
Bola.net - Kekalahan di laga final selalu menyisakan rasa pahit, apalagi jika itu terjadi di hadapan rival abadi. Thibaut Courtois tak menampik rasa kecewa mendalam usai Real Madrid gagal mengangkat trofi Piala Super Spanyol setelah di final dikalahkan Barcelona.
Penjaga gawang asal Belgia itu mengakui timnya sedang berada dalam fase yang sulit beberapa bulan terakhir. Realitas di lapangan tak selalu berjalan sesuai rencana Los Blancos.
Namun, Courtois menolak jika timnya disebut bermain buruk secara keseluruhan. Ia menilai Madrid sebenarnya tampil dominan, terutama di paruh kedua pertandingan.
Sayangnya, dominasi itu tak berbanding lurus dengan hasil akhir. Bagi Courtois, faktor "detail kecil" menjadi pembeda yang justru berpihak pada lawan di momen krusial.
Dua Wajah Madrid dan Faktor Cuaca

Courtois membedah jalannya pertandingan yang menurutnya memiliki dua wajah berbeda. Di babak pertama, ia mengakui Madrid bermain terlalu hati-hati dan tertutup.
Situasi berubah drastis selepas jeda. Faktor fisik dan cuaca panas di lapangan mulai menggerus stamina lawan, yang seharusnya bisa dimanfaatkan Madrid untuk membalikkan keadaan.
"Di babak kedua kami menunjukkan lebih banyak hal dan kondisi fisik mereka menurun, itu hal yang normal karena cuaca sangat panas," ujar Courtois memberikan analisisnya.
Peluang demi peluang sebenarnya tercipta, namun penyelesaian akhir menjadi kendala utama. Bola seolah enggan masuk ke gawang dan terus mentah di tangan kiper lawan.
"Kami memiliki peluang tetapi tidak masuk. Semuanya berakhir di tangan Joan (kiper lawan) dan itulah semacam ringkasan pertandingan hari ini," keluhnya.
"Di babak kedua, kami pantas menang, tetapi detailnya sedikit merugikan kami hari ini," tambah Courtois.
Vinicius Junior: Sang Mimpi Buruk Lawan

Di tengah kekecewaan, Courtois memberikan kredit khusus kepada rekan setimnya, Vinicius Junior. Ia menyebut penyerang Brasil itu tampil luar biasa dan mencetak gol yang menakjubkan.
Vini dinilai sukses menjadi teror nyata bagi pertahanan lawan sepanjang laga. Kepercayaan penuh pun diberikan skuad Madrid kepada pemain muda bertalenta tersebut.
"Golnya luar biasa dan sepanjang pertandingan dia adalah mimpi buruk bagi mereka. Mungkin kami tidak memanfaatkannya (kehebatan Vini) sebanyak yang seharusnya," aku Courtois dengan nada penyesalan.
Ia berharap performa gemilang Vini bisa menjadi modal positif meski hasil akhir tidak memihak mereka.
"Dia pemain yang punya banyak bakat dan kualitas. Dia menunjukkannya lagi hari ini," pujinya.
Real Madrid Menolak Menyerah
Nasi sudah menjadi bubur, trofi sudah melayang. Courtois mengajak rekan-rekannya untuk segera bangkit karena jadwal padat sudah menanti di depan mata.
Madrid harus segera bersiap menghadapi laga piala domestik pada hari Rabu dan melanjutkan persaingan di liga. Semangat juang yang ditunjukkan di babak kedua menjadi modal keyakinan Courtois untuk sisa musim ini.
"Hari ini kami menunjukkan bahwa kami adalah tim yang bersemangat. Kami harus terus berjuang," tegasnya.
"Dengan sikap yang kami tunjukkan hari ini, saya yakin kami akan memenangkan sesuatu," pungkas sang kiper optimis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:49
-
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:41
-
Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:30
-
Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 19:16
LATEST UPDATE
-
Data Bicara: Real Madrid Tak Terkalahkan Saat Ferland Mendy Bermain
Liga Champions 15 April 2026, 22:33
-
Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2026: Mencari Bintang ke-5
Piala Dunia 15 April 2026, 22:22
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia 16 April 2026
Tim Nasional 15 April 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39

























KOMENTAR