
Bola.net - Jurnalis Marca, Luis F. Rojo, membuat laporan bahwa Barcelona kini berada dalam krisis. Tidak ada saling percaya antar figur penting di klub. Bahkan, krisis ini diklaim paling besar dalam beberapa tahun.
Barcelona tampak tidak meyakinkan sejak awal musim 2019/2020 dimulai. Ada rasa kecewa karena dua musim beruntun gagal di Liga Champions, karena kalah dramatis dari AS Roma dan Liverpool.
Sukses Barcelona menguasai La Liga tidak mampu menjadi meredakan rasa kecewa klub. Kekalahan di final Copa del Rey musim 2018/2019 atas Valencia menjadi beban tambahan bagi Barcelona.
Para pemain diklaim tidak percaya pada kinerja Ernesto Valverde, yang kemudian dipecat. Namun, ada juga tudingan pada Eric Abidal tidak becus mengelola tim. Josep Maria Bartomeu pun terlibat dalam pusaran konflik.
Hasil Buruk dan Pemecatatan Valverde

Luis F. Rojo mengatakan bahwa hasil buruk merupakan pemicu awal krisis Barcelona. Lalu, Ernesto Valverde dipecat pada Januari 2020 lalu. Dua faktor itulah yang membuat internal Barcelona mulai memanas.
"Klub dalam masa kelam, yang semuanya memuncak pada hari Selasa ketika Lionel Messi berhadapan dengan Eric Abidal di media sosial," kata Luis F. Rojo dikutip dari Marca.
Lionel Messi yang biasanya tenang tiba-tiba membuat pernyataan di media sosial. La Pulga menyerang Direktur Olahraga, Eric Abidal, yang membuat pernyataan ada pemain yang tidak punya komitmen pada klub dan ingin Valverde dipecat.
Eric Abidal memang tidak menyebut nama Lionel Messi, juga nama pemain Barcelona lain. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa Lionel Messi yang disorot ketika Barcelona sedang dalam krisis.
"Messi dengan tegas meminta Abidal untuk khawatir tentang tugasnya sendiri," kata Luis F. Rojo
Josep Maria Bartomeu vs Eric Abidal

Krisis di Barcelona dipastikan kian rumit. Sebab, tidak ada rasa saling percaya antar figur penting di klub. Bahkan, Presiden Josep Maria Bartomeu pun disebut tidak percaya pada kerja Eric Abidal.
Bartomeu kesal dengan kegagalan Eric Abidal membawa pulang Xavi Hernandez untuk menjadi pelatih baru. Padahal, Bartomeu sangat ingin sang mantan kapten Barcelona itu menjadi pengganti Valverde. Namun, klub kemudian memutuskan menunjuk Quique Setien sebagai pelatih baru.
Selain itu, Bartomeu juga kecewa dengan Eric Abidal karena klub gagal mendapat penyerang baru di bursa transfer Januari 2020. Padahal, Barcelona kehilangan Luis Suarez sampai akhir musim.
"Barcelona sekarang berada dalam situasi di mana tak seorang pun mempercayai siapa pun, dan ketegangan menjadi tinggi," kata Luis F. Rojo.
Hubungan Panas di Ruang Ganti

Bukan hanya di level elit, Luis F. Rojo juga melaporkan ada hubungan yang panas di ruang ganti. Beberapa pemain senang dengan dipecatnya Valverde, seperti Sergio Busquets, Ivan Rakitic, dan Arturo Vidal.
"Tetapi sebagian besar pemain memiliki hubungan yang baik dengan Valverde," kata Luis F. Rojo.
Bahkan, berdasar pada laporan dari AS, sempat terjadi pertengkaran antar pemain pada sesi latihan Barcelona. Momen tersebut terjadi pekan lalu. Tidak disebut nama pemain tersebut, tetapi pemain itu punya pengaruh besar di tim.
"Barcelona memiliki masalah besar, dan mereka sepertinya tidak akan selesai dalam waktu cepat," kata Luis F. Rojo.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- El Clasico dan Masalah Internal Barcelona: Alasan Ernesto Valverde Dipecat?
- Buka-bukaan, Barcelona Ternyata Tidak Pernah Sodorkan Tawaran untuk Xavi?
- Terungkap, Lionel Messi Akhir-Akhir Ini Paksakan Tampil dalam Kondisi Cedera
- Beberapa Pemain yang Bisa Direkrut Barcelona untuk Gantikan Dembele, Siapa Saja?
- Barcelona Bisa Cari Pengganti Dembele Meski Bursa Transfer Telah Ditutup
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Sedang Kisruh, Zidane Yakin Barcelona Tetap Perkasa
Liga Spanyol 5 Februari 2020, 23:15
-
Video: Momen Saat Messi Tolak Ikut Gabung Ritual Pra Pertandingan Barcelona
Open Play 5 Februari 2020, 22:49
-
Eric Abidal: Neymar ke Barcelona? Bisa Kok!
Liga Spanyol 5 Februari 2020, 22:02
-
Cristiano Ronaldo Instruksikan Juventus Bajak Pemain Barcelona Ini
Liga Inggris 5 Februari 2020, 21:40
-
Mengenang Kisah Claude Makelele, Ronaldinho, dan Rumah Sakit
Liga Champions 5 Februari 2020, 21:24
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR