personal pemain atau kepentingan komersial mereka mengintervensi keputusan olahraga.
Namun, staf lama klub dan sumber internal mengungkap bahwa menjaga standar dan disiplin skuad menjadi semakin sulit dalam beberapa musim terakhir.
Bisnis Besar Para Bintang dan Ketegangan yang Mengikutinya

Setiap bintang Madrid membawa struktur bisnisnya sendiri. Vinicius Junior, misalnya, memiliki lebih dari 25 staf pribadi, ditambah tim di Vini Jr. Institute di Brasil. Ia juga merupakan pemegang saham minoritas di klub Alverca dan memiliki kemitraan dengan Roc Nation sejak 2023.
Mbappe lebih mencolok lagi. Selain ditangani oleh ibunya, Fayza Lamari, bisnis sang penyerang dikelola Interconnected Ventures, yang memiliki saham mayoritas di klub Caen.
Investasinya merambah berbagai sektor, termasuk SailGP Team dan Loewe Technology, sementara perusahaan media Zebra Valley miliknya berbasis di Los Angeles. Ia juga menjalankan yayasan Inspired by KM.
Bellingham, pada usia 22 tahun, telah meluncurkan aplikasi pribadi dan memiliki berbagai proyek komersial dan sosial. Rodrygo dan Arda Guler pun tidak ketinggalan, masing-masing membawa kelompok pendukung profesional mereka ke Madrid.
Kondisi ini membuat suasana di sekitar tim semakin kompleks. Sumber-sumber dalam klub mengatakan bahwa keputusan seleksi kini sering dianggap lebih dari sekadar urusan taktik, sebuah dinamika yang menuntut Alonso memiliki keteguhan dan ketegasan ekstra.
Ketegangan Internal dan Penurunan Performa Tim

Masalah komunikasi turut memanaskan situasi. Sebagian pemain senior dikabarkan merasa Alonso terlalu menjaga jarak dan tidak selalu sejalan dengan keputusan taktis sang pelatih.
Ketidakpuasan ini mencuat bersamaan dengan menurunnya performa Madrid, yang kini tergeser ke posisi kedua La Liga setelah sebelumnya unggul lima poin atas Barcelona.
Sumber lain mengungkap bahwa skuad saat ini kurang figur pemimpin seperti Sergio Ramos, Luka Modric, atau Toni Kroos, yang dulu membantu menyatukan karakter besar di ruang ganti. Kekurangan pemimpin internal membuat ketegangan lebih mudah muncul dan meluas.
Di tengah itu semua, hubungan Alonso dan Vinicius menjadi sorotan khusus. The Athletic melaporkan bahwa sang pemain sempat memberi tahu presiden Florentino Perez bahwa ia tidak ingin memperpanjang kontrak selama pelatih asal Spanyol itu masih menjabat.
Kontraknya sendiri berakhir pada 2027, sementara negosiasi berjalan alot karena perbedaan besaran gaji yang diajukan.
Posisi Alonso: Pekerjaan Terberat di Dunia Sepakbola
Xabi Alonso memahami risiko besar menerima jabatan pelatih Real Madrid. Kariernya sebagai pemain memberi gambaran jelas tentang tekanan di klub terbesar dunia. Namun, kompleksitas yang ia hadapi saat ini mungkin melampaui ekspektasinya.
Ia sudah mengakui bahwa aspek non-teknis sama pentingnya dengan taktik, mengatakan bahwa tugas pelatih adalah “mengelola pribadi, membuat pemain merasa sebaik mungkin, sama pentingnya dengan filosofi sepakbola, kerja taktik, dan fisik”.
Bagi Alonso, mempertahankan kendali di tengah kekuatan pemain yang semakin besar mungkin menjadi tantangan terbesar dalam karier kepelatihannya.
Jangan sampai ketinggalan infonya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Thibaut Courtois Ungkap Kunci Kemenangan Real Madrid di San Mames
Liga Spanyol 4 Desember 2025, 15:14
-
Diam-diam, Manchester United Lempar Tawaran untuk Bintang Real Madrid Ini
Liga Inggris 4 Desember 2025, 15:06
LATEST UPDATE
-
3 Kekalahan Beruntun, Kursi Marcos Santos di Arema FC Mulai Panas?
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 23:04
-
Hasil PSIM vs Persijap: Drama 4 Gol, VAR, dan Lampu Padam
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 22:54
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Penentu di Laga Madrid vs Man City
Liga Champions 11 Maret 2026, 22:21
-
Khvicha Kvaratskhelia Selalu Tampil Berbeda di Liga Champions Bersama PSG
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:58
-
Joao Pedro Jadi Andalan Chelsea Dalam Duel Kontra PSG di Liga Champions
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:39
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bali United 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 21:27
-
Iran Pastikan Tak Ikut Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Maret 2026, 21:24
-
Live Streaming Leverkusen vs Arsenal - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:02
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi Dewa United vs Manila Digger 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 20:58
-
Live Streaming PSG vs Chelsea - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 20:52
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41

























KOMENTAR