Bola.net - Belakangan, Atletico Madrid mendapatkan kecaman akibat permainan mereka yang dianggap terlalu kasar. Namun, jelang derby La Liga melawan Real Madrid, gelandang Atletico Koke menentang cap 'kotor' untuk timnya.
Kecaman terhadap Atletico itu membanjir usai mereka melawan Barcelona di ajang Copa del Rey beberapa waktu lalu, yang diwarnai aksi lempar sepatu oleh Arda Turan. Koke tak sependapat dengan semua anggapan buruk tentang mereka.
"Kami tak suka orang menyebut kami tim kasar. Memangnya tidak boleh tampil agresif di atas lapangan? Itu hanya membuat saya tertawa," papar Koke seperti dilansir Marca.
"Kami selalu bermain dengan intensitas tinggi, tapi bukan permainan kotor. Jika kami bermain kotor, kami takkan pernah menjuarai La Liga dan lolos ke final Liga Champions (musim lalu)," imbuhnya.
Statistik memang mendukung pernyataan Koke di atas. Di La Liga 2014/15 sejauh ini, Atletico (304) bukanlah tim dengan jumlah pelanggaran terbanyak. Tim yang paling sering melakukan pelanggaran adalah Sevilla (366).
Atletico justru termasuk salah satu tim yang pemain-pemainnya paling sering dilanggar lawan. Sejauh ini, pemain-pemain Atletico sudah dilanggar 306 kali, terbanyak kelima setelah Valencia (340), Espanyol (317), Barcelona (313) dan Real Sociedad (309).
Mungkin Koke ingin mengatakan bahwa orang tak berhak menyebut sebuah tim 'kotor' hanya dengan melihat satu laga. Lihatlah dari sudut pandang yang lebih luas. [initial]
(mrc/gia)
Kecaman terhadap Atletico itu membanjir usai mereka melawan Barcelona di ajang Copa del Rey beberapa waktu lalu, yang diwarnai aksi lempar sepatu oleh Arda Turan. Koke tak sependapat dengan semua anggapan buruk tentang mereka.
"Kami tak suka orang menyebut kami tim kasar. Memangnya tidak boleh tampil agresif di atas lapangan? Itu hanya membuat saya tertawa," papar Koke seperti dilansir Marca.
"Kami selalu bermain dengan intensitas tinggi, tapi bukan permainan kotor. Jika kami bermain kotor, kami takkan pernah menjuarai La Liga dan lolos ke final Liga Champions (musim lalu)," imbuhnya.
Statistik memang mendukung pernyataan Koke di atas. Di La Liga 2014/15 sejauh ini, Atletico (304) bukanlah tim dengan jumlah pelanggaran terbanyak. Tim yang paling sering melakukan pelanggaran adalah Sevilla (366).
Atletico justru termasuk salah satu tim yang pemain-pemainnya paling sering dilanggar lawan. Sejauh ini, pemain-pemain Atletico sudah dilanggar 306 kali, terbanyak kelima setelah Valencia (340), Espanyol (317), Barcelona (313) dan Real Sociedad (309).
Mungkin Koke ingin mengatakan bahwa orang tak berhak menyebut sebuah tim 'kotor' hanya dengan melihat satu laga. Lihatlah dari sudut pandang yang lebih luas. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Morata Mengaku Lega Bisa Tinggalkan Madrid
Liga Italia 7 Februari 2015, 23:11
-
Musuh Bebuyutan, Alba Tetap Doakan Ramos Cepat Pulih
Liga Spanyol 7 Februari 2015, 22:50
-
Morata Sudah Jatuh Cinta Pada Nyonya Tua
Liga Italia 7 Februari 2015, 21:55
-
Morata: Allegri Seperti Mourinho Plus Ancelotti
Liga Italia 7 Februari 2015, 20:04
-
Ancelotti Sebut Zidane Sudah Layak Tangani Madrid
Liga Spanyol 7 Februari 2015, 18:10
LATEST UPDATE
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR